Toner for Tons of Mangroves

Tidak ada manusia yang tidak ingin tampil cantik. Kita berusaha meraih ini dengan menggunakan berbagai produk kecantikan, mengikuti berbagai diet, rajin berolahraga, operasi, dan lain-lain. Sayangnya, hal ini sering kali membawa dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Ambil saja produk kecantikan sebagai contohnya. Banyak dari kita yang tidak mempedulikan bahan kimia berbahaya yang terkandung dalam produk kecantikan selama kita mendapatkan hasil yang diinginkan. Bahan kimia seperti merkuri memang dapat memutihkan kulit, tetapi juga dapat menghancurkan organ tubuh secara perlahan. Selain itu, limbah produk kecantikan seringkali dibuang begitu saja, tanpa diolah dengan baik. Padahal, sebagian besar produk kecantikan mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan dan dikemas dengan plastik. Akibatnya, limbah tersebut kian lama kian merusak dan mengancam kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup manusia. Melihat hal ini, Dear, Klairs memutuskan untuk menciptakan produk kesehatan yang sehat dan mendukung usaha pelestarian lingkungan. 

Ads

Apa Itu Dear, Klairs?

Dear, Klairs merupakan salah satu produk perawatan kulit dari Korea yang ramah lingkungan, vegan-friendly, cruelty-free, dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Sadar atau tidak, terdapat banyak produk perawatan kulit yang sering diuji coba pada hewan. Memang, hal ini bisa mencegah berbagai efek negatif dari berbagai bahan kimia masuk ke dalam produk. Akan tetapi, hewan tidak memiliki struktur biologis dan reaksi yang sama dengan manusia. Hal ini berarti apa yang aman bagi manusia bisa saja mematikan bagi hewan, begitu juga sebaliknya. Melihat hal ini, Dear, Klairs memutuskan untuk melakukan uji coba apapun pada hewan dan menggunakan bahan alami yang telah terjamin khasiatnya. 

 

Dear Klairs
Gambar 1. Akun Instagram Dear, Klairs © Instagram

Selain itu, Dear, Klairs berusaha mengenalkan produk perawatan kulit dan pengaplikasiannya kepada masyarakat. Mereka melakukan hal ini dengan menyediakan informasi melalui berbagai platform media sosial yang ada, seperti Instagram dan Youtube. Informasi tersebut berupa pengetahuan bahan alami yang terdapat dalam produk, cara perawatan kulit yang aman, dan fakta mengenai produk kecantikan. Mereka melakukan ini untuk membangun kepercayaan di masyarakat dan meningkatkan pengetahuan masyarakat akan produk perawatan kulit. Semua produk Dear, Klairs dijual di berbagai toko online yang dapat dilihat melalui Linktree

Kampanye Alam Dear, Klairs

Pada saat yang sama, Dear, Klairs memutuskan untuk ikut serta dalam usaha pelestarian lingkungan. Mereka melakukan ini atas kepedulian dan rasa tanggung jawab untuk melindungi alam yang kian lama kian rusak. Mereka melihat bahwa terdapat banyak produk kecantikan yang telah mencemari alam melalui produksi dan limbahnya. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk melakukan kampanye alam berupa penanaman bibit mangrove di pesisir Desa Tambakrejo, Semarang. Mereka memilih daerah tersebut karena melihat banyaknya kerusakan alam akibat abrasi yang parah. Kerusakan alam itu tidak hanya telah menghancurkan ekosistem biota laut, tetapi juga telah menenggelamkan lahan masyarakat dan menghancurkan mata pencaharian masyarakat. Realita menyedihkan inilah yang mendorong Dear, Klairs untuk mengambil aksi nyata perubahan.

Dear Klairs
Gambar 2. Kampanye Alam Dear, Klairs © LindungiHutan

Untuk menyukseskan usaha pelestarian ini, Dear, Klairs bekerja sama dengan LindungiHutan membentuk sebuah kampanye alam berupa penanaman bibit mangrove. Kerja sama ini dilakukan untuk menarik perhatian masyarakat akan masalah dan kerusakan lingkungan yang ada di Indonesia melalui jaringan media sosial Dear, Klairs dan LindungiHutan. Harapannya masyarakat, terutama generasi muda sebagai penggerak perubahan, akan terdorong berpartisipasi dalam usaha pelestarian lingkungan demi keberlangsungan hidup manusia. Selain itu, Dear, Klairs membuka penggalangan dana secara online di LindungiHutan sebesar Rp10.000,00/pohon untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam usaha pelestarian ini. Dear, Klairs juga menyisihkan profit penjualan produk tertentu sebagai bukti kontribusi dan dorongan bagi masyarakat untuk mengambil aksi ini.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Cantik Tidak Harus Korbankan Bumi!

Sadar atau tidak, kita sering mengorbankan alam dan kesehatan kita untuk tampil cantik. Seperti yang tertulis sebelumnya, terdapat banyak produk kecantikan yang mengandung berbagai bahan kimia berbahaya dalam pembuatannya. Limbah tersebut seringkali dibuang begitu saja tanpa diolah dengan baik. Akibatnya, bahan kimia tersebut menumpuk dalam tanah, air, dan berbagai makhluk hidup lainnya. Berdasarkan data dari Botanical Trader (2019), bahan pengawet seperti BHA dan BHT yang terdapat pada produk kecantikan ditemukan menumpuk pada berbagai biota laut dan telah merusak jaringan genetik mereka. Hal ini akan berujung pada kerusakan alam dan kepunahan berbagai makhluk hidup. Tentunya, hal ini tidak boleh dibiarkan karena hidup kita bergantung pada alam untuk menyediakan berbagai kebutuhan. Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah nyata perubahan dengan meninggalkan produk kecantikan berbahaya.

Dalam beberapa tahun ini, terdapat banyak produk kecantikan yang menolak menggunakan bahan kimia berbahaya dan mengkampanyekan usaha pelestarian lingkungan. Mereka memberikan berbagai informasi akan pentingnya lingkungan dan mengubah sistem produksi mereka untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahan kimia berbahaya dan berkontribusi dalam usaha pelestarian. Pada saat yang sama, mereka berusaha melepas standar kecantikan yang tidak nyata dan mengkampanyekan body positivity. Usaha ini mereka lakukan untuk mengurangi penggunaan produk kecantikan instan yang berbahaya dan membangun kepercayaan diri serta komunitas yang sehat.

 

Lestarikan Biota Laut – Wanaswara
Gambar 3. Lestarikan Biota Laut © Botanical Trader

Sayangnya, tidak semua brand kecantikan dan masyarakat melakukan hal ini. Mereka tidak peduli akan dampak yang diberikan pada kesehatan dan lingkungan. Jika hal ini dibiarkan, akan membawa kehancuran bagi lingkungan dan manusia. Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah untuk menyebarkan informasi dan memilih produk kecantikan yang aman.

Kegiatan kampanye yang dilakukan Dear, Klairs merupakan salah satu bentuk nyata usaha pelestarian lingkungan. Mereka melakukan kegiatan penanaman bibit mangrove setelah menyadari kebutuhan lingkungan dan masyarakat yang mendesak. Pada saat yang sama, mereka berharap publikasi kegiatan ini akan meningkatkan partisipasi dan kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan demi keberlangsungan hidup manusia. Akan tetapi, usaha ini tidak boleh berhenti di sini. Masih ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga dan melindungi kelestarian lingkungan. Jadi, tunggu apa lagi?

Penulis: Jeannette Sharon

 

Referensi Literatur:

Are Cosmetics Bad For The Environment? (2019, January 20). Botanical Trader. https://botanicaltrader.com/blogs/news/how-your-beauty-products-are-killing-coral-reefs-turtles-rainforests-more

Referensi Gambar:

Dear, Klairs. (n.d.). [Screenshot]. Instagram. https://www.instagram.com/klairs.id/

LindungiHutan. (2021, January 11). [Campaign]. LindungiHutan. https://lindungihutan.com/klairsindonesia

[Photograph]. (n.d.). Botanical Trader. https://botanicaltrader.com/blogs/news/how-your-beauty-products-are-killing-coral-reefs-turtles-rainforests-more

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. 

Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!