Inisiatif Mandiri Bantu Pak Riyanto Pulih dari Pandemi

Bantu Riyanto Agar Tak Serabutan
Bantu Pak Riyanto Agar Tak Lagi Serabutan

Perkenalkan, Pak Riyanto. Petani bibit di Kabupaten Tegal yang telah menjadi mitra petani bibit LindungiHutan sejak tahun 2019. Pak Riyanto merupakan salah satu dari sekian banyak mitra petani bibit LindungiHutan yang terdampak COVID-19. LindungiHutan ingin membantu Pak Riyanto menyambung kembali kehidupannya di tengah pandemi dengan membuat inisiatif mandiri berupa donasi online dan kampanye alam.

Selain berprofesi sebagai petani bibit, Pak Riyanto juga memiliki pekerjaan sampingan sebagai pembuat perahu wisata di wilayahnya. Pak Riyanto telah membantu LindungiHutan dan seluruh campaigner kampanye alam LindungiHutan pada beberapa aksi penanaman di Kabupaten Tegal. Namun, karena adanya penyebaran COVID-19 dan himbauan lockdown di Kota Tegal, aksi tanam pohon tidak dapat serta merta dilaksanakan, sehingga sumber pendapatan Pak Riyanto terputus.

Pak Riyanto, Usaha Pembibitan dan Kapal Wisatanya yang Berhenti Beroperasi

Pak Riyanto dan Perahu Wisatanya yang Berhenti Beroperasi
Pak Riyanto dan Perahu Wisatanya yang Berhenti Beroperasi

‘Lha wong saya ini hanya orang kecil mas, orang susah. Kalo ada wabah seperti ini, saya bisa apa? Mengharapkan bantuan dari Pemerintah juga sepertinya tidak etis .. semuanya kan juga lagi susah. Ujung-ujungnya ya cuma bisa jual harta benda yang masih layak dijual’ ujar pak Riyanto saat pihak LindungiHutan menghubunginya untuk monitoring keadaan petani mitra dan bersilaturahmi.

Selengkapnya : Program Pertamina Hijau bersama LindungiHutan

Pak Riyanto yang kesehariannya memiliki usaha pembibitan dan pembuatan kapal wisata, harus rela menelan getir keputusan Pemerintah setempat perihal lockdown hingga PSBB. Sejak isolasi di kota Tegal berlaku, akses keluar-masuk dalam kota ditutup dengan MCB. Setiap pintu masuk dijaga petugas. Selama PSBB berlangsung, hanya ada satu akses masuk kota, yaitu di depan Kantor Dinas Kesehatan di Jalan Proklamasi. Hal tersebut membuat wisatawan yang mengunjungi Pantai Alam Indah, Tegal berkurang drastis hingga mencapai angka nol akibat diberlakukannya peraturan pembatasan tersebut.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Akibatnya, pak Riyanto hanya mampu menelan bulat keputusan tersebut dengan tetap berada di rumah dan tidak melakukan pekerjaannya baik membuat kapal wisata maupun pembibitan. Pendapatan pak Riyanto pun berkurang drastis. Sehingga untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, pak Riyanto hanya mampu menjual harta bendanya yang masih tersisa.

Inisiatif Mandiri LindungiHutan Bantu Petani Bibit terdampak COVID-19

LindungiHutan ingin turut serta membantu kehidupan pak Riyanto selama pandemi COVID-19. Dengan menggalang donasi online untuk Petani yang Terdampak COVID-19, yang salah satunya adalah Pak Riyanto di Tegal, diharapkan donasi yang disalurkan dapat membantu kehidupan petani terdampak tersebut. Donasi yang didapat juga akan di bundle dengan pohon yang penanamannya akan dilaksanakan dua bulan setelah penggalangan dana ini berakhir.

Dengan berdonasi bersama LindungiHutan, Sahabat Alam dapat turut membantu meringankan beban Pak Riyanto di tengah masa pandemi serta mendukung gerakan konservasi lingkungan.

 

LindungiHutan merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Dalam rangka mendukung kegiatan penghijauan teman-teman di Indonesia, yuk dukung Kampanye Alam daerahmu dengan berkunjung pada situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam.

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!

Enable Notifications    Ok No thanks