Pohon Pelangi atau Eucalyptus Deglupta Indonesia

GAMBAR BATANG POHON PELANGI
gambar batang pohon pelangi @floradirgantara.site

Pelangi pelangi alangkah indahmu. Merah, kuning, hijau di pohon yang tinggi. Loh? Kok pelangi di pohon?. Iya niiih, sahabat alam tau gak, kalau ternyata pelangi gak cuman ada di langit yang biru tapi juga ada di batang pohon, lho. Pohon yang batangnya ada pelangi ini namanya Eucalyptus deglupta atau Rainbow Gum. Pohon pelangi ini adalah satu-satunya pohon dari spesies Eucalyptus yang memiliki sebaran yang paling luas di bagian Bumi Utara. Walaupun tidak menghasilkan kelenjar minyak aromatik yang banyak seperti pohon Eucalyptus lainnya, pohon ini tetap memiliki banyak manfaat lain bagi manusia. Yuk, langsung saja kita kenalan lebih lanjut.

Ads

Karakteristik Pohon Pelangi

Pohon pelangi merupakan keluarga Myrtaceae dan tergolong tanaman yang dapat tumbuh dengan cepat. Tanaman unik ini dapat tumbuh hingga setinggi 75 meter dan cabang tumbuh pada ketinggian 25 meter.

  • Permukaan kayu bertekstur licin dan seratnya berbentuk seperti papan catur. 
  • Daun muda dan dewasa berbeda sifat, saat dewasa, daun pohon ini berseling dan kadang saling berhadapan. Daun dewasa juga memiliki tulang tengah yang tegas dan tulang sekunder yang menyirip, ketebalan daun dewasa lebih tebal dibanding daun muda, dan bila daun dewasa diremas akan menimbulkan aroma wangi. 
  • Bunga muda yang belum mekar dan masih kecil berbentuk bulat berwarna hijau dan akan berubah warna menjadi hijau pucat atau krem saat membesar. Saat mekar, bunga berwarna putih atau putih kekuningan.
  • Buah dari pohon ini berbentuk setengah bulat dan saat matang berwarna cokelat hingga cokelat tua, mengandung 3-12 biji per katup yang berbentuk pipih berwarna cokelat.

Pohon Eucalyptus deglupta berbunga mulai pada tahun kedua dan terjadi setiap tahun selanjutnya tergantung daerah tumbuhnya. Di Indonesia, pohon ini berbunga sepanjang tahun dan berbuah di awal musim hujan.

GAMBAR DAHAN POHON PELANGI
gambar dahan pohon pelangi @greeners.co

Keunikan Pohon Pelangi

Nama deglupta yang artinya “mengelupas” didapatkan pohon ini karena kulit batangnya yang mengelupas. Warna-warna yang dimiliki batang Pohon Pelangi bukan karena buatan manusia, melainkan karena proses alami dari tanaman ini sendiri. Kulit batang pohon setelah mengelupas akan mengeluarkan getah yang menyebabkan timbulnya banyak warna di batangnya. Saat pertama kali terkena getah akan muncul warna hijau, lalu berubah menjadi biru, kemudian jingga, lalu ungu dan terakhir berwarna merah. Proses ini terjadi dengan teratur dan bergiliran sehingga menampilkan lapisan warna-warna yang unik dan indah. Selain itu, pohon ini tidak memproduksi minyak kayu putih walaupun tergolong spesies pohon kayu putih, melainkan memproduksi minyak atsiri.

GAMBAR POHON PELANGI
gambar pohon pelangi @liputan6.com

Habitat dan Sebaran 

Habitat terbaik untuk tanaman yang berwarni ini tumbuh adalah daerah dengan ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut dan memiliki curah hujan 2.500-5.000 milimeter per tahun. Suhu optimal untuk dataran rendah adalah 3-23℃ dan untuk dataran tinggi berkisar 13-29℃ karena pohon ini tidak bisa hidup di suhu beku. Walaupun pohon unik ini senang tumbuh di daerah yang mengandung banyak air, tapi tumbuhan ini tidak tahan jika digenangi air terus-terusan (banjir). Pohon ini juga sering tumbuh di daerah yang tadinya rusak karena sesuatu, seperti lahan bekas erupsi vulkanik, longsor dan bekas peralihan lahan.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Sebaran terluas dari pohon yang memiliki batang unik ini adalah di belahan Bumi Utara, seperti Britania Raya, Pulau Sulawesi, Papua Nugini, Pulau Seram dan Mindanao (Filipina). Di Indonesia, pohon ini dapat dengan mudah dijumpai di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, tepatnya di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Sumberwringin. Hutan Sumber wringin merupakan hutan buatan yang dibangun pada tahun 1937 dan memiliki curah hujan 2.400 milimeter per tahun. Pohon Eucalyptus deglupta termasuk salah satu pohon tertua yang ditanam di hutan buatan ini dan sekarang telah tumbuh hingga mencapai 70 meter.

Manfaat 

Pertumbuhan Pohon Pelangi yang tergolong cepat dan berkualitas baik menjadikan tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk berbagai produk. Berikut beberapa manfaatnya :

  1. Sebagai bahan membuat kertas karena kayunya yang menghasilkan bulir sulfat yang kuat dan tahan diputihkan hingga sangat terang. Kertas yang dihasilkan dari kayu Pohon ini memiliki ketahanan yang kuat.
  2. Pohon yang berusia diatas 15 tahun dapat dijadikan bahan kayu bakar dan arang, namun belakangan ini hanya digunakan untuk bahan arang karena terlalu berharga untuk dijadikan kayu bakar.
  3. Kayunya juga dapat digunakan sebagai bahan pembuatan papan partikel, furnitur, lantai, perahu dan kayu pelapis.
  4. Sebagai tumbuhan reboisasi dan pohon hias.

Tapi sayangnya, berdasarkan data IUCN Red List, spesies Eucalyptus deglupta masuk ke dalam kategori rentan kepunahan dengan tren menurun. Di Indonesia sendiri, pohon ini terancam punah akibat penebangan liar dan peralihan lahan untuk agrikultur.

 

Penulis : Yuliana

Dikurasi oleh Inggrit Aulia Wati Hasanah

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak! 

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!