Site icon Wanaswara

Ekolabel: Pemicu Kesadaran Konsumsi Berkelanjutan

Seiring dengan perkembangan zaman, jumlah manusia dari masa ke masa kian bertambah. Berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh manusia di muka bumi tentunya memiliki konsekuensi terhadap keberlangsungan lingkungan, termasuk kegiatan konsumsi. Kegiatan konsumsi yang dilakukan manusia dari tahun ke tahun juga semakin meningkat. Hal ini tentunya menuntut jumlah produksi yang lebih besar melalui bidang industri. Tidak dapat dipungkiri, kegiatan industrialisasi yang bertambah dan meluas memiliki dampak pada kondisi lingkungan yang manusia tempati. Bukan hanya tingginya angka pelepasan karbondioksida, namun penggunaan bahan bakar fosil sebagai rantai penggerak utama pada sektor industri juga berkontribusi terhadap perubahan iklim. Hal ini kemudian memicu seluruh masyarakat dunia untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi ini, khususnya dalam bidang konsumsi dan produksi berkelanjutan. Salah satu terobosan yang coba diusahakan oleh para produsen dan stakeholder lainnya untuk mengentaskan masalah konsumsi ini adalah diterapkannya ekolabel. Apa itu sebenarnya ekolabel dan bagaimana kaitannya dengan lingkungan? Artikel di bawah akan mengupas secara ringkas mengenai hal tersebut.

Ads

Definisi

Secara singkat, ekolabel adalah metode sukarela untuk sertifikasi dan pelabelan kinerja lingkungan yang dipraktikkan di seluruh dunia. Ekolabel ini membantu mengidentifikasi produk atau layanan yang terbukti lebih ramah lingkungan dalam kategori tertentu. Dengan kata lain, ekolabel adalah salah satu bentuk pengukuran keberlanjutan yang ditujukan kepada konsumen, dimaksudkan untuk memudahkan pertimbangan berdasarkan produk yang ramah lingkungan saat berbelanja. Biasanya, ekolabel dicantumkan dalam kemasan produk sebagai tanda bahwa produk tersebut telah melalui proses produksi yang ramah lingkungan.

Gambar 1 Contoh Ekolabel

Beberapa ekolabel didasarkan pada pengukuran polusi atau konsumsi energi melalui skor indeks atau unit pengukuran. Sementara ada pula ekolabel yang menjadi sertifikasi bahwa produsen dari produk tersebut telah mematuhi beberapa prosedur dalam kegiatan perusahaanya untuk meminimalisir kerusakan lingkungan. Melalui proses verifikasi yang terstruktur, sebuah pertanian, perikanan, tambang, atau bidang produksi lainnya dapat menunjukkan bahwa kegiatannya mematuhi standar berkelanjutan dan mendapatkan hak untuk menjual produknya dengan ekolabel.

Urgensi

Urgensi mengenai penerapan ekolabel menjadi sangat diperhitungkan karena tingginya angka industrialisasi yang berkembang dari masa ke masa. Seperti yang kita ketahui, kegiatan perindustrian menjadi salah satu penyumbang terbesar dari emisi gas rumah kaca  seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4) dan nitrous oksida (N2O), klorofluorokarbon dan bahan kimia lainnya ke atmosfer. Akumulasi gas-gas ini di atmosfer menghasilkan peningkatan “efek rumah kaca”, yang menyebabkan pemanasan global dan perubahan lainnya berkaitan dengan kelembapan, kecepatan angin, curah hujan, kelembaban tanah, dan tinggi permukaan laut. Jika efek rumah kaca menjadi lebih ini terus meningkat, maka akan lebih banyak energi panas yang terperangkap daripada seharusnya dan bumi mungkin menjadi kurang layak huni. Inilah mengapa emisi gas rumah kaca dan perubahan iklim seringkali diasosiasikan dengan tingkat industrialisasi.

Di sisi lain, kegiatan industri di muka bumi tetap memegang peranan yang penting dalam menjaga keberlangsungan hidup manusia. Industrialisasi menjadi kunci dari pemenuhan kebutuhan konsumsi serta membantu manusia dalam mengusahakan taraf hidup yang lebih baik. Oleh karena itu, harus ada sinergi antara perkembangan industri dan keberlanjutan lingkungan. Salah satu upaya dalam merealisasikan sinergi tersebut adalah dorongan kesadaran akan pentingnya memilih produk ramah lingkungan melalui program ekolabel.

Ads

Baca juga: Limbah Makanan: Dampak Bagi Lingkungan

Fungsi dan Manfaat Ekolabel

Keberadaan program ekolabel ini tentunya memiliki dampak positif terhadap keberlanjutan lingkungan. Berbagai pihak, baik pihak produsen, konsumen, dan masyarakat secara umum masing-masing mendapatkan porsi fungsi dan manfaatnya masing-masing. Berikut adalah fungsi dan manfaat dari ekolabel.

Gambar 2 Contoh Produk yang Menggunakan Ekolabel

Fungsi dan manfaat ekolabel bagi produsen:

Fungsi dan manfaat ekolabel bagi konsumen:

Fungsi dan manfaat ekolabel bagi masyarakat:

 

Penulis: Vigo Marcellino Krisnaya

Dikurasi oleh: Citra Isswandari Putri

 

Referensi literatur:

Lavallee, S.; Plouffe S. (2004). “The eco-label and sustainable development”. The International Journal of Life Cycle Assessment. 9 (6): 349–354. doi:10.1007/bf02979076

Environmental Choice New Zealand. (2021). Benefits of Environmental Choice Ecolabelling: https://environmentalchoice.org.nz/about-us/benefits-of-environmental-choice-ecolabelling/. Diakses pada 6 April 2021.

 

Referensi gambar:

Gambar 1: https://www.freepik.com/free-vector/eco-label-banner_10838002.htm 

Gambar 2: https://www.beuc.eu/blog/green-your-spring-cleaning-5-reasons-to-choose-eu-ecolabel-detergents/  

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!

Exit mobile version