Kemasan Plastik atau Kemasan Kertas, Mana yang Lebih Baik?

Masa pandemi seperti sekarang membuat belanja online lebih diminati. Hal tersebut dapat menyebabkan banyaknya sampah kemasan untuk mengirim barang. Dikaitkan dengan isu tentang sampah plastik yang membutuhkan waktu sekitar lima abad untuk terurai, sekarang marak ajakan untuk ‘berdiet’ plastik. Diet plastik dilakukan untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik dan digantikan dengan kemasan yang terbuat dari kertas. Alasannya adalah sampah kertas lebih cepat terurai dibanding sampah plastik. Dibanding dengan plastik, krtas hanya membutuhkan waktu sekitar dua sampai enam minggu untuk terurai. Namun, sampah kertas juga ternyata dapat membuat masalah baru loh. Jadi, apakah tindakan pergantian plastik ke kertas ini sudah baik?

Ads

Sejarah Plastik

Plastik menjadi sampah nomor satu yang paling banyak ditemukan di dunia. Sebelum menjadi penyumbang sampah paling banyak, ternyata dahulu plastik pernah menyelamatkan bumi. Sten Gustaf Thunlin membuat kantong plastik pertama kali pada tahun 1959 dengan tujuan membantu lingkungan untuk mengurangi sampah kertas. Saat Perang Dunia II industri plastik sangat berjaya, hal itu karena plastik yang menjadi sumber daya langka dapat menjadi alternatif dari pembuatan kertas yang dapat menghabiskan banyak pohon dan air. Namun sejak tahun 1970, plastik dipandang sebagai hal negatif karena sampah plastik terlihat di lautan dan terbentuknya kesadaran isu lingkungan tentang bahaya plastik. Padahal saat Sten Gustaf Thunlin baru menciptakan kantong plastik, ia mengatakan gagasan bahwa membuang plastik itu aneh karena tujuan diciptakannya benda ini adalah mempermudah penggunanya karena mudah dibawa dan dapat digunakan berulang kali.

Plastik atau Kertas?

1. Proses Pembuatan

Kertas merupakan produk hasil olahan kayu. Walau pohon adalah sumber daya yang dapat diperbaharui, namun jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan masalah lingkungan baru. Untuk membuatnya dibutuhkan energi sekitar 3,4 lebih besar dan membutuhkan air 4,7 lebih besar daripada pembuatan plastik. Sementara untuk pembuatan plastik digunakan binatang atau tumbuhan hidup yang mati pada jutaan tahun lalu. Namun, sekarang sudah ada plastik yang terbuat dari produk sampingan produksi gas alam. 

Dalam pembuatan kertas juga menghasilkan jejak karbon yang lebih tinggi daripada pembuatan plastik. Jejak karbon adalah jumlah karbon dioksida yang dilepaskan ke lingkungan setelah dipakai. Selain itu, produksi krtas juga menghasilkan banyak kandungan bahan kimia beracun yang lebih tinggi daripada plastik sekali pakai. 

2. Penggunaan

Kemasan kertas dapat digunakan berulang kali, karena bahannya yang lebih berat daripada kemasan plastik. Namun, kemasan kertas hanya dapat digunakan di bahan-bahan kering karena sifatnya yang mudah sobek dan tidak tahan air. Sebenarnya kemasan plastik juga dapat digunakan berulang kali jika dilihat dari fisiknya yang fleksibel, tahan lama, kuat, tahan air, dan ringan. 

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Meskipun begitu, poin positifnya dari kemasan kertas adalah kemasan ini memiliki tingkat daur ulang yang lebih tinggi dibanding plastik. Untuk mendaur ulang kertas pun membutuhkan energi yang kecil. Plastik juga dapat didaur ulang, tapi bedanya dengan kertas adalah plastik tidak dapat menjadi barang yang sama lagi dan kualitasnya akan menjadi lebih rendah dibanding yang aslinya seperti tekstil dan bangunan.

Gambar 1 Kertas dan Plastik
Gambar 1 Kertas dan Plastik

Masalahnya adalah bukan pada energi yang digunakan untuk membuatnya. Namun, fakta bahwa manusia akan langsung membuangnya ketika seharusnya tidak melakukan itu.

 

Penulis: Rusda Elpiani

 

Referensi Artikel

Aretha M, Caroline. 2020. Plstik vs Kertas, Mana yang Lebih Ramah Lingkungan? Bungkus Kertas Belum Tentu Solutif, lo! Diakses pada 13 April 2021 di 

https://www.hipwee.com/feature/bungkus-plastik-vs-kertas/

Referensi Gambar

https://www.pexels.com/photo/brown-bread-2680601/

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya.

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!