Edelweis: Bunga Abadi yang Tak Boleh Dipetik

Asal Usul Bunga Edelweis, Bunga Abadi

Bunga Edelweis atau sering disebut juga Everlasting Flower memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat umum. Bunga ini dinamakan Everlasting Flower (bunga keabadian) karena bunga ini tidak pernah mati ataupun gugur hingga 10 tahun lamanya. Bunga Edelweis, bunga abadi dapat mekar selama itu karena di dalam bunga Edelweis mengandung hormon etilen yang merupakan hormon pencegah kerontokan kelopak bunga. 

Ads
Gambar 1. Bunga Edelweis
Gambar 1. Bunga Edelweis

Bunga edelweis memerlukan tempat dengan sinar matahari penuh untuk tumbuh subur. Bunga ini banyak ditemukan di dataran tinggi seperti pegunungan Jawa, pegunungan Sumatra, pegunungan Lombok dan pegunungan Sulawesi. Bunga Edelweis sebenarnya berasal dari pegunungan Alpen. Oleh sebab itu, bunga ini hanya dapat tumbuh dan ditemukan di pegunungan Alpen karena bunga Edelweis termasuk bunga Leontopodium. Bunga Edelweis yang tumbuh selain di pegunungan Alpen tidak memiliki bagian lengkap. Bunga yang tumbuh hanya bagian kelopaknya saja. Sedangkan bagian inti dari bunga Edelweis yaitu serbuk kuning yang dalam waktu 1-3 hari akan rontok dan menyisakan kelopak bunganya saja. 

Pertumbuhan Bunga Edelweis di Indonesia

Nama Edelweis sendiri diambil dari bahasa jerman yaitu edel yang artinya mulia dan weiss artinya putih. Hal ini karena yang menemukan bunga Edelweis pertama kali di Indonesia adalah seorang naturalis asal Jerman bernama Carl Heinrich Schultz pada 1819. Bunga Edelweis yang ada di Jawa memiliki nama latin Anaphalis javanica. Bunga Edelweis banyak tumbuh di beberapa pegunungan Indonesia yaitu Gunung Lawu, Gunung Semeru, Gunung Sindoro, Gunung Gede Pangrango dan Gunung Merbabu.

Keunikan bunga Edelweis tentu menjadi daya pikat tersendiri bagi para wisatawan atau pendaki gunung. Karena keunikan bunga ini, tak jarang para pendaki atau wisatawan tersebut memetik bunga ini sebagai “oleh-oleh” ketika kembali dari perjalanan. Kegiatan ini membuat jumlah bunga Edelweis menurun drastis pada waktu itu. Hingga pemerintah mengeluarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 pasal 33 ayat (1) dan (2) tentang Konservasis Sumber Daya Hati dan Ekosistemnya demi mengatur larangan untuk memetik bunga Edelweis. 

Bunga Edelweis juga sempat diperjual belikan sebagai souvenir di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo. Bunga Edelweis dijual dengan harga Rp.5000 per paket pada turis yang mengunjungi objek wisata tersebut. Para pelaku perdagangan bunga Edelweis melakukan pemetikan dalam jumlah besar dan tanpa melakukan seleksi. Sehingga menyebabkan banyak bunga Edelweis yang rusak bahkan nyaris punah.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Oleh sebab itu, pemerintah memberikan sanksi kepada siapa saja yang kedapatan memetik bunga Edelweis. Memetik bunga Edelweis juga melanggar Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan dapat dipenjara paling lama satu tahun beserta dendan maksimal 50 juta rupiah.

Akan tetapi, di Indonesia sudah ada tempat budidaya bunga Edelweis yaitu di Desa Wisata Edelweis, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Bunga Edelweis yang dibudidayakan sekelompok petani dapat diperjual belikan secara legal karena terdapat perbedaan antara bunga Edelweis asli dan bunga Edelweis budidaya. Bunga Edelweis budidaya lebih gemuk dan subur dibandingkan yang tumbuh liar di pegunungan.

Manfaat Bunga Edelweis, Bunga Abadi

Bunga Edelweis tak hanya menarik dari segi fisik maupun arti, tetapi juga memiliki segudang manfaat. Tidak heran jika bunga ini kerap kali dipetik atau diperdagangkan secara ilegal oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Lalu apa saja manfaat dari bunga Edelweis ini? berikut manfaat-manfaat yang terkandung di dalam bunga Edelweis:

Kaya Antioksidan 

Antioksidan sangat diperlukan bagi makhluk hidup untuk menangkal radial bebas yang dapat membahayakan sel-sel tubuh, memunculkan garis-garis penuaan dan kulit kendur. Bunga Edelweis kaya akan antioksidan sehingga ekstak bunga Edelweis dapat dijadikan kosmetik dengan kandungan antioksidan yang baik dan mencegah tanda-tanda penuaan lebih baik daripada vitamin C. selain itu, bunga Edelweis juga mengandung flavonoid dan asam fenolat yang tinggi. Kedua zat ini dapat berfungsi sebagai tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.

Anti inflamasi pada kulit

Bunga Edelweis memiliki bahan aktif seperti bisabolol, sesquiterpen trisiklik, kumarin dan lignin yang sangat diperlukan untuk perawatan kulit. Kandungan-kandungan ini  dapat menjadi anti inflamasi pada kulit. Anti inflamasi dapat berfungsi dengan baik sebagai anti bakteri sehingga mencegah iritasi, kemerahan dan peradangan pada kulit.

Dapat menjadi obat

Bunga Edelweis bisa dijadikan obat untuk penyakit seperti disentri, diare, kanker payudara dan TBC karena kandungan antioksidan yang tinggi. Bunga Edelweis dapat diolah menjadi minuman berupa minuman the yang membantu menormalkan kembali sirkulasi yang kurang baik, kanker payudara, difteri dan batuk.

 

Tidak diragukan lagi kenapa bunga Edelweis menjadi primadona bagi sebagian besar masyarakat. Selain unik, bunga ini menyimpan banyak manfaat yang dibutuhkan bagi makhluk hidup. Kata Edelweis sendiri sering dijadikan nama untuk seseorang ataupun tempat usaha karena maknanya yang sangat indah. Jadi kita sebagai makhluk hidup harus merawat dan menjaga bunga Edelweis agar tidak punah dan bisa dinikmati di kemudian hari.

 

Penulis : Elsha Aureal Shopia

Dikurasi oleh: Citra Isswandari Putri

 

Referensi literatur :

Kompas.com. 2020. Mengenal Bunga Edelweis, Bunga Abadi di Gunung yang Tak Boleh Dipetik. Tersedia dalam: https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/16/093000065/mengenal-bunga-edelweis-bunga-abadi-di-gunung-yang-tak-boleh-dipetik?page=all#page2 Diakses Pada 28 Januari 2021

Kompas.com. 2020. 8 Fakta Edelweis, Bunga Abadi yang Tak Boleh dipetik. Tersedia Dalam: https://travel.kompas.com/read/2020/09/02/080800927/8-fakta-edelweis-bunga-abadi-di-gunung-yang-tak-boleh-dipetik?page=all Diakses Pada 28 Januari 2021

Hipwee.com. 2017. Dibalik Keindahannya, Ternyata Bunga Edelweis Menyimpan Sebuah Cerita Menarik. Tersedia Dalam: https://www.hipwee.com/opini/mengenal-edelweis-bunga-keabadian-dan-cerita-romantis-dibaliknya/ Diakses Pada 28 Januari 2021

Tirto.id. 2020. Mengenal Bunga Edelweis: Ciri-ciri dan Asal Penyebutannya. Tersedia Dalam: https://tirto.id/mengenal-bunga-edelweis-ciri-ciri-dan-asal-mula-penyebutan-namanya-f4wq Diakses Pada 28 Januari 2021

 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk 

Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!