Apa yang Terjadi Bila Seluruh Hutan Dunia Menghilang?

hutan menghilang
Hutan © Edukasi Kompas

Hutan adalah salah satu elemen paling esensial yang menyusun bumi. Hutan juga merupakan alasan mengapa planet tempat tinggal kita tercinta ini memiliki warna hijau yang cantik bila dilihat dari ruang hampa angkasa. Ada banyak sekali peranan penting dan tidak tergantikan yang jalankan oleh hutan untuk mendukung kehidupan di muka bumi ini, seperti sebagai penghasil oksigen dunia, produsen utama rantai makanan, dan berperan penting dalam fenomena siklus air dalam keseimbangan ekosistem. Namun akibat desakan kemajuan teknologi, luas total hutan dunia kian hari kian berkurang, perlahan tapi pasti. Di Indonesia sendiri, dalam periode waktu 2014-2018, luas total wilayah hutan berkurang sebanyak 1,4 persen atau sebesar 2.685.012 hektare. Ini merupakan wilayah yang sangat luas, dan tidak menutup kemungkinan bahwa setiap tahun jumlah deforestasi akan semakin meningkat. Pernahkah, kalian terbayang apa yang akan terjadi apabila seluruh hutan dunia menghilang dan digantikan sepenuhnya oleh gedung-gedung pencakar langit dan kawasan pemukiman penduduk? Hmm, rasanya hal yang sangat buruk akan terjadi, bukan? Nah, berikut adalah empat hal yang akan terjadi apabila seluruh hutan dunia menghilang.

Ads
Hutan © Medium

 

Kepunahan Masif Flora dan Fauna

Hal pertama yang pasti akan terjadi bila seluruh hutan menghilang dunia dalam sekejap adalah fenomena kepunahan keanekaragaman hayati secara besar-besaran. Hutan, tidak dapat dipungkiri, adalah suaka alami bagi berbagai spesies flora dan fauna, dari semua kelompok organisme, baik yang berukuran besar hingga yang berukuran mikroskopis. Hilangnya habitat alami mereka secara langsung akan berdampak, dan bisa dikatakan, mengakhiri kehidupan mereka pula. Berbagai spesies satwa liar, jamur, dan bahkan organisme tak kasat mata akan pun akan lenyap dari peradaban kita.

 

Siklus Air akan Berhenti

Seperti yang kita ketahui bahwa hutan merupakan area resapan air tanah terbesar yang berfungsi sebagai penyimpan air tanah, mengatur tata air tanah, mencegah intrusi air laut, serta menjaga keseimbangan air di musim hujan dan musim kemarau. Pohon mengatur siklus air dengan bertindak sebagai pompa biologis: mereka menyerap air dari tanah dan mengubahnya dari cairan menjadi uap, dengan demikian, menguapkan air ke atmosfer.

Dengan melakukan ini, hutan berkontribusi pada pembentukan awan dan curah hujan. Pohon juga mencegah banjir dengan menampung air dan mengalirkannya ke danau dan sungai, serta memberikan perlindungan bagi masyarakat pesisir dari gelombang badai. Mereka menjaga tanah di tempat yang seharusnya tersapu hujan, dan struktur akarnya membantu komunitas mikroba untuk berkembang.

Tanpa pohon, kawasan hutan yang sebelumnya subur akan menjadi lebih kering dan lebih rentan terhadap kekeringan ekstrim. Saat hujan, banjir akan menjadi bencana besar. Erosi skala besar akan mempengaruhi laut, membahayakan terumbu karang dan habitat laut lainnya.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com
Hutan © Environment Indonesia Center

 

Perubahan Iklim dan Lonjakan Pemanasan Global

Selain mengatur siklus air, pohon juga memiliki efek pendinginan lokal. Mereka memberikan keteduhan yang menjaga suhu tanah dan merupakan hal tergelap di lanskap. Mereka menyerap panas alih-alih memantulkannya. Dalam proses evapotranspirasi, mereka juga menyalurkan energi yang dihasilkan oleh radiasi matahari dengan mengubah air cair menjadi uap. Dengan semua layanan pendinginan, sebagian besar tempat di mana pepohonan dulu berdiri akan segera menjadi lebih hangat.  

 

Dalam studi lain, peneliti menemukan bahwa penghilangan total 25 kilometer persegi hutan menyebabkan peningkatan suhu tahunan lokal setidaknya 2°C di daerah tropis, dan setidaknya 1°C di daerah beriklim sedang. Ketika deforestasi perlahan meledakkan bom karbon, bumi akan menjadi planet yang “lebih” hangat. Karbon dalam jumlah besar juga akan mengalir ke laut, menyebabkan pengasaman yang ekstrim dan membunuh semua makhluk hidup kecuali ubur-ubur, tetapi penderitaan manusia akan dimulai jauh sebelum bencana pemanasan global terjadi. Panas yang meningkat, sirkulasi air yang terganggu dan hilangnya keteduhan akan membunuh milyaran orang dan ternak

Hilangnya Sumber Daya Alam Hutan

Di seluruh dunia, mereka yang bekerja di ‘sekitar’ pepohonan, entah penebang atau pembuat kertas, petani buah atau tukang kayu, tiba-tiba akan kehilangan pekerjaan mereka dan menghancurkan ekonomi global. Menurut data Bank Dunia, sektor perkayuan saja menyediakan 13,2 juta orang kesempatan kerja dan menciptakan pendapatan 600 miliar dolar AS setiap tahun.

 

Sistem pertanian juga akan berayun liar. Tanaman komoditas seperti kopi akan sangat berkurang, dan tanaman yang bergantung pada penyerbuk dari pohon juga akan menurun tajam. Karena fluktuasi suhu dan curah hujan, tanaman-tanaman yang diproduksi sebelumnya akan tiba-tiba gagal. Ditambah lagi, seiring berjalannya waktu, tanah subur yang ada di mana-mana akan habis dan akan banyak dibutuhkan pupuk agar tanaman dapat bertahan hidup. Pemanasan lebih lanjut pada akhirnya akan menghilangkan sebagian besar area penanaman dan tidak dapat bertahan hidup.

 

Penulis : Latifa Ariani

 

Referensi Literatur

Apa Yang Akan Terjadi jika semua Pohon di Dunia Menghilang? (n.d.). Retrieved February 15, 2021, from https://www.bbc.com/indonesia/vert-fut-49835450.

Huljannah, M. (2021, February 15). 5 Hal Yang Akan Terjadi Jika Tidak ADA HUTAN Di Bumi. Retrieved February 15, 2021, from https://www.idntimes.com/science/discovery/miftha-huljannah/5-hal-yang-akan-terjadi-jika-tidak-ada-hutan-di-bumi-c1c2/5.

 

Referensi Gambar

https://medium.com/@hadiyanaur/ciri-ciri-hutan-hujan-tropis-di-indonesia-61e8e9f5c61b.

https://edukasi.kompas.com/read/2020/08/07/095655871/akademisi-itb-banyak-manfaat-terapi-hutan-di-era-new-normal?page=all.

https://environment-indonesia.com/tahukah-anda-5-negara-dengan-hutan-terluas-di-dunia/.

 

LindungiHutan.com adalah Platform Crowdfounding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak.

 

Yuk, jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!