Kupu-Kupu, Si Penjaga Keseimbangan Alam

Gambar 1. Kupu-kupu berkumpul di halaman rumah
Gambar 1. Kupu-kupu di halaman rumah

Memiliki sepasang sayap yang bercorak dan indah membuat kupu-kupu digemari oleh banyak orang. Serangga dari ordo Lepidoptera ini sering kali dijumpai di taman yang memiliki hamparan bunga yang luas. Memiliki kedua sayap yang indah bukanlah proses yang mudah bagi kupu-kupu karena harus melalui tahapan untuk mempunyai sepasang sayap untuk terbang. Serangga ini yang bermetamorfosis secara sempurna mulai dari telur yang membutuhkan waktu menetas sekitar 3-5 hari sebelum menjadi larva atau yang biasa disebut dengan ulat, untuk menuju tahapan selanjutnya ia membutuhkan waktu berminggu-minggu dengan memakan dedaunan hingga mengalami pergantian kulit 5-6 kali lalu ia akan mulai mencari tempat untuk menuju proses menjadi kepompong. Sebelum menjadi kupu-kupu yang cantik, kepompong harus menjalani puasa selama 7-20 hari tanpa makan dan minum hingga akhirnya menjadi serangga cantik yang bisa terbang.

Ads

Serangga yang memiliki sayap unik dan rapuh ini sering kali berada disekitar tanaman berbunga mengingat salah satu makanannya berada di dalam bunga yaitu serbuk sari (nektar). Banyaknya jumlah di suatu wilayah menandakan bahwa wilayah tersebut memiliki ekosistem yang sehat.  Kupu-kupu bukan hanya menyerap nektar dalam bunga, namun ia juga memiliki banyak manfaat bagi alam karena  dinilai menjadi penyeimbang bagi sebuah ekosistem. 

Peran bagi Keseimbangan Ekosistem

Apa aja sih peran kupu-kupu untuk menyeimbangkan ekosistem? Berikut beberapa perannya bagi ekosistem:

Membantu penyerbukan bunga

Hubungan simbiosis mutualisme antara dengan bunga membantu  dalam proses terjadinya penyerbukan. Membantu penyerbukan pada bunga dengan menyebarkan serbuk sari hingga jatuh di kepala putik yang dapat menghasilkan benih baru supaya dapat melanjutkan perkembangbiakan tumbuhan tersebut.

Menjaga ekosistem

Kupu-kupu mempunyai peran dalam menjaga ekosistem alam karena ia memiliki dua peran ganda bagi rantai makanan di alam. Peran ganda itu sebagai mangsa maupun sebagai hewan yang dimakan oleh hewan lainnya. Kupu-kupu dan ulat kerap kali menjadi makanan utama bagi spesies burung maupun kelelawar. Rantai makanan sangat penting untuk dijaga, jika salah satu tingkatan di dalamnya bermasalah, maka akan berdampak besar bagi tingkatan berikutnya.. Maka hal tersebut akan mengganggu keseimbangan ekosistem karena setiap makhluk hidup di alam mempunyai peran yang penting dalam menjaga keseimbangan alam.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Dapat memonitor terjadinya perubahan iklim 

Menurut Andrew yang merupakan peneliti perubahan iklim pada kupu-kupu di University of York di Inggris, serangga ini memiliki kemampuan untuk memprediksi perubahan iklim. Selain itu, memiliki kepekaan pada perubahan iklim yang dapat membantu para ilmuwan karena perubahan suhu yang terjadi akan mempengaruhi  dalam memilih tempat untuk bertelur. Mereka akan mulai bermigrasi untuk mencari tempat yang sesuai dengan habitatnya. Kupu-kupu Euphydryas editha merupakan salah satu jenis  di Amerika Utara yang melakukan migrasi ke tempat yang lebih dingin karena terjadi peningkatan suhu di tempat sebelum mereka bermigrasi.

Menyingkirkan serangga pengganggu

Serangga pengganggu kerap kali meresahkan masyarakat. Kupu-kupu dinilai dapat membantu untuk mengurangi serangga pengganggu seperti kutu daun. Mereka dapat menyingkirkan kutu daun dengan cara memakannya saat masih dalam tahap ulat.  Kutu daun dianggap hama karena kerap merusak tanaman. Bila anda melihat tanaman di rumah yang memiliki daun bolong-bolong dan kehilangan warnanya dapat dipastikan hal tersebut karena ulah kutu daun. 

 

Ancaman bagi populasi kupu-kupu

Populasinya kian hari semakin berkurang karena berbagai faktor yang terjadi. Alih fungsi lahan menjadi penyebab utama kerusakan habitat kupu-kupu. Keserakahan manusia mengubah hutan menjadi lahan bisnis perkebunan membuat  kehilangan habitatnya. Kerusakan lingkungan seperti polusi udara dan pemakaian bahan kimia di suatu wilayah juga membuat populasinya terganggu. Bagi sebagian masyarakat kupu-kupu dianggap sebagai hama karena kerap merusak perkebunan warga ketika berada pada tahap ulat. Oleh karena itu, penggunaan pestisida secara berlebihan juga menjadi sebab berkurangnya populasi serangga termasuk serangga ini. 

Mempunyai sayap yang indah membuat serangga ini kerap diburu untuk dijadikan cinderamata, bahkan ada beberapa spesies yang terancam punah karena populasinya semakin menurun akibat maraknya perburuan liar yang kerap terjadi. Beberapa jenis  yang menjadi langka yaitu: 

Kupu-kupu Burung Hantu Raksasa

Gambar 2. owl butterfly
Gambar 2. Owl butterfly

Kupu-kupu jenis ini mempunyai motif yang unik dengan bulat berwarna hitam serta kuning keemasan di kedua sayapnya. Saat sayap terbuka akan terlihat motif yang amat cantik karena menyerupai mata burung hantu, oleh karena itu sering disebut dengan owl butterfly. Owl butterfly mempunyai rentan sayap yang cukup lebar dengan ukuran 15 cm membuat lambat saat terbang. Serta termasuk jenis yang aktif pada malam hari dan beristirahat pada siang hari membuat pemburu mudah menangkapnya saat siang hari ketika ia sedang beristirahat.

Kupu-kupu Queen Alexandra’s Birdwing

"Gambar

Jenis kupu-kupu ini merupakan yang terbesar dan terlangka di dunia. Mereka memiliki lebar sayap yang mencapai 30 cm dengan warna biru kehijauan. Jenis ini merupakan hewan endemik Papua Nugini. Karena ukuran dan keindahan sayapnya membuat mereka mempunyai harga yang tinggi di pasar gelap, hal tersebut yang membuat perburuan kupu-kupu jenis ini semakin meningkat.

Kupu-kupu Sayap Burung Surga

"Gambar

Kupu-kupu endemik pulau Papua ini biasa disebut dengan paradise birdwing butterfly. Sama halnya dengan kupu-kupu Queen Alexandra’s Birdwing, jenis ini juga terkenal karena keindahan dan ukurannya namun sedikit lebih kecil dengan 20-25 cm. Kupu-kupu memiliki kombinasi warna hitam dan hijau keemasan untuk jantan dan berwarna coklat tua serta memiliki sulur yang tipis berwarna hijau keemasan untuk yang betina. 

 

Penulis: Moh. Dwi Bahtiar

 

Referensi Literatur

Fajar, Deby., Dera, Risma, et al. Keanekaragaman kupu-kupu (Insekta: Lepidoptera) di Wana Wisata Alas Bromo, BKPH Lawu Utara, Karanganyar, Jawa Tengah. PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON. Vol 1, No. 6. 

Nur, Ismiyanti. (November,10 2018). Hewan sekecil ini ternyata punya manfaat besar bagi semua makhluk hidup. Retrieved January 16, 2021, from https://www.brilio.net/creator/gak-cuma-indah-ini-9-manfaat-kupu-kupu-yang-tak-banyak-kita-tahu/.

Lampu Edison. (March, 21 2019). Hal-hal yang Berguna yang Dilakukan Kupu-kupu.  Retrieved January 15, 2021, from https://kumparan.com/lampu-edison/hal-hal-yang-berguna-yang-dilakukan-kupu-kupu-1553108802098635896.

Ukirsari & Lintang. (August, 23 2019 ). Dihargai Rp 142 Juta, Inilah Kupu-kupu Terbesar dan Terlangka di Dunia. Retrieved January 16, 2021, from https://www.suara.com/tekno/2019/08/23/151507/dihargai-rp-142-juta-inilah-kupu-kupu-terbesar-dan-terlangka-di-dunia/

Mahardika,Satria. (April, 04 2012). Iklim Berubah, Kupu-kupu Eropa Mengungsi ke Hutan. Retrieved January 17, 2021, from https://tekno.tempo.co/read/394751/iklim-berubah-kupu-kupu-eropa-mengungsi-ke-hutan.

Mubarok,Falahi. (June, 06 2020). Eksotisnya Kupu-kupu, Si Penjaga Keseimbangan Alam. Retrieved January 16, 2021, from https://www.mongabay.co.id/2020/06/06/eksotisnya-kupu-kupu-si-penjaga-keseimbangan-alam/.

 

Referensi Gambar

https://cdns.klimg.com/dream.co.id/resized/630×440/news/2017/01/12/48392/kupu-kupu-berkumpul-di-taman-rumah-ini-caranya-170112e_3x2.jpg

https://pricilladewinakita.files.wordpress.com/2013/08/owl-butterfly-2.jpg

https://media.suara.com/pictures/653×366/2019/08/23/37170-kupu-terbesar.jpg

https://assets.pikiran-rakyat.com/crop/0x0:0x0/750×500/photo/2020/09/16/3447494514.jpeg

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak!

Yuk, jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!