Apa Itu Taman Nasional Laut?

Taman Nasional Laut
Taman Nasional Laut

Taman Nasional Laut di Indonesia dikaruniai alam bawah laut yang luar biasa indah. Selain indah, laut indonesia juga dinobatkan sebagai marine-mega biodiversity karena keanekaragaman hayatinya yang sangat kaya. Laut nusantara memiliki sekitar 85.707 km2 terumbu karang atau sekitar 14% luas terumbu karang dunia, lebih dari 700 jenis rumput laut; lebih dari 2.500 jenis moluska; 450 lebih jenis karang batu; dan lebih dari 1.400 jenis echinodermata. Terdapat 8500 spesies ikan yang hidup di perairan Indonesia atau merupakan 45% dari jumlah spesies yang ada di dunia.

Ads

Kekayaan keanekaragaman laut ini juga tidak lepas dari ancaman. Seperti ekosistem lainnya, kelestarian laut indonesia juga harus berhadapan dengan banyak ancaman seperti degradasi habitat, pencemaran, kegiatan over fishing serta banyak ancaman lainnya. Untuk mencegah kerusakan lebih pada ekosistem laut, maka di buatlah wilayah konservasi. Salah satunya adalah taman nasional laut.

Taman nasional laut secara singkat adalah tempat perlindungan kawasan atau ekosistem bawah laut yang ditetapkan oleh pemerintah atau kawasan pelestarian alam ekosistem laut yang memiliki ekosistem asli yang dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.

Saat ini di Indonesia terdapat 7 taman nasional laut (TNL) yang tersebar di seluruh wilayah laut Indonesia. Ketujuh taman nasional laut itu adalah TNL Teluk Cendrawasih, TNL Bunaken, TNL Kepulauan Seribu, TNL Karimun Jawa, TNL Wakatobi, TNL Taka Bonerate , dan TNL Kepulauan Togean. Setiap taman nasional laut memiliki kekhasan masing-masing yang menjadikan setiap TNL adalah ekosistem laut yang unik.

TNL Teluk Cendrawasih terletak di Teluk Cenderawasih, provinsi Papua Barat. TNL Teluk Cenderawasih meliputi pulau Mioswaar, Nusrowi, Roon, Rumberpon dan Yoop. TNL Teluk Cendrawasih memiliki luas 14.535 km2 dan 90% dari area tersebut adalah wilayah perairan. Terdapat sekitar 500 jenis karang dan 950 jenis ikan yang terdapat di perairan TNL Teluk Cendrawasih. Selain itu dijumpai pula berbagai jenis penyu dan mamalia laut seperti lumba-lumba, paus dan dugong yang menjadikan keanekaragaman hayati TNL Teluk Cendrawasih semakin kaya.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Selanjutkan pindah ke Kepulauan Sulawesi, terdapat 4 taman nasional laut pada kawasan ini yaitu TNL Bunaken, TNL Wakatobi, TNL Taka Bonerate, dan TNL Kepulauan Togean. Walaupun terletak pada kawasan yang sama, namun setiap TNL memiliki daya tarik masing-masing yang menjadikan kesetiap TNL berbeda satu sama lain. TNL Bunaken terletak di Sulawesi Utara dan merupakan rumah bagi sekitar 90 spesies ikan dan 390 spesies terumbu karang. TNL Wakatobi terletak di Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara ini memiliki keanekaragaman hayati sebanyak 112 jenis terumbu karang dan 93 jenis ikan. Selanjutnya adalah TNL Taka Bonerete yang berlokasi di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan yang merupakan rumah bagi 261 jenis terumbu karang dan sekitar 295 jenis ikan karang dan berbagai jenis ikan konsumsi yang bernilai ekonomis tinggi. Dan yang terakhir adalah TNL Kepulauan Togean yang terletak di perairan Teluk Tomini Provinsi Sulawesi Tengah yang merupakan bagian dari Segitiga Karang Indonesia.

TNL selanjutnya terletak di perairan utara pulau jawa, yaitu TNL Kepulauan Seribu dan TNL Karimun Jawa. TNL Kepulauan Seribu terletak di utara perairan Teluk Jakarta atau tepatnya di Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. TNL Kepulauan Seribu mencakup kawasan seluas 107.489 ha dan disusun oleh 3 komponen ekosistem utama yaitu ekosistem hutan pantai dan mangrove, padang lamun dan terumbu karang. TNL ini merupakan habitat bagi puluhan jenis karang keras/lunak dan ratusan jenis ikan. Selain ikan-ikan karang, juga ditemui satwa-satwa langka yang dilindungi lainnya, seperti penyu hijau. Selanjutnya adalah TNL Karimun Jawa yang terletak di Kabupaten Jepara Jawa Tengah. TNL Karimun Jawa merupakan gugusan 22 pulau yang merupakan rumah bagi banyak flora dan fauna langka seperti penyu sisik dan penyu hijau.

Pamor TNL beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan seiring maraknya kegiatan pariwisata di taman nasional. Tentu ini adalah kabar baik karena dengan pariwisata masyarakat yang bermukim di kawasan taman nasional mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus merusak kawasan taman nasional. Namun, kegiatan pariwisata yang semakin masif juga menimbulkan ancaman baru bagi kelestarian taman nasional. Akhir-akhir ini, beberapa kejadian menjadi sorotan, saat aktivitas para wisatawan justru menimbulkan kerusakan lingkungan seperti melego jangkar pada terumbu karang; melakukan vandalism pada karang; memberi makan, memeluk, menunggangi, menangkap, dan bahkan membawa biota laut yang dijumpai, keluar dari taman nasional.

Setelah mengenal lebih dalam tentang TNL beserta segala keindahannya, tentu kita tidak ingin kalau itu rusak bukan. Maka demi menjaga kelestarian taman nasional laut kita maka jadilah wisatawan yang bijak dengan cara mematuhi aturan-aturan kelestarian yang telah ditentukan oleh pengelola taman nasional sehingga taman nasional laut sebagai tempat pelestarian akan tetap sebagaimana mestinya yaitu tetap lestari.

 

Penulis : Alkahfi Dahlan

 

Link bacaan:

https://id.wikipedia.org/wiki/Taman_laut

Berkenalan dengan 7 Taman Nasional Laut di Indonesia

http://ksdae.menlhk.go.id/berita/531/mengenal-lebih-dekat-tujuh-taman-nasional-laut-di-deep-and-extreme-indonesia-2017.html

https://ilmugeografi.com/biogeografi/pengertian-taman-laut

Link Gambar:

https://unsplash.com/photos/XYMm4LRKZLE

link sosmed:

instagram: https://www.instagram.com/alkahfid/

medium: https://www.medium.com/@alkahfidahlan/

kompasiana: https://www.kompasiana.com/alkahfid

 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak!