Tumbuh Lab, Kampanye Alam #TumbuhkanHutan

Kampung Laut, Cilacap – Pada tanggal 6 Maret 2021 yang lalu, kampanye alam dengan judul “#TumbuhkanHutan” telah berhasil dilaksanakan tanpa ada kendala yang berarti. Kampanye berupa penanaman pohon ini merupakan hasil kerjasama antara Tumbuh Lab dan LindungiHutan yang berjalan sejak 25 September 2020 yang lalu. Dari kerjasama ini, mereka berhasil mengumpulkan dan menanam 1000 bibit pohon mangrove di Kampung Laut, Cilacap. Kegiatan penanaman itu dibantu oleh Laskar Patra Krida Wana Lestari, tim LindungiHutan, dan 4 orang peserta gabung aksi untuk mensukseskan upaya penghijauan di pesisir kampung Laut, Cilacap. Seluruh rangkaian kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperbaiki hutan Indonesia yang kian lama kian rusak.

Ads
Gambar 1. Kampanye Alam #TumbuhkanHutan
Gambar 1. Kampanye Alam #TumbuhkanHutan

Kegiatan kampanye ini didasarkan oleh keresahan LindungiHutan dan Tumbuh Lab akan berbagai masalah lingkungan yang marak terjadi di Indonesia. Kerusakan lingkungan tersebut semakin mengancam keberlangsungan hidup manusia, terutama bagi masyarakat yang hidup di pesisir. Perubahan iklim yang drastis, kenaikan air laut, dan kerusakan hutan pesisir meningkatkan intensitas abrasi. Akibatnya, daratan kian lama kian terkikis dan tenggelam. Tentunya, hal ini akan sangat berbahaya bagi Indonesia yang notabene merupakan negara kepulauan. 

Apa Itu Tumbuh Lab?

Tumbuh Lab merupakan brand produk perawatan rambut yang menyediakan berbagai produk dari bahan yang diambil dari alam Indonesia. Mereka percaya bahwa kita tidak perlu menggunakan berbagai bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh dan lingkungan untuk memiliki rambut sehat dan indah. Kita hanya perlu menggunakan berbagai bahan alami yang telah tersedia di alam. Mereka mengolah bahan-bahan tersebut menjadi produk yang aman bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Produk dari Tumbuh Lab sudah mendapatkan banyak review positif dari para customer-nya. Produk mereka dapat ditemukan di akun Instagram @tumbuhlab dan website mereka. 

Gambar 2. Akun Instagram Tumbuh Lab 
Gambar 2. Akun Instagram Tumbuh Lab

Pada saat yang sama, Tumbuh Lab sadar bahwa mereka harus mengambil langkah nyata untuk melestarikan alam Indonesia karena produksi produk mereka bergantung pada alam. Kerusakan lingkungan yang semakin parah tidak hanya mengancam kehidupan manusia, tetapi juga perekonomian semua pihak, terutama Tumbuh Lab. Fakta inilah yang mendorong mereka untuk membentuk sebuah kampanye alam sebagai kontribusi mereka untuk pelestarian lingkungan.

Kampanye Alam #TumbuhkanHutan

Kampanye alam ini merupakan kegiatan penanaman bibit mangrove jenis Rhizopora sp di pesisir Kampung Laut, Cilacap. Penanaman ini dilakukan karena tingginya abrasi yang terjadi di pesisir Cilacap. Seperti yang kita ketahui, abrasi kian lama kian mengikis pesisir dan menenggelamkan daratan. Masyarakat pesisir Pantai Lengkong Utara, Cilacap, kehilangan banyak lahan mereka, terutama pantai yang dulunya menjadi sandaran kapal nelayan. Artinya, mereka semakin kehilangan lahan permukiman. Abrasi juga telah merusak ekosistem laut yang menyebabkan nelayan kehilangan sumber pendapatan. Hal ini diperparah dengan meningkatnya risiko bencana alam di Jawa Tengah, seperti banjir, tanah longsor, hingga tanah tenggelam, akibat tingginya kerusakan di pesisir. Fakta ini mendorong LindungiHutan dan Tumbuh Lab untuk melaksanakan program penanaman ini.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com
Gambar 3. Penanaman Bibit Mangrove  © Dokumentasi Tim LindungiHutan
Gambar 3. Penanaman Bibit Mangrove  © Dokumentasi Tim LindungiHutan

Kampanye alam ini mengajak seluruh kalangan masyarakat Indonesia, terutama generasi muda,  untuk berkontribusi menghijaukan dan melestarikan alam Indonesia, terutama pesisir Cilacap. Kampanye ini dilaksanakan dengan mengemas produk Tumbuh Lab dengan pembelian bibit pohon. Ini berarti Tumbuh Lab akan menyisihkan uang sebesar Rp 10.000 untuk pembelian bibit mangrove pada setiap pembelian produk mereka. Selain itu, mereka juga menyebarkan informasi mengenai kegiatan penanaman ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan di jaringan sosial media Tumbuh Lab dan LindungiHutan serta website penggalangan dana LindungiHutan. Usaha mereka berhasil mengumpulkan 1000 bibit mangrove jenis Rhizopora sp yang memiliki tinggi 80 cm dan diameter kurang dari 2 cm dengan kondisi yang baik. Kegiatan penanaman ini menghabiskan dana sebesar Rp 10.000.000,00. 

Alam Harus Dilestarikan dan Dipelihara

Sadar atau tidak, alam kian lama kian rusak. Padahal, alam telah memberikan berbagai hal bermanfaat bagi kehidupan manusia, dari air, oksigen, pangan, papan, hingga kebutuhan material lainnya. Singkatnya, hidup manusia bergantung pada alam. Tentunya, kerusakan lingkungan akan membawa dampak negatif bagi kehidupan kita, seperti pemanasan global, perubahan iklim, kekeringan, hilangnya sumber daya alam, krisis air bersih, kelaparan, dan masih banyak lagi.

Kerusakan lingkungan yang ada merupakan akibat dari berbagai aktivitas manusia. Sebagian besar aktivitas manusia dalam beberapa abad terakhir ini telah membawa dampak negatif bagi lingkungan, seperti penggunaan bahan bakar tidak terbarukan, pembukaan lahan baru, pembuangan limbah berbahaya ke sumber air, perburuan satwa yang berlebih, emisi karbon yang berlebih, dan lain-lain. Banyak dampak negatif dari berbagai aktivitas tersebut yang akan terus kita rasakan sekarang dan di kemudian hari, jika kita tidak mengambil langkah nyata pelestarian lingkungan.

Gambar 4. Hasil Penanaman Bibit Mangrove  © Dokumentasi Tim LindungiHutan
Gambar 4. Hasil Penanaman Bibit Mangrove  © Dokumentasi Tim LindungiHutan

Menanam pohon merupakan cara paling ramah lingkungan yang dapat kita lakukan untuk melestarikan alam, terutama di area yang mengalami kerusakan yang parah. Mangrove merupakan salah satu jenis pohon yang memiliki kemampuan untuk memperbaiki kerusakan lingkungan di pesisir, melindungi area pesisir dari abrasi, menambah garis pantai melalui proses pengendapan, menjernihkan air, dan menghasilkan oksigen dalam jumlah yang besar. Ini berarti penanaman mangrove akan membawa dampak baik tidak hanya bagi masyarakat pesisir, tapi juga bagi lingkungan. Akan tetapi, mangrove sendiri tidak dapat memperbaiki kerusakan yang ada. Diperlukan peran aktif dari seluruh kalangan masyarakat untuk melestarikan dan menjaga lingkungan.

Seluruh rangkaian kegiatan kampanye ini dilaksanakan untuk menanggulangi kerusakan lingkungan di pesisir Cilacap dan meningkatkan kesadaran melestarikan lingkungan. Kampanye alam yang merupakan bentuk kontribusi Tumbuh Lab ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk terus peduli dan berkontribusi untuk melestarikan lingkungan. Walaupun kegiatan ini diakhiri dengan menanam bibit pohon mangrove di pesisir Cilacap, bukan berarti usaha pelestarian lingkungan berhenti di sini. Masih ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk melindungi dan melestarikan lingkungan. Semua itu harus dimulai dari diri kita sendiri dan kemauan untuk mengambil langkah nyata. 

 

Penulis: Jeannette Sharon

Dikurasi oleh: Citra Isswandari Putri

 

Referensi Gambar:

LindungiHutan. (2020, September 25). [Campaign]. LindungiHutan. https://lindungihutan.com/tumbuhlab

Tumbuh Lab. (n.d.). [Screenshot]. Instagram. https://www.instagram.com/tumbuhlab/?hl=en

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya.

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!