Aktivitas Asyik yang Dapat Dilakukan di Hutan Mangrove PIK (Pantai Indah Kapuk) Jakarta

Definisi Hutan Mangrove

Hutan Mangrove © indonesiainside.id
Hutan Mangrove © indonesiainside.id

Hutan mangrove merupakan salah satu tipe ekosistem hutan yang memiliki keunikan tersendiri. Menurut Majid et al. (2016), hutan mangrove merupakan suatu ekosistem yang tersusun dari komunitas vegetasi pantai, seperti Bruguiera, Rhizophora, dan Sonneratia dengan karakteristik tanah berlumpur serta mengalami pasang surut air laut secara terus menerus. Ekosistem mangrove termasuk ekosistem langka karena luasnya hanya 2% di permukaan bumi. Menurut Hamilton dan Casey (2016), Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia sekitar 26%-29% dari total mangrove yang ada di bumi.  

Ads

Manfaat Hutan Mangrove

Selain keunikan ekosistemnya, hutan mangrove memiliki banyak manfaat pada berbagai aspek, yaitu aspek ekologi, ekonomi, dan sosial. Secara ekologi hutan mangrove dapat berperan sebagai penyerap karbon, pengurangan dampak adanya kenaikan permukaan air laut, dan menjadi habitat berbagai fauna, seperti bangau tong-tong (Leptoptilos javanicus), siput mangrove (Cassidula aurisfelis), monyet berekor panjang (Macaca fascicularis), dan lain-lain. Hutan mangrove berperan dalam peningkatan ekonomi di tingkat tapak hingga global. Hasil olahan seperti kopi mangrove, sabun cair mangrove, hingga keripik mangrove telah banyak diproduksi oleh masyarakat. Keberadaan ekosistem ini juga berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar mangrove dalam hal mata pencaharian.

Fauna Hutan Mangrove © antarafoto
Fauna Hutan Mangrove © antarafoto

Hutan Mangrove di Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta

Tahukah kamu? Jakarta tidak hanya terkenal dengan mall mewah maupun gedung-gedung yang menjulang tinggi, namun kota ini ternyata menyimpan keindahan wisata alam, yaitu hutan mangrove. Hutan mangrove di Jakarta, salah satunya terletak di Pantai Indah Kapuk (PIK). Menurut Setiawan (2015), kawasan mangrove di Pantai Indah Kapuk terletak di pesisir utara Jakarta. Kawasan ini sangat dekat dengan pusat permukiman, memiliki aksesibilitas baik, terdapat populasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), dan keanekaragaman fauna burung yang masih tinggi. Kawasan hutan mangrove PIK terdiri dari beberapa lokasi, yaitu Suaka Margasatwa Muara Angke, Hutan Lindung, Kawasan Ekowisata Mangrove, dan Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk (Mulyaningsih et al. 2017).

Aktivitas Asyik yang Dapat Dilakukan di PIK Jakarta

Lantas aktivitas seperti apa yang dapat dilakukan di Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk? tentu saja beragam dan pastinya mengasyikkan. Apalagi saat ini masyarakat Indonesia sedang berada pada pandemi COVID-19 yang menimbulkan dampak pada kesehatan mental. Wah sudah saatnya berlibur di PIK Jakarta, namun tetap mematuhi protokol kesehatan ya. Berikut aktivitas mengasyikkan yang dapat dilakukan di Pantai Indah Kapuk:

Menikmati Keindahan Hutan Mangrove dengan Perahu

Siapa yang tidak penasaran dengan rimbunnya pohon bakau, air yang tenang, dan berbagai bunyi fauna? keindahan ini dapat dilakukan dengan menyusuri hutan mangrove menggunakan perahu. Perahu yang disediakan oleh pengelola terdapat dua jenis dengan kapasitas yang berbeda, yaitu kapasitas delapan orang dan enam orang penumpang. Harga yang ditawarkan cukup ekonomis, yaitu Rp250.000,00 (kapasitas 6 orang) dan Rp350.000,00 (kapasitas 8 orang) dilansir dari artikel decode.uai.ac.id.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com
Menyusuri Hutan Mangrove dengan Perahu © travelingyuk.com
Menyusuri Hutan Mangrove dengan Perahu © travelingyuk.com

Berwisata dan Belajar Menanam Mangrove

Bagi kalian yang ingin berwisata namun tetap mendapatkan ilmu, disini tempatnya. Kalian dapat belajar menanam bibit mangrove dengan membayar paket sebesar Rp150.000,00. Apabila ingin mendapatkan papan nama kalian pada bibit mangrove yang ditanam, pengelola memberikan harga sebesar Rp500.000,00. Wah pastinya, kegiatan berwisata ini tidak hanya menyenangkan namun mendapatkan ilmu dan juga bermanfaat bagi kelestarian ekosistem mangrove.

Penginapan di Kawasan Mangrove

Kalian tidak puas berwisata di kawasan mangrove hanya satu hari? tenang saja, pengelola sudah menyediakan tempat penginapan yang sangat nyaman, instagramable, dan affordable tentunya dengan keindahan yang telah disajikan. Penginapan di kawasan mangrove ini memiliki harga yang beragam, karena tidak hanya terdiri dari pondok-pondok kecil, melainkan terdapat juga villa dan camping ground. Rasakan sensasi menginap di tengah hutan, rasanya dijamin seru.

Penginapan di PIK Jakarta © phinemo.com
Penginapan di PIK Jakarta © phinemo.com

 Hunting Foto hingga Foto Prewedding

Pengunjung sangat senang apabila berada di tempat yang indah untuk berfoto. Bagaimana tidak? hampir semua masyarakat memiliki media sosial. Media sosial, seperti Instagram menjadi wadah untuk mengekspresikan diri dalam bentuk foto hingga video. Keragaman dan keunikan pohon mangrove menjadi objek yang menarik untuk di foto. Seperti yang kita tahu, di Jakarta sangat jarang menemukan tempat rindang, hijau, sejuk, selain di taman kota. Selain itu, dari pihak pengelola juga mengizinkan kegiatan prewedding di kawasan hutan mangrove dengan biaya yang telah ditentukan.

Hunting Foto di PIK © sisternet.co.id
Hunting Foto di PIK © sisternet.co.id

Wisata alam di Jakarta memang tidak sebanyak di daerah Yogyakarta, Lampung, Bali, dan lainnya, namun hutan mangrove PIK memiliki ketenangan, jauh dari hingar bingar kota. Kicauan burung, cuaca yang indah, sejuk, dan asri sangat direkomendasikan bagi para wisatawan. Apalagi berlibur bersama pasangan, keluarga, atau teman akan menambah kehangatan suasana liburan kalian.

Tips berlibur

Kenyaman dan keamanan menjadi faktor penting pada saat berlibur. Bagi pengunjung disarankan untuk datang pada pagi hari agar tidak terlalu terkena paparan sinar matahari. Disarankan bagi pengunjung untuk menggunakan pakaian dan sepatu yang paling nyaman (sporty). Jangan menggunakan pakaian yang terlalu terbuka karena adanya genangan air di kawasan mangrove banyak nyamuk yang dapat datang menggigit pengunjung kapan saja. Selain itu jangan lupa membawa peralatan pencegahan COVID-19, seperti handsanitizer, masker, desinfektan, dan lainnya agar saat maupun pulang berlibur tetap dalam keadaan sehat. 

Salah satu bidang yang terpuruk di awal pandemi adalah pariwisata. Hasil penelitian menurut UN World Tourism Organization (UNWTO) 2020, telah memprediksi bahwa terjadi penurunan kunjungan wisata pada saat pandemi, dari kisaran 20-30% turun menjadi 3%-4%. Pariwisata merupakan salah satu bidang yang memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional. Saat berada dalam tahap pemulihan wabah COVID-19, masyarakat telah diberikan akses untuk beraktivitas di luar. Hal ini menjadi salah satu dasar untuk kebangkitan pariwisata. Kegiatan berwisata selain menjadi media stress release dan memulihkan pariwisata, ternyata juga dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Menurut Majid et al. (2016), ekosistem hutan mangrove terus mengalami penurunan jumlah (kuantitas) dan kualitas. Saat ini, hutan mangrove Indonesia sekitar 68% atau 5.9 juta hektar berada dalam keadaan terdegradasi. Hasil penelitian Hamilton dan Casey (2016), menunjukkan adanya tren penurunan luasan mangrove di Indonesia dengan laju rata-rata antara 0.26%-0.66% pada kurun waktu 2000-2012. Penurunan luasan ini disebabkan oleh kegiatan pembukaan tambak tak terkendali dan konversi lahan untuk kegiatan ekonomi maupun pembangunan. Peran hutan mangrove yang sangat kompleks, perlu adanya perubahan sikap dan persepsi masyarakat terhadap ekosistem ini. Oleh sebab itu, mari menjaga kelestarian mangrove dimulai dari diri sendiri.

 

Penulis: Deni Prihanto 

 

Referensi Literatur

Darma IP, Kristina NMR. 2020. Pemulihan fungsi alam pariwisata di tengah pandemic Covid-19. Jurnal Pariwisata dan Budaya 11(2):101-108.

Decode. (2021, Januari 8). 5 Hal Yang Bisa Kalian Lakukan Di Hutan Mangrove, Pantai Indah Kapuk. Decode. https://decode.uai.ac.id/?p=3366

Hamilton SE, Casey D. 2016. Creation of a high spatio-temporal resolution global database of continuous mangrove forest cover for the 21st century (CGMFC-21). Global Ecology and Biogeograph 25:729–738. http://doi.org/10.1111/geb.12449.

Majid I, Al Muhdar MHI, Rohman F, Syamsuri I. 2016. Konservasi hutan mangrove di pesisir pantai Kota Ternate terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Jurnal BIOedukasi 4(2):488-496.

Mulyaningsih D, Hendrarto B, Muskananfola MR. 2017. Perubahan luas hutan mangrove di wilayah Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara tahun 2010-2015. Journal of Maquares 6(4):442-448.

Setiawan D. 2015. Valuasi Ekonomi Kawasan Hutan Mangrove Muara Angke Jakarta: Perbandingan Hasil Penelitian 2002 dan 2012. http://www.academia.edu/ (tanggal akses: 7 Januari 2021).

 

Referensi Gambar

https://indonesiainside.id/lifestyle1/2019/07/13/5-manfaat-hutan-mangrove-bagi-kehidupan-kita

https://www.antarafoto.com/bisnis/v1377264901/habitat-burung-kuntul

https://travelingyuk.com/hutan-mangrove/22230

https://drive.google.com/drive/u/2/folders/1zttVCxyisn4OkGahP4K25VVd_0WXMd2I

https://phinemo.com/hutan-mangrove-pik-menginap-di-titik-terakhir-hutan-ibukota-yang-asri/

https://www.sisternet.co.id/read/281557-kawasan-ekowisata-mangrove-ini-sedang-hits-sebagai-lokasi-hunting-foto

 

Lindungihutan.com merupakan Platfrom Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya yang dapat merugikan pihak!

 

 

Enable Notifications    Ok No thanks