#KitaTanamKembali: 150 Pohon dari Fabelio

Dokumentasi penanaman 150 pohon dari Fabelio bersama LindungiHutan.

AGAM – Fabelio sebagai perusahaan ritel furniture Indonesia telah selesai melaksanakan penanaman pohon mahoni bersama dengan LindungiHutan.

Ads

Pada hari Sabtu, 9 Oktober 2021, Fabelio sukses menanam sejumlah 150 pohon yang dilaksanakan di Bukit Batu Bajak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Fabelio adalah perusahaan ritel furniture berbasis di Indonesia yang berdiri sejak 2015. Fabelio memiliki satu tujuan sejak awal yaitu untuk membuat furniture kualitas tinggi dan terkurasi yang terjangkau oleh masyarakat luas.

Menggunakan material yang tersertifikasi Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), Fabelio ingin menghadirkan furniture dengan kualitas terbaik untuk para pelanggan setia mereka.

Selain itu, Fabelio juga bekerjasama dengan pengrajin furniture dalam negeri yang menandakan dukungan masif Fabelio terhadap hasil karya dalam negeri yang ramah lingkungan.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Sebagian besar dari hasil furnitur yang dibuat Fabelio menggunakan material kayu. Dilihat dari segi sustainability, kayu adalah salah satu bahan yang paling mudah tersedia dan dapat diperbarui secara alami.

Manfaat lainnya adalah limbah yang dihasilkan jauh lebih sedikit saat membuat produk kayu, dan limbah tersebut biasanya 100% biodegradable (dapat terurai secara hayati).

Fabelio sendiri pun secara ketat memilih pemasok yang sesuai dengan Sertifikasi Kayu Legal Indonesia dengan jenis kayu lokal yang dapat tumbuh dengan lebih cepat, seperti mindi, karet, mahoni, dan lain sebagainya.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang furniture, Fabelio sangat berterimakasih kepada pohon kayu dan tentunya juga kepada alam.

Berkat alam, Fabelio dapat memberikan perabot yang mendukung kenyamanan kita bersama.

Dengan mengembalikan lagi apa yang telah dituai, Fabelio ingin Bumi yang kita tempati menjadi lebih nyaman untuk ditinggali oleh masyarakat melalui inisiatif penghijauan di Indonesia.

Inisiatif penghijauan yang dilakukan Fabelio kali ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, Fabelio telah berkontribusi dalam penanaman 600 bibit Mangrove bersama Lindungi Hutan dalam rangka ulang tahun ke-6 Fabelio di bulan Juli.

Kemudian, Fabelio ingin melanjutkan kerjasama dengan LindungiHutan untuk ‘mengembalikan’ apa yang dituai melalui kampanye #KitaTanamKembali. Lewat kampanye ini, Fabelio ingin mengajak para pelanggan Fabelio untuk ikut berkontribusi, di mana sebagian hasil dari penjualan produk Fabelio di bulan September akan didonasikan untuk penanaman 150 pohon mahoni di Bukit Batu Bajak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Lahan Bukit Batu Bajak merupakan lahan yang dulunya adalah basis perjuangan nenek moyang dalam mengusir penjajah belanda. Sejak tahun 1980 awal, Bukit Batu bajak sempat dijadikan perkebunan berbagai jenis tanaman, mulai dari kebun kopi, tembakau hingga jeruk, namun tidak terurus hingga akhirnya lahan tersebut menjadi lahan koson, atau dengan kata lain, lahan mati.

Oleh sebab itu, Masyarakat Nagari yang ada di sekitar Bukit Batu Bajak berinisiatif untuk menghijaukan lahan ini dengan pohon-pohon yang rindang sehingga kedepannya lahan ini menjadi lokasi wisata sejarah.

Selaras dengan tujuan Fabelio, pohon mahoni menjadi pilihan pohon yang ditanamkan di Bukit Batu Bajak, dan harapannya dapat bertumbuh menjadi pohon rindang yang membangkitkan kehidupan lahan Bukit Batu Bajak.