Raptor Migran: Spesies Burung yang Migrasi Lintas Benua

Raptor Migran: Spesies Burung yang Migrasi Lintas Benua

Raptor migran merupakan istilah untuk jenis burung pemangsa seperti elang, alap-alap, dan burung hantu yang melakukan migrasi lintas benua. Sebagai predator puncak (top predator) dalam piramida makanan, menjadikan keberadaan dan fungsi raptor sangat penting sebagai penyeimbang ekosistem sebuah kawasan, sehingga keberadaan dan kesehatan populasi mereka tergantung dari kesehatan habitat tempat mereka tinggal dan juga tempat …

Baca Selengkapnya...

7 Taman Nasional Laut di Indonesia

7 Taman Nasional Laut di Indonesia

Indonesia dikaruniai alam bawah laut yang luar biasa indah. Selain indah laut indonesia juga dinobatkan sebagai marine-mega biodiversity karena keanekaragaman hayatinya yang sangat kaya. Laut nusantara memiliki sekitar 85.707 km2 terumbu karang atau sekitar 14% luas terumbu karang dunia, lebih dari 700 jenis rumput laut; lebih dari 2.500 jenis moluska; 450 lebih jenis karang batu; …

Baca Selengkapnya...

Taman Nasional Gunung Halimun Salak di Jawa Barat

Taman Nasional Gunung Halimun Salak di Jawa Barat

Sejarah Singkat Taman Nasional Gunung Halimun Salak Menurut Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak dalam penelitian Rizmoon, Rajif (2020), Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) merupakan kawasan pelestarian alam di Pulau Jawa yang memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dan merupakan pendukung sistem kehidupan bagi masyarakat di sekitarnya. Masyarakat lokal di sekitar memiliki kemampuan untuk …

Baca Selengkapnya...

6 Macam Model Arsitektur Pohon

6 Macam Model Arsitektur Pohon

Model arsitektur pohon pada dasarnya merupakan suatu struktur atau konstruksi pohon sebagai hasil dari pertumbuhan meristematik pada bagian meristem apikal. Selain itu, Nuraeni et al. (2014) menyatakan bahwa arsitektur pohon sangat berkaitan dengan faktor-faktor seperti air dan tanah, termasuk curah hujan, air curahan tajuk, aliran batang, infiltrasi, aliran permukaan, dan erosi. Halle et al. (1978) …

Baca Selengkapnya...

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango: Pusat Konservasi Hutan Hujan Tropis Pegunungan di Pulau Jawa

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango: Pusat Konservasi Hutan Hujan Tropis Pegunungan di Pulau Jawa

Sejarah Terbentuknya Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), secara geografis terletak antara 106º51’ BT sampai dengan 107º 02’ BT dan 6º 41’ LS sampai dengan 6º 51’ LS. Sedangkan secara administratif TNGGP termasuk dalam wilayah tiga kabupaten di Provinsi Jawa Barat, yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur dengan …

Baca Selengkapnya...