Magnolia: Tanaman Purba Sebelum Ada Lebah

Tanaman adalah salah satu makhluk hidup yang banyak ditemui di sekitar kita. Dalam kehidupan sehari-hari kita bisa menemui tanaman dalam berbagai bentuk, mulai dari pepohonan, rerumputan, hingga bunga. Terdapat berbagai pendapat terkait keberadaan tanaman pertama di bumi. Beberapa sumber mengatakan tumbuhan pertama muncul sekitar 850 juta tahun lalu, namun ada pula yang memberikan pendapat bahwa tumbuhan pertama ada sejak 500 juta tahun lalu. Salah satu tanaman purba yang masih dapat kita temui hingga saat ini adalah Magnolia. Penasaran kan kenapa tanaman cantik ini dilabeli sebagai tanaman purba? Yuk kita simak pembahasan tentang tanaman Magnolia di bawah ini!

Ads
Gambar 1. Bunga dari Magnolia Memiliki Beragam Bentuk dan Warna Sesuai Spesies
Gambar 1. Bunga dari Magnolia Memiliki Beragam Bentuk dan Warna Sesuai Spesies

Karakteristik Tanaman Magnolia

Magnolia sebenarnya adalah jenis genus yang cukup luas dan mencakup 210 spesies bunga di dalamnya. Magnolia termasuk famili dari Magnoliaceae dan subfamili dari Magnolioideae. Spesies dari Magnolia memiliki karakteristik yang berbeda-beda, ada yang hijau sepanjang tahun namun ada pula yang berguguran di musim tertentu. Spesies Magnolia juga bisa bertumbuh menjadi pohon yang kokoh dan besar namun juga dapat tumbuh menjadi tanaman bersemak. Bunga Magnolia juga memiliki bentuk serta warna yang beragam, mulai dari yang berbentuk mangkok hingga bintang, dan berwarna putih hingga kuning. 

Uniknya, Magnolia juga dijuluki tanaman purba karena struktur bunganya yang tidak biasa. Tidak seperti bunga pada umumnya yang benang sari dan putiknya tersusun dalam lingkaran berlapis, Magnolia memiliki perhiasan bunga yang tersusun spiral dalam wadah berbentuk kerucut. Selain itu bunga dari Magnolia juga tidak bisa dibedakan secara jelas antara daun mahkotanya (kelopak) dan daun kelopaknya (sepal). Kedua ciri tersebut diyakini sebagai kondisi awal dari tumbuhan angiospermae yang berbeda dengan ciri tumbuhan saat ini. Fosil dari Magnolia acuminata bahkan ditemukan berusia kurang lebih 20 juta tahun. Hal ini menyebabkan dugaan bahwa Magnolia bahkan berevolusi terlebih dahulu daripada lebah sehingga penyerbukannya saat itu dibantu kumbang.

Gambar 2. Magnolia Memiliki Susunan Perhiasan Bunga Berbentuk Spiral dan Berbeda dengan Bunga Lain di Zaman Sekarang
Gambar 2. Magnolia Memiliki Susunan Perhiasan Bunga Berbentuk Spiral dan Berbeda dengan Bunga Lain di Zaman Sekarang

Sebaran dan Simbol Tanaman Magnolia

Magnolia tersebar di berbagai bagian di dunia dengan pusat yang beraneka ragam ada di bagian Asia, yaitu Asia Tenggara dan Asia Timur. Sedangkan persebaran lainnya terdapat di Amerika dan daerah Hindia Barat. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa jenis Magnolia yang cukup populer seperti Magnolia candoleii dan Magnolia grandiflora. Bahkan salah satu spesies Magnolia yaitu Magnolia champaca atau bunga cempaka dijadikan lagu khas Aceh yaitu Bungong Jeumpa. Tak hanya di Indonesia, kepopuleran Magnolia juga tersebar di berbagai negara. Misalnya penggunaan Magnolia denudata sebagai ikon kota Shanghai dan Magnolia sieboldii sebagai bunga nasional Korea Utara. Selain itu, Mississippi juga mendapat julukan “Magnolia State” dan menetapkan Magnolia grandiflora sebagai bunga khasnya sekaligus menjadikannya bendera negara. Magnolia juga banyak digunakan dalam pop culture, seperti menjadi judul film populer di tahun 1999 dan juga judul lagu dari berbagai penyanyi seperti The Grateful Dead dan Playboi Carti.

Jenis-jenis Tanaman Magnolia

Hingga saat ini terdapat lebih dari 200 spesies Magnolia yang tersebar di seluruh dunia. Masing-masing spesies memiliki ciri khasnya tersendiri yang unik. Yuk kita kenalan lebih lanjut dengan beberapa spesies Magnolia!

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Magnolia grandiflora

Spesies ini juga disebut sebagai southern magnolia karena persebarannya yang banyak ditemukan di daerah tenggara dan selatan Amerika. Karakteristik dari Magnolia grandiflora adalah ukurannya yang besar serta daunnya yang berkilau. Tak hanya itu, kayunya yang kokoh sering dimanfaatkan untuk membuat furnitur. Julukan lain dari spesies ini adalah large-flower magnolia karena ukuran bunganya yang besar dan sangat harum. Tanaman ini juga tergolong evergreen karena tetap hijau sepanjang musim.

Gambar 3. Magnolia grandiflora Terkenal dengan Bunganya yang Berukuran Besar dan Harum
Gambar 3. Magnolia grandiflora Terkenal dengan Bunganya yang Berukuran Besar dan Harum

Magnolia liliifera

Spesies Magnolia yang satu ini terkenal dengan bunganya yang berwarna krem dan berbentuk seperti telur. Oleh karena itu, nama lain dari spesies ini adalah egg magnolia atau disebut juga cempaka gondok di daerah Jawa. Spesies Magnolia liliifera tersebar di daerah Indomalaya seperti India, Kamboja, hingga Indonesia. Di Indonesia, spesies ini dapat ditemukan di hutan hujan pegunungan Jawa dan juga Kebun Raya Cibodas.

Gambar 4. Egg Magnolia Memiliki Bentuk Seperti Telur dengan Warna Krem
Gambar 4. Egg Magnolia Memiliki Bentuk Seperti Telur dengan Warna Krem

Magnolia acuminata

Berbeda dengan spesies magnolia lain yang bunganya besar dan menarik, bunga dari Magnolia acuminata yang berbentuk seperti tulip ini tidak terlalu menonjol. Sebagai salah satu spesies magnolia yang berukuran paling besar, Magnolia acuminata sering ditanam di taman dan dimanfaatkan untuk berteduh atau berlindung terutama pada musim dingin. Spesies yang bernama lain cucumber tree ini buahnya mirip dengan mentimun dan memiliki persebaran di daerah Appalachian, Amerika.

Gambar 5. Magnolia acuminata Memiliki Ukuran Besar Sehingga Sering Ditanam di Taman untuk Melindungi diri Dari Udara Dingin
Gambar 5. Magnolia acuminata Memiliki Ukuran Besar Sehingga Sering Ditanam di Taman untuk Melindungi diri Dari Udara Dingin

Magnolia kobus

Spesies ini sering disebut juga sebagai kobushi magnolia dan termasuk magnolia asli Jepang dan Korea. Magnolia kobus termasuk pohon yang daunnya berguguran pada musim gugur dan akan mekar di musim semi. Bunga dari spesies ini berukuran kecil dengan warna putih dengan sedikit merah muda dan akan bersemi lebih dulu dibandingkan daunnya. Oleh karena itu ketika musim semi kita bisa melihat pohon ini tampak sangat cantik dan penuh dengan bunga.

Gambar 6. Magnolia kobus Spesies Magnolia Asli Jepang dan Korea yang Bunganya Mekar pada Musim Semi
Gambar 6. Magnolia kobus Spesies Magnolia Asli Jepang dan Korea yang Bunganya Mekar pada Musim Semi

Magnolia liliiflora

Spesies Magnolia asli dari Cina ini termasuk salah satu jenis yang terkecil. Tanaman ini dapat bertumbuh menjadi pohon kecil atau semak belukar dengan bunga berwarna ungu agak merah muda yang bentuknya mirip bunga tulip. Magnolia liliiflora memiliki beragam julukan lain seperti mulan magnolia dan purple magnolia.

Gambar 7. Magnolia liliiflora Memiliki Bunga Seperti Tulip dengan Warna Ungu dan Merah Muda Agak Putih
Gambar 7. Magnolia liliiflora Memiliki Bunga Seperti Tulip dengan Warna Ungu dan Merah Muda Agak Putih

Manfaat Magnolia

Umumnya Magnolia sering dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan wewangian karena baunya yang sangat harum. Namun, beberapa negara memiliki keunikan tersendiri dalam mengolah Magnolia. Misalnya di Cina dan Jepang, kulit pohon dan kuncup bunga dari Magnolia officinalis dan Magnolia obovata dapat digunakan sebagai obat-obatan tradisional. Selain itu, bunga dari Magnolia juga sering digunakan sebagai bahan makanan. Misalnya di Inggris, kelopak bunga Magnolia grandiflora dimanfaatkan sebagai rempah-rempah. Tunas dari tanaman Magnolia juga dapat dimanfaatkan untuk olahan nasi dan teh. Di Jepang bunganya bisa digunakan untuk campuran rempah-rempah bahkan tunasnya bisa dimakan langsung layaknya lalapan. Tak hanya bunga dan tunasnya, batang pohon dari Magnolia terutama spesies Magnolia acuminata juga bisa dimanfaatkan sebagai balok kayu karena ukurannya yang besar dan kokoh.

Nah, sekarang sudah lebih kenal dengan tanaman Magnolia kan! Tak hanya cantik, tanaman ini ternyata juga kaya manfaat. Sebagai salah satu tanaman purba, Magnolia ini tergolong panjang umur karena masih bisa kita amati hingga saat ini. Yuk, kita sama-sama lindungi hutan sebagai salah satu tempat tinggal Magnolia, agar di masa depan anak dan cucu kita masih bisa menikmati keindahan tanaman yang satu ini. 

 

Penulis: Novia N Sabrina

 

Referensi literatur:

Azuma, H., García‐Franco, J. G., Rico‐Gray, V., & Thien, L. B. (2001). Molecular phylogeny of the Magnoliaceae: the biogeography of tropical and temperate disjunctions. American Journal of Botany, 88(12), 2275-2285.

Keindahan Bunga Hutan Hujan Pegunungan Jawa : Magnolia candollei Noot. (17 Juli, 2007). Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Tersedia dalam: https://lipi.go.id/berita/keindahan-bunga-hutan-hujan-pegunungan-jawa-:-magnolia-candollei-noot./1668. Diakses pada 11 Februari 2021.

Myers, V. R. (28 Agustus, 2020). 12 Common Species of Magnolia Trees and Shrubs. The Spruce. Tersedia dalam: https://www.thespruce.com/twelve-species-magnolia-trees-and-shrubs-3269666. Diakses pada 11 Februari 2021.

Rhone, T. W. (5 Agustus, 2020). Magnolia flowers, types of magnolia trees & planting tips. Flower Magazine. Tersedia dalam: https://flowermag.com/magnolia-flowers/. Diakses pada 11 Februari 2021.

Thien, L. B. (1974). Floral biology of Magnolia. American Journal of Botany, 61(10), 1037-1045.

 

Referensi gambar:

Gambar 1: Oleh Deena dari Pexels

Gambar 2: Oleh Hans dari Pexels

Gambar 3: Oleh Jalynn dari Pixabay 

Gambar 4:  Oleh Bishnu Sarangi dari Pixabay 

Gambar 5: Dari Davis Landscape Architecture

Gambar 6: Oleh Karen dari Winterthur Garden Blog

Gambar 7: Oleh Hans Braxmeier dari Pixabay 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!