Reptil dan Empat Klasifikasi Ordonya

Pengertian Reptil

Ketika mendengar kata reptil, pasti yang teringat adalah ular yang mengerikan dan berbahaya. Tapi tahukah kamu apakah yang dimaksud dengan reptil? 

Ads

Reptil adalah binatang vertebrata berdarah dingin yang bergantung pada lingkungan sekitar untuk mengatur suhu tubuh mereka. Mereka berjemur di bawah panas matahari untuk menghangatkan tubuhnya dan menaikkan metabolisme, sedangkan mereka akan ke perairan atau tempat teduh jika ingin mendinginkan tubuhnya.

Pada tubuh reptil terdapat sisik yang mengandung keratin agar reptil tidak mengalami dehidrasi ketika jauh dari perairan. Seperti yang kita tahu, kebanyakan reptil merupakan karnivora, tetapi sebagian juga ada yang herbivora. Begitu pula pada sistem reproduksi reptil kebanyakan yaitu ovipar dan sebagiannya lagi adalah ovovivipar. Kebanyakan orang berfikir bahwa tubuh reptil sangat licin, padahal faktanya tubuh reptil biasanya dingin dan kering.

4 Ordo Reptil

Selain ular, terdapat banyak hewan yang bisa digolongkan sebagai reptil. Reptil terbagi menjadi 4 (empat) ordo yaitu Squamata, Crocodilia, Testudinata dan Rhynchocephalia.

  1. Ordo Squamata

Ordo Squamata merupakan ordo yang memiliki jumlah spesies terbanyak dibandingkan 3 ordo lainnya. Ordo Squamata terbagi menjadi 3 sub ordo, yaitu:

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com
  • Serpentes (Ular)
Gambar 1. Ular. Sumber: m.klikdokter.com
Gambar 1. Ular. Sumber: m.klikdokter.com

Di dunia ini terdapat banyak jenis ular, dari yang berbisa maupun tidak berbisa. Umumnya ular memiliki tubuh berukuran antara 10 mm hingga 12 m dan tidak memiliki telinga serta kaki eksternal. Ular biasanya berganti kulit sesuai dengan tingkat pertumbuhan mereka, ketika mereka masih muda mereka lebih sering berganti kulit karena pertumbuhannya lebih cepat. Kita bisa menemukan ular di berbagai habitat seperti terestrial maupun akuatik. Contohnya di gurun kita masih bisa menemukan ular seperti ular boa pasir ataupun ular viper bertanduk. Ular terpanjang yang pernah ditemukan adalah jenis sanca kembang, ular terbesar yang pernah ditemukan adalah jenis anakonda hijau dengan diameter 40 cm, dan ular terkecil yang pernah ditemukan yaitu jenis ular kawat dengan panjang 10cm. 

  • Sauria (Kadal)
Gambar 2. Komodo. Sumber: komodoshuttle.com
Gambar 2. Komodo. Sumber: komodoshuttle.com
Gambar 3. Bunglon. Sumber: cdn.idntimes.com
Gambar 3. Bunglon. Sumber: cdn.idntimes.com

Umumnya kadal memiliki panjang tubuh 15 cm hingga 4 m. Saat ini jenis kadal terbesar di dunia yaitu biawak komodo (Varanus komodoensis) yang dapat ditemukan di Pulau Komodo, Indonesia. Selain komodo, salah satu jenis kada adalah bunglon. Bunglon merupakan jenis kadal pohon. Tahukah kamu? Bunglon tidak mengubah warna tubuhnya sesuai latar belakangnya. Akan tetapi, bunglon mengubah warna tubuhnya dengan cara yang terbatas menjadi cerah atau gelap tergantung perubahan emosional dan pengaturan suhu. Misalnya, ketika bunglon sedang marah atau takut, bunglon akan merubah warna tubuhnya menjadi cerah.

  • Amphisbaenia (Kadal Cacing)
Gambar 4. Amphisbaena. Sumber: alchetron.com
Gambar 4. Amphisbaena. Sumber: alchetron.com

Amphisbaenia atau kadal cacing merupakan sub-ordo yang paling kecil dari ordo squamata yang lain. Ordo ini umumnya memiliki tubuh berukuran 10 cm hingga 80 cm, dengan tubuh yang berbentuk agak silindris dan ekor yang pendek. Amphisbaenia memiliki 5 famili yaitu Blanidae, Cadeidae, Rhineuridae, Amphisbaenidae, Bipedidae,  dan Trogonophidae.

     2. Ordo Crocodilia

Gambar 5. Buaya, reptil
Gambar 5. Buaya. Sumber: newsmaker.tribunnews.com

Ordo Crocodilia terdiri dari 3 (tiga) famili yaitu Crocodylidae, Alligatoridae dan Gavialidae.  Buaya dapat ditemukan di daerah tropis maupun subtropis. Umumnya buaya hidup di perairan. Di Indonesia sendiri terdapat 4 (empat) jenis buaya yaitu buaya siam, buaya muara, buaya irian, dan buaya senyulong. Agar dapat menangkap mangsanya, buaya memiliki moncong yang panjang dan rahang yang kuat, serta kaki yang pendek dan berselaput agar lebih lihai dalam berenang.

     3. Ordo Testudinata

Ordo Testudinata terdiri dari jenis kura-kura dan penyu. Seperti yang kita ketahui biasanya kura-kura memiliki pergerakan yang lambat serta memiliki tempurung keras. Kura-kura terbagi menjadi 2 kelompok berdasarkan cara mereka menarik leher ke dalam tubuh untuk melindungi diri dari predator, yaitu :

  • Pleurodira (side-necked turtles)
Gambar 6. Pleurodira. Sumber: alchetron.com
Gambar 6. Pleurodira. Sumber: alchetron.com

Kura-kura jenis ini menggerakan kepala dan leher untuk dilipat ke samping di antara caparapace dan plastron. Mereka hidup di habitat akuatik, contohnya seperti kura-kura dada merah yang hidup di perairan Papua dan sekitarnya.

  • Cryptodira (hidden-necked turtles)
Gambar 7. Cryptodira. Sumber: upload.wikimedia.org
Gambar 7. Cryptodira. Sumber: upload.wikimedia.org

Kura-kura jenis ini menarik bagian leher hingga kepala mereka ke dalam tempurung. Mereka hidup di habitat terestrial, habitat laut, maupun habitat air tawar, contohnya seperti kura-kura moncong babi.

     4. Ordo Rhynchocephalia

Gambar 8. Tuatara, reptil
Gambar 8. Tuatara. Sumber: ebi.ac.uk

Ordo Rhynchocephalia merupakan ordo yang terdiri dari satu famili yaitu sphenodontidae. Tuatara memiliki 2 (dua) spesies yaitu Sphenodon guntheri dan Sphenodon punctatus. Tuatara sudah hidup sejak zaman mesozoikum yaitu kurang lebih sekitar 200 juta tahun yang lalu, sehingga jika ada tuatara yang hidup hingga sekarang dipercaya tuatara tersebut memiliki daya bertahan hidup yang sangat kuat. Selain itu, perkembangan tuatara juga terhitung sangat lambat, sehingga populasinya tidak banyak. Saat ini, tuatara hanya ada di pulau-pulau kecil dari Selandia Baru, seperti Pulau Hauturu, Pulau Karewa, Pulau Cuvier dan pulau-pulau yang lain.

Baca juga: Puspa Khas Indonesia: Tiga Jenis dan Sebarannya

Hewan yang Dapat Bertahan Hidup Lama

Walaupun reptil merupakan hewan yang dapat bertahan hidup dengan lama tanpa makanan, reptil merupakan hewan yang dapat berusia panjang. Contohnya seperti kura-kura dan buaya. Sebagian spesies kura-kura bisa hidup sampai dengan 100 tahun seperti kura-kura gurun (gopherus agassizii dan gopherus morafkai) dan kura-kura Galapagos (chelonoidis nigra). Kura-kura gurun memiliki kemampuan tidak makan dan minum selama satu tahun, karena pada kantung kemih kura-kura gurun  terdapat simpanan air yang telah mereka minum, sehingga ketika kura-kura gurun membutuhkan air dia akan mengambil airnya dari kantung kemih sedikit demi sedikit. 

Hewan reptil, yaitu kura-kura
Gambar 9. Kura-Kura Gurun. Sumber: dictio.id

Buaya dapat bertahan hidup dengan lama karena mereka dapat menahan lapar dalam waktu yang luar biasa lamanya. Umumnya buaya dapat menahan lapar untuk beberapa bulan saja, tetapi ada beberapa buaya yang dapat menahan lapar hingga 3 tahun lamanya. Selain itu, Aligator (Alligator mississipiensis) dapat bertahan pada rawa yang telah membeku dengan hidung yang berada diatas permukaan air, hal ini dikarenakan Aligator mengatur metabolisme dan suhu tubuh mereka hingga cuaca di sekitar mereka menjadi normal kembali. Menahan lapar ini umumnya dilakukan ketika buaya menghadapi perubahan musim dan sumber pangan yang habis. 

 

Penulis : Syarki Alfioni

Dikurasi oleh: Citra Isswandari Putri

 

Referensi Literatur :

  1. 5 Hewan yang Tahan Tidak Makan Dalam Waktu yang Lama.

https://dewantara.id/5-hewan-yang-tahan-tidak-makan-dalam-waktu-yang-lama/

Budiman, Ida. 2018. II. TINJAUAN PUSTAKA. Reptilia merupakan hewan vertebrata berdarah dingin (Poikilothermic). 

https://docplayer.info/81590213-Ii-tinjauan-pustaka-reptilia-merupakan-hewan-vertebrata-berdarah-dingin-poikilothermic.html 

Sakti, Zein. 2015. Fakta-Fakta Dunia Reptil Yang Menakjubkan. 

https://www.awalilmu.com/2015/08/fakta-fakta-dunia-reptil-yang.html?m=1

 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!