Belajar Cara Membedakan Ikan Jantan dan Ikan Betina

Pernahkah terpikir di benak kita, bagaimana cara membedakan ikan jantan dan ikan betina? Membedakan jenis kelamin antara ikan jantan dan ikan betina tidak semudah membedakan jenis kelamin pada hewan-hewan lain. Seperti misalnya ayam, kita dapat dengan mudah membedakan antara ayam jantan dan betina dari bentuk luar tubuhnya. Ayam jantan memiliki warna yang lebih bagus dan ekor yang panjang dibandingkan ayam betina. 

Ads

Berbeda dengan ikan, membedakan jenis kelamin tidak bisa dilakukan hanya dengan melihat tubuh ikan dari luar. Karena tidak semua ikan bisa dilihat dari ciri-ciri fisiknya. Untuk mengetahui dengan pasti,, kita harus membedah tubuh ikan untuk melihat ciri-ciri seksualnya. Lalu, apa saja sih ciri-ciri seksual pada ikan? 

Ciri Seksual Primer 

Ciri seksual primer berhubungan langsung dengan proses reproduksi, yaitu organ-organ reproduksi dan hormon-hormon yang berpengaruh. Organ reproduksi yang dapat dilihat sama seperti kebanyakan hewan lain, yaitu testis dan salurannya pada ikan jantan serta ovarium dan salurannya pada ikan betina. Lalu, bagaimana cara membedakannya? Perbedaan tersebut dapat dilihat dari saluran kelamin pada ikan. Ikan betina mengeluarkan telur melalui oviduk (saluran telur) yang terpisah dari uretra (saluran kencing), sedangkan pada ikan jantan, sperma dan kencing dikeluarkan dari saluran yang sama, yaitu uretra. Bentuk uretra pada ikan jantan menonjol seperti penis pada mamalia. 

Gambar 1. Saluran Kelamin pada Ikan Nila Betina dan Jantan
Gambar 1. Saluran Kelamin pada Ikan Nila Betina dan Jantan

Pengenalan jenis kelamin ikan dari ciri seksual primer hanya dapat dilakukan untuk ikan yang sudah memasuki fase remaja (juvenil). Untuk ikan yang belum memasuki masa remaja, ikan tidak bisa dibedakan karena belum terdiferensiasi secara sempurna. Oleh karena itu, jenis kelamin ikan tidak bisa ditentukan ketika ikan baru saja menetas. 

Ciri Seksual Sekunder 

Ciri yang kedua untuk membedakan jenis kelamin ikan adalah ciri seksual sekunder. Ciri-ciri ini membedakan jenis kelamin dengan melihat ciri-ciri fisik. Ringkasnya, ciri seksual sekunder membedakan jenis kelamin dari luar tubuh. Namun, tidak semua ikan bisa dibedakan jenis kelaminnya dengan melihat ciri seksual sekunder. 

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Ciri seksual sekunder dapat dilihat dari bentuk dan warna tubuh pada ikan. Ciri seksual sekunder yang dilihat dari bentuk tubuh disebut dengan dimorfisme seksual. Ciri seksual sekunder yang dilihat dari warna tubuh disebut dengan dikromatisme seksual. 

Gambar 2. Ikan Sepat Siam Jantan
Gambar 2. Ikan Sepat Siam Jantan

Pada dimorfisme seksual, salah satu bagian tubuh yang dapat diamati adalah bagian sirip ikan. Salah satu contohnya adalah pada ikan sepat siam. Ujung sirip pada ikan jantannya melewati pangkal ekornya, sedangkan pada ikan betinanya tidak melewati pangkal ekor. 

Gambar 3. Ikan Sepat Siam Betina 
Gambar 3. Ikan Sepat Siam Betina

Contoh kedua adalah pada ikan penghuni laut dalam yang bernama latin Ceratias holboelli. Ikan jantan jenis ini memiliki ukuran tubuh yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan ikan betina. Contoh ketiga adalah pada kelompok ikan seperti hiu dan pari. Kedua ikan ini akan memodifikasi sirip ventranya menjadi miksopterigium (klasper) yang berfungsi untuk menyalurkan sperma  sehingga menjamin keberhasilan fertilisasi internal. Ikan jantan pada kedua ikan ini juga mempunyai gigi yang lebih tajam dan panjang dibandingkan ikan betina. Gigi yang tajam dan panjang ini berfungsi mencengkeram betina selama terjadinya kopulasi. Sedangkan, ciri dimorfisme  pada kedua ikan ini hanya terletak pada kulit yang lebih tebal. 

Pada dikromatisme seksual, pengenalan jenis kelamin secara umum dapat dilihat dari warna tubuh ikan jantan yang lebih terang dibandingkan betina. Warna yang terang ini bertujuan untuk menarik perhatian betina. Salah satu contoh dikromatisme adalah pada ikan orange-spotted sunfish (Lepomis humilis). Ikan jantan pada jenis ikan ini terdapat bintik jingga yang lebih terang dibandingkan betina. 

Gambar 4. Ikan orange-spotted sunfish (Lepomis humilis) Betina (Atas) dan Jantan (Bawah)
Gambar 4. Ikan orange-spotted sunfish (Lepomis humilis) Betina (Atas) dan Jantan (Bawah)

Beberapa jenis ikan dapat mengalami dimorfisme dan dikromatisme  secara bersamaan. Salah satu contohnya adalah ikan mujair (Oreochromis mossambicus). Kita dapat mengenali jenis kelamin ikan ini dari warna sirip ekor jantan yang memiliki warna merah. Selain itu, jenis kelamin dapat dikenali dengan membedakan genital papilla

Pengenalan jenis kelamin pada ikan melalui ciri seksual sekunder ada yang bersifat sementara dan ada juga yang bersifat tetap. Sementara disini berarti bahwa ciri seksual sekunder hanya muncul saat musim pemijahan saja. Sedangkan permanen berarti bahwa tanda jenis kelamin dari warna dan bentuk tubuh tetap ada walaupun sebelum dan sesudah pemijahan. 


Penulis: Irfan Maulana 

 

Referensi Literatur:

Budi, Darmawan Setia. fpk.unair.ac.id. n.d. https://fpk.unair.ac.id/ciri-seksual-pada-ikan/ . 10 April 2021.

Rahardjo, M. Fajar. “Bagaimana Membedakan Jantan dan Betina Ikan.” Warta Iktiologi (2020): 1-10. http://iktiologi-indonesia.org/wp-content/uploads/2021/02/5-M-Fadjar-Rahardjo-Bagaimana-Membedakan-Jantan-Betina-Ikan.pdf

 

Referensi Gambar: 

Gambar 1: https://fpk.unair.ac.id/ciri-seksual-pada-ikan/ 

Gambar 2: https://www.infoikan.com/2018/07/cara-budidaya-sepat-siam-lengkap.html 

Gambar 3: https://www.dunia-perairan.com/2012/08/ikan-sepat.html 

Gambar 4: https://www.pinterest.ca/pin/90775748722010508/ 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdplanting, penggalangan dana online untuk konservasi hutan dan lingkungan. Kunjungi situs https://lindungihutan.com/kampanyealam  untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga lingkungan dan alam.

Yuk!, bergabung dan jadi pioneer penghijauan!.