Jenis Tanaman Paling Berbahaya

Bayangkan, di suatu ketika kamu sedang menyusuri padang rumput liar dekat rumahmu. Kamu melihat dan menyentuh berbagai macam tanaman yang menurutmu menarik. Saat pulang ke rumah, kamu baru menyadari tanganmu terasa perih, panas, dan gatal. Oh tidak, kamu terkena salah satu racun dari tanaman berbahaya dan beracun yang tidak kamu ketahui namanya. Kamu mengingat kembali jenis tanaman tersebut untuk membantu penyelidikanmu dalam mengobati tanganmu. Mari kita bicarakan tentang tanaman itu di sini. Berikut 10 tanaman paling beracun di dunia.

Ads
  1. Deathly Nightshade (atropa belladonna)

    Gambar 1. deathly nightshade
    Gambar 1. Deathly Nightshade

    Tanaman pertama bernama The Deathly Nightshade, kita akan memanggilnya ‘si Pembunuh Bayangan’. Tanaman liar ini dapat ditemukan di daerah Barat dan Tengah dari Eurasia. Tanaman ini dikenal memiliki buah kecil seperti buah beri berwarna biru tua seukuran ceri. Mengkonsumsi dua buah beri ini dapat membunuh orang dewasa. Serangan buah beri dimulai dari kejang otot dan kemudian mengakibatkan kematian. Kandungan dalam buah ini adalah atropine dan scopolamine. Tetapi jika kamu mengerti cara mengolahnya dengan baik, beri ini dapat menjadi obat bius untuk mengobati asma, kejang, dan keringat berlebih.

  2. Castor Bean (ricinus communis)

    Gambar 2. castor bean
    Gambar 2. Castor Bean

    Selanjutnya ada tanaman Castor Bean yang umum ditemukan di Afrika. Tanaman ini biasanya diternakkan untuk diambil minyaknya yang digunakan untuk pelitur. Castor Bean memiliki tinggi sekitar 6-8 ft (183-457 cm). Buah pada tanaman berbahaya ini memiliki racun bernama ricin yang sangat berbahaya walau dikonsumsi sedikit saja. Perbandingan kandungan racunnya dengan sianida adalah 6000 : 1 dan hanya dengan 8 biji saja kamu bisa terbunuh. Gejala awal kamu keracunan buah Castor Bean dimulai dari muntah-muntah, kemudian diare, dan pada akhirnya saat racun tidak ditangani dengan baik kamu akan terkena serangan jantung kemudian mati. 

  3. Oleander (nerium oleander)

    Gambar 3. Oleander
    Gambar 3. Oleander

    Oleander memiliki nama umum Kembang Mentega. Tanaman ini memiliki bukan hanya biji tanamannya yang beracun tetapi seluruh bagian dari tanaman tersebut. Oleander memiliki ciri daunnya panjang dan berbulu dan bunganya yang wangi berwarna putih atau merah jambu. Beberapa bunga umumnya memiliki nektar yang manis, tetapi jangan coba-coba dengan Kembang Mentega ini. Nektar pada bunga ini dapat mengakibatkan kematian. 

  4. Rosary Bean (abrus precatorius)

    Gambar 4. Rosary Bean
    Gambar 4. Rosary Bean

    Tanaman Rosary Bean mungkin tidak terlalu mudah diketahui, tetapi biji tanaman ini mudah diketahui. Tanaman ini memiliki biji berwarna merah dengan pucuk kecil berwarna hitam. Tanaman ini mudah ditemukan di India dan Indonesia. Umumnya tanaman ini memiliki bunga berwarna ungu atau putih. Biasanya biji tanaman ini hanya digunakan sebagai manik-manik untuk perhiasan. Tanaman ini memiliki racun bernama abrin, yang muncul ketika kamu membuka biji tanaman ini. Mengkonsumsi biji tanaman Rosary Bean bisa mengakibatkan nafas tidak teratur, muntah, diare, dan dehidrasi. Tetapi karena banyaknya penelitian tentang tanaman ini, akhirnya ditemukan bahwa racun dari tanaman berbahaya ini bisa digunakan sebagai obat yang berpotensi membunuh kanker.

  5. White Snakeroot (ageratina altissima)

    Gambar 5. White Snakeroot
    Gambar 5. White Snakeroot

    Tanaman beracun satu ini umumnya ditemukan sekitar Amerika Utara. Tingginya sekitar 3 ft (91 cm) dan sama seperti tanaman sebelumnya, seluruh bagian dari tanaman ini sangat beracun. Nama racun pada tanaman ini adalah tremetone. Tetapi keracunan pada manusia disebabkan oleh tanaman ini sangatlah jarang terjadi. Yang sering terjadi adalah tanaman ini termakan oleh hewan ternak seperti sapi, kemudian racunnya akan mengalir ke susu yang dihasilkan oleh sapi. Saat kemudian susu tersebut dikonsumsi manusia barulah manusia keracunan, umumnya penyakit itu disebut milk sickness. Pada tahun sebelum abad ke-19, keracunan akibat susu yang tercampur racun tanaman ini dimulai dengan gejala muntah, lemas, nyeri, koma, dan kejadian yang jarang terjadi adalah kematian. Tapi seiring berkembangnya ilmu kedokteran, racun tanaman ini di alih fungsikan sebagai obat demam, diare, dan batu ginjal.

  6. Water hemlock (cicuta maculata)

    Gambar 6. Water hemlock
    Gambar 6. Water hemlock

    Tanaman selanjutnya ini masuk pada bagian ordo cicuta, yang sangat dikenal sebagai tanaman paling beracun dan mematikan di daerah Amerika Utara. Tanaman ini bisa meninggi sampai sekitar 2,5 meter dan memiliki bunga khas berbentuk payung putih yang berkumpul. Racun pada tanaman ini terletak pada seluruh bagian tanaman. Sesaat setelah dikonsumsi, racun pada tanaman ini akan menyerang saraf dan langsung membunuh korban pada saat itu juga.

  7. Aconite (aconitum napellus)

    Gambar 7. Aconite
    Gambar 7. Aconite

    Tanaman Aconite umumnya ditemukan di belahan dunia bagian utara, terutama daerah Eropa. Tanaman ini memiliki bunga yang sangat indah berbentuk menyerupai kepala biksu, oleh sebab itu nama lain tanaman ini adalah monkshood. Mayoritas bagian dari tanaman ini beracun, terutama pada bagian akarnya. Di masa yang lampau, orang-orang Yunani sudah lama menggunakan racun pada akarnya untuk membunuh macan tutul atau serigala, maka dari itu tanaman ini memiliki nama lain wolf’s bane atau leopard’s bane. Mengkonsumsi tanaman ini dapat menyebabkan muntah, diare, irama jantung yang tidak stabil, dan kasus terparah menyebabkan koma dan kematian. Tetapi karena penelitian terus dikembangkan, racun tanaman ini memiliki fungsi sebagai pereda rasa sakit dan peradangan, mengurangi sakit saat persalinan, mengobati kecemasan, dan mengurangi rasa tegang.

  8. Brugmansia (Angel’s Trumpet)

    Gambar 8. Brugmansia
    Gambar 8. Brugmansia

    Brugmansia, bunganya indah dan harum, dari situlah ia mendapatkan namanya. Tanaman berbunga ini biasanya ditemukan di daerah tropis di Amerika Selatan. Tanaman indah ini memiliki racun bernama tropane. Tanaman ini dapat dikenali hanya dengan melihat bunganya yang tumbuh menggantung. Bunganya memiliki ragam warna seperti kuning, putih, merah jambu, oranye, hijau, dan merah. Sama seperti tanaman berbunga sebelumnya, tanaman ini memiliki racun di seluruh bagian tanamannya, dan kandungan tertinggi ada pada daun dan bijinya. Mengkonsumsi tanaman ini tidak mengakibatkan kematian, hanya mengakibatkan muntah, diare, lumpuh, dan halusinasi. 

  9. Jimson Weed (datura stramonium)

    Gambar 9. Jimson Weed
    Gambar 9. Jimson Weed

    Dikenal juga sebagai devil’s weed atau hell’s bell, tanaman berbahaya satu ini memiliki racun halusinogen yang kuat dan dapat menyebabkan kematian jika dikonsumsi terlalu banyak. Tanaman ini umum ditemukan di daerah Amerika Utara dan Amerika Selatan. JimsonWeed memiliki akar yang panjang dan bunga berwarna ungu. Racun pada tanaman ini umumnya ditemukan pada daun dan bijinya, tetapi beberapa bagian lainnya kemungkinan beracun juga. Tanaman ini memiliki daun yang tidak rata dan bergelombang dan tinggi tanaman bisa mencapai 2-5 ft (60-152 cm).

  10. Tobacco (nicotiana tabacum)

    Gambar 10. Tobacco
    Gambar 10. Tobacco

    Tanaman ini dikenal umum sebagai tanaman komersial bukan makanan dan seluruh bagian tanaman ini memiliki racun dengan nama nicotine dan anabasine. Racun pada tembakau memiliki pengaruh yang kuat terhadap jantung, walau seperti itu, tembakau dikonsumsi secara luas oleh masyarakat dunia karena zat aditifnya. Penggunaan tembakau telah menewaskan 5 juta jiwa per tahun dan karena tembakau dinobatkan sebagai tanaman paling beracun di seluruh dunia. Walaupun tanaman berbahaya ini sangat beracun, di dunia medis racun pada tembakau dapat membantu pengobatan.

‘Apa yang tidak terlihat bukan berarti tidak ada’, quote yang tepat untuk mengungkapkan kengerian di balik indahnya tanaman ini. Selalu berhati-hati dalam melangkah, menyentuh, atau bahkan memakan buah asing. Hati-hati bukan berarti harus menghabisi semua. Selamatkan alam, selamatkan hidupmu. Sekian dari penulis, terima kasih. 

 

Penulis : Stella Angela

 

Referensi literatur

Cary, Zulma. “10 Most Deadly Poisonous Plants On Planet Earth.” Earth and World 2020, 16 Dec. 2019, earthnworld.com/deadly-poisonous-plants.

 

Referensi gambar

Deathly nightshade

https://www.white-buffalo-trading.com/belladonna.html#/

Castor bean

https://hort.extension.wisc.edu/articles/castor-bean-ricinus-communis/ 

Oleander 

https://www.southshorehealth.org/wellness/blog/oleander-and-covid-19-oleandrin-as-covid-19-treatment-oleander-flower 

Rosary pea

https://id.pinterest.com/pin/241646336229604172#imgViewer 

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

White snakeroot

https://www.gardeningknowhow.com/ornamental/flowers/snakeroot-plants/white-snakeroot-plants.htm 

Water hemlock

https://wagwalking.com/horse/condition/water-hemlock-poisoning-1 

Aconite

https://www.homestratosphere.com/types-of-aconite-flowers/

Brugmansia

https://www.gardeningknowhow.com/ornamental/trees/brugmansia/watering-brugmansia-plants.htm

Jimson weed

https://www.strathcona.ca/agriculture-environment/environment-and-conservation/invasive-species/jimsonweed/

Tobacco

https://www.the-scientist.com/news-opinion/genetically-engineered-tobacco-does-more-efficient-photosynthesis-65286/amp

 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online uuntu Konservasi Hutan dan Lingkungan.

 

Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kkegiata dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikanlingkungan dan menjaganya.

 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!