Dioksin

Mengenal Dioksin

Klorin (Cl2) yaitu klor yang berbentuk gas berwarna kuning kehijauan. Klorin banyak digunakan pada proses kegiatan pembuatan kertas, antiseptik, bahan pewarna, makanan, insektisida, cat lukisan, produk-produk minyak bumi, plastik, obat-obatan, tekstil, pelarut, dan produk yang lainnya. Klor adalah unsur halogen yang sangat reaktif dan mudah bereaksi dengan senyawa organik atau senyawa lainnya. Sebagian besar organoklorin dapat menimbulkan efek racun seperti dioksin dan furan. Dioksin adalah salah satu jenis organoklorin yang memiliki empat klor yaitu dua oksigen dan dua cincin benzena. Dioksin mempunyai struktur kimia yang sangat stabil dan bersifat lipofilik, yaitu tidak mudah larut dalam air namun mudah larut di dalam lemak. Dikarenakan tingkat kestabilannya maka dioksin sangat berbahaya, sebab tidak mudah rusak atau terurai. Senyawa ini dapat berada di dalam tanah dan terakumulasi sampai 10 hingga 12 tahun. Senyawa ini bersifat mudah larut dalam lemak sehingga dapat terakumulasi dalam pangan yang relatif tinggi kadar lemaknya.

Ads
Gambar 1. Senyawa Dioksin. Sumber: sainskimia.com
Gambar 1. Senyawa Dioksin. Sumber: sainskimia.com

Pembakaran sampah plastik yang tidak sempurna dapat mengakibatkan dampak buruk pada lingkungan hidup terutama pada tumbuhan, hewan, dan manusia. Dari pembakaran sampah plastik tersebut dapat menghasilkan senyawa kimia berbahaya yang bersifat karsinogenik yaitu dioksin. Senyawa ini tidak hanya dihasilkan dari pembakaran sampah, namun juga dapat dihasilkan dari gas emisi kendaraan, kebakaran hutan, asap rokok atau kegiatan lainnya. Belum banyak yang mengetahui bahwa insinerator atau pembakaran sampah di rumah-rumah sakit merupakan penghasil dioksin yang sangat berbahaya. Senyawa ini bersifat persisten dan terakumulasi secara biologi, tersebar di lingkungan dalam konsentrasi yang rendah. Senyawa ini merupakan kelompok zat-zat berbahaya yang termasuk ke dalam golongan senyawa CDD (Chlorinated Dibenzo-p-Dioxin), CDF (Chlorinated Dibenzo Furan), dan PCB (Polychlorinated Biphenyl). 

Gambar 2. Pembakaran Plastik. Sumber: theconversation.com
Gambar 2. Pembakaran Plastik. Sumber: theconversation.com
  1. Pembentukan

Pembakaran karbon yang tidak sempurna dapat menghasilkan karbon monoksida dan partially oxidized hydrocarbons. Dengan adanya Suhu tinggi menyebabkan sebagian kecil nitrogen akan teroksidasi menjadi nitrat oksidan dan nitrat dioksida. Adanya sulfur dalam bahan bakar atau limbah akan teroksidasi menjadi sulfur dioksida dan sulfur trioksida , dimana senyawa ini akan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat. Apabila limbah ataupun bahan bakar mengandung halogen seperti klorin dan fluorin, dapat terjadi pembentukan dioksin dari reaksi senyawa-senyawa tersebut dengan air dan oksigen pada suhu 250 °C hingga 400 °C yang disebut sebagai de novo synthesis

  1. Keberadaan

Dioksin berasal dari proses sintesis kimia pada proses pembakaran zat organik yang bercampur dengan unsur halogen pada temperatur tinggi. Dioksin dihasilkan dari pembakaran limbah rumah tangga maupun industri yang mengandung senyawa klor seperti bahan kimia, pestisida, plastik, dan pulp kertas. Beberapa sumber utama dioksin berasal dari yaitu:

  • hasil pembakaran sampah,
  • hasil sampingan proses produksi pestisida,
  • hasil pembakaran pada proses produksi baja,
  • hasil air buangan industri (terutama industri kertas yang menggunakan klor sebagai pemutih),
  • hasil kebakaran hutan dan aktivitas gunung berapi.

 

Sejarah Pencemaran Dioksin

Sejarah pencemaran dioksin dapat dilihat dari beberapa kasus yang pernah terjadi. Kasus dari Monsanto plant di Nitro, West Virginia pada tahun 1949. Akibat dari kecelakaan di pabrik herbisida 2,4,5-T , sebanyak 250 pekerja terkena penyakit chloracne, penyakit kulit ini berupa gatal-gatal memerah. Pada tahun 1955, Karl Schultz (seorang dokter Jerman) baru menyampaikan bahwa chloracne adalah akibat racun dioksin.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Kasus yang sangat terkenal adalah kasus meledaknya pabrik kimia Hoffman-LaRoche di Seveso, Italia pada tahun 1976. Akibatnya, sejumlah TCDD terlepas sampai ke atmosfer dalam jumlah besar. Di daerah sekitar pabrik, hewan-hewan mati, terjadi destruksi vegetasi, penduduk mengalami keracunan akut, kasus-kasus chloracne, abortus, dan kelainan kongenital. Bahkan penelitian yang dilakukan Bertozzi dan teman-temannya, pada tahun 1993 menemukan adanya peningkatan kasus kanker.

Pada tahun 1960-1970, dioksin digunakan dalam perang Vietnam yang menggunakan herbisida Agent Orange untuk merontokkan dedaunan di hutan agar para tentara Vietnam tidak bisa bersembunyi. Pada  tahun 1983, kantor veteran Chicago mencatat ada 17 ribu lebih veteran yang mengklaim ganti rugi akibat dioksin sewaktu bertugas di Vietnam.

Kasus terbakarnya kabel PVC di Beverly Hills Supper Club pada tahun 1977 yang menimbulkan asap putih hingga mengakibatkan merenggut nyawa 161 orang. Menurut pendapat salah seorang pekerja di lokasi tersebut, asap pedas yang mengandung gas hidrogen klorida (HCl) itu dapat bereaksi dengan pewarna kuku. Bahkan hasil reaksi tersebut dapat memakan kuku. Ketika terhirup dan masuk ke dalam paru-paru bersama udara yang mengandung air, maka HCl akan berubah menjadi asam klorida yang bersifat korosif. Akibatnya, yang selamat pun mengalami luka parah pada saluran pernapasan.

Biaya pemulihan daerah yang tercemar dioksin tidaklah sedikit. Kasus di Time Beach, Missouri, pada tahun 1971 bisa menjadi salah satu contohnya. Sebuah perusahaan herbisida membuang sembarangan hasil sampah industrinya ke tempat pembuangan oli bekas. Kemudian oli bekas tersebut terpakai untuk menyemprot lapangan pacuan kuda, jalanan, serta tempat-tempat berdebu. Selain gangguan berupa penyakit chloracne dan radang kandung kemih yang akut, penyemprotan tersebut menimbulkan kematian dan penyakit pada ternak. Daerah tersebut kemudian dibeli oleh EPA (Badan Perlindungan Lingkungan AS) dengan biaya yang dikeluarkan untuk membersihkan dioksin mencapai AS $ 100 juta.

 

Bahaya Dioksin

Dioksin adalah salah satu senyawa beracun yang berbahaya bagi seluruh makhluk hidup di dunia ini. Jika senyawa ini berada di udara, maka akan terhirup oleh manusia kemudian masuk ke dalam sistem pernafasan dan  mengendap dalam tubuh manusia. Risiko bila mengendap senyawa ini di tubuh manusia adalah dapat memicu timbulnya penyakit kanker, bertindak sebagai pengacau hormon, infertilitas, kemungkinan pemicu diabetes. dan mempengaruhi sistem reproduksi. Selain mengakibatkan penyakit tersebut, senyawa ini juga dapat mempengaruhi kemampuan daya tangkap otak pada anak sehingga mengganggu kemampuan belajar anak. Anak-anak rentan terhadap pencemaran udara. Bila ibu sedang melakukan program pemberian ASI kepada bayinya maka dioksin yang terserap oleh ibu dapat diteruskan ke bayi selama menyusui bayi tersebut sehingga, bayi terpapar senyawa ini melalui ibunya.

Efek pada manusia dalam jangka pendek setelah terpapar dioksin dapat menyebabkan lesi kulit dan perubahan fungsi hati. Sedangkan efek paparannya dalam jangka panjang adalah sebagai berikut: 

  • Menyebabkan gangguan sistem kekebalan tubuh 
  • Mengganggu perkembangan sistem saraf 
  • Mengganggu sistem endokrin dan fungsi reproduksi.

Kemungkinan terjadinya paparan dioksin terhadap manusia dapat melalui beberapa cara diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Melalui saluran pernapasan, penghirupan udara, dan menghirup partikel dari udara,
  • Melalui saluran pencernaan secara tidak langsung dari tanah yang terkontaminasi,
  • Melalui penyerapan oleh permukaan kulit,
  • Konsumsi pangan dan ternak.

 

Dioksin Dalam Pembalut Wanita, Deodorant dan Antiperspirant

Pembalut wanita adalah alat kesehatan yang digunakan untuk menyerap darah haid. Pada tahun 1997 organisasi internasional penelitian kanker menemukan kandungan klorin dalam pembalut wanita yang bersifat racun. Semakin tinggi daya klorinasi yang digunakan maka semakin tinggi pula senyawa dioksin yang dihasilkan. Zat tersebut tersimpan pada daerah kulit yang sensitif dan dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti keputihan, gatal-gatal, iritasi, juga pemicu terjadinya kanker mulut rahim/serviks dan gangguan reproduksi lainnya. 

Gambar 3. Pembalut Wanita. Sumber: res.cloudinary.com
Gambar 3. Pembalut Wanita. Sumber: res.cloudinary.com

Deodoran dan antiperspirant merupakan kosmetik yang digunakan untuk menghilangkan bau badan dan mengurangi keringat. Pemutih atau pewangi pada deodoran, dikhawatirkan akan timbul alergi, yang biasa berlanjut infeksi. Bila proses pemutihan ini menggunakan zat klorin maka disinilah asal muasal menjadi masalah pada pembuatan deodoran. Klorin dapat menyebabkan hilangnya kelembaban kulit dan rambut sehingga terlihat keriput dan kering. Walaupun dalam kadar sedikit dan efeknya lambat tapi, dioksin dapat meracuni tubuh, terutama berpengaruh pada perkembangan sistem daya tahan tubuh.

 

Mencegah Peningkatan Dioksin

Peningkatan senyawa dioksin di udara, khususnya dari pembakaran sampah di perkotaan dapat ditahan dengan pengendalian sampah secara terpadu. Pertama dengan cara memberikan kesadaran pada masyarakat untuk dapat memisahkan sampah-sampah organik yang mudah terdegradasi oleh mikroorganisme dengan sampah yang susah terdegradasi seperti plastik.  Sampah-sampah plastik yang susah terdegradasi harus dikumpulkan dan jangan dibakar sembarangan karena berpotensi untuk menghasilkan dioksin.

Untuk pemerintah daerah yang daerahnya memproduksi sampah dalam jumlah yang sangat besar maka harus menyediakan insinerator yang mampu melakukan pembakaran sampah berkisar antara 800 hingga 1100 derajat celcius, karena insinerator mampu membakar sampah hingga temperatur 1000 derajat celcius dan tidak akan menghasilkan dioksin.   Terjadinya dioksin dalam pembakaran sampah, dapat dikendalikan dengan penguraian suhu tinggi pada senyawa ini atau melalui pembakaran sempurna yang stabil. Untuk itu, penting untuk mempertahankan suhu tinggi gas pembakaran dalam tungku pembakaran, menjaga waktu keberadaan yang cukup bagi gas pembakaran, serta pengadukan campuran antara gas yang belum terbakar dan udara dalam gas pembakaran. Selain itu, terhadap debu terbang yang dikumpulkan dengan penghisap debu yang banyak mengandung dioksin, ada teknologi pemrosesan reduksi klorinat menggunakan panas. Untuk udara atmosfer yang dikembalikan, karena menggunakan reaksi reduksi klorin dengan menukar klor yang terkandung dalam dioksin dengan hidrogen, terus memanaskan debu terbang pada suhu diatas 8000 derajat celcius maka dioksin dalam debu dari jumlah totalnya akan terurai. Ini digunakan sebagai teknologi yang dapat menguraikan senyawa ini dengan energi input lebih sedikit dibandingkan dengan peleburan.

 

Penulis : Roshelly 

 

Referensi Literatur:

Pranita, Ellyvon. 2019. Jangan Sembarang Bakar Sampah Plastik, Bahaya Dioksin Mengancam

https://sains.kompas.com/read/2019/12/04/080341723/jangan-sembarang-bakar-sampah-plastik-bahaya-dioksin-mengancam?page=all. Diakses 6 Januari 2021.

Huda, Thorikul. 2011. Dioksin Penyebab Kanker: https://diploma.chemistry.uii.ac.id/dioksin-penyebab-kanker/. Diakses 9 Januari 2021.

Diet Kantong Plastik. Bahaya Senyawa Dioksin. Tersedia dalam: http://dietkantong

plastik.info/bahaya-senyawa-dioksin/. Diakses 6 Januari 2021.

Tersedia dalam: http://www.kelair.bppt.go.id/sib3pop/POPs/DioksinFuran/dioksinfuran.htm. Diakses 6 Januari 2021)

Martunus; Zuchra Helwani. 2007. Ekstraksi Dioksin dalam Limbah Air Buangan Industri Pulp dan Kertas dengan Pelarut Toluen. Jurnal Sains dan Teknologi, (Vol.6 No.1), hal. 1-4.

 

Referensi Gambar:

https://res.cloudinary.com/dk0z4ums3/image/upload/v1574837378/attached_image/mencermati-keamanan-pembalut-wanita.jpg

https://sainskimia.com/wp-content/uploads/2019/08/Struktur-Dioksin.jpg

https://theconversation.com/emisi-plastik-lebih-tinggi-dari-emisi-penerbangan-ini-cara-membuat-plastik-ramah-lingkungan-117773

 

LindungiHutan.com adalah Platform Crowdfounding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak.

 

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!