Manfaat Lamun Sebagai Karbon Biru (Blue Carbon)

Manfaat lamun sangatlah banyak selain untuk makanan bagi biota laut, lamun berfungsi sebagai blue carbon, namun setiap tahun populasi lamun kian menipis karena ulah manusia dan alam. Berikut tim wanaswara rangkumkan sekilas pandang tentang lamun dan berbagai manfaatnya

Ads
manfaat ekosistem Lamun
gambar 1 Ekosistem Lamun

Indonesia adalah negara kepulauan tropis terbesar di dunia dan memiliki garis pantai terpanjang nomor dua di dunia. Oleh sebab itu, indonesia memiliki keanekaragaman ekosistem pesisir yang sangat kaya. Ekosistem pesisir adalah ekosistem peralihan antara ekosistem daratan dan ekosistem laut sehingga mendapatkan pengaruh dari keduanya. Ekosistem pesisir terdiri atas beberapa ekosistem berbeda, diantaranya yakni estuari, hutan mangrove, padang lamun dan terumbu karang.

Setiap ekosistem yang menyusun ekosistem pesisir memiliki keunikannya masing-masing dan begitu pula ekosistem lamun. Lamun atau dalam bahasa inggris disebut seagrass adalah tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang tumbuh dalam lingkungan perairan laut dangkal. Semua lamun adalah tumbuhan berbiji satu (monokotil) yang mempunyai akar, rimpang (rhizoma), daun, bunga dan buah seperti halnya dengan tumbuhan darat.

gambar rumput laut
gambar 2 rumput laut
manfaat lamun
gambar 3 padang lamun

 

 

 

 

 

 

 

Beberapa orang mungkin masih beranggapan bahwa lamun dan rumput laut adalah sama. Namun, kenyataannya keduanya merupakan jenis yang sangat berbeda. Lamun (seagrass) seperti yang telah dijelaskan sebelumnya adalah jenis tanaman tingkat tinggi karena memiliki bagian tubuh yang lengkap. Sedangkan rumput laut (seaweed) adalah sejenis alga. Bagian tubuh lamun terlihat jelas daun, batang, dan rhizomenya. sedangkan rumput laut tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati. Tubuh rumput laut terdiri dari thallus dan holdfast.

Lamun hidup dan berkembang baik pada lingkungan perairan laut dangkal, muara sungai, daerah pesisir yang selalu mendapatkan genangan air, Lamun dapat dijumpai dari daerah pasang surut hingga kedalaman 40 m.  Lamun dapat tumbuh pada substrat berlumpur, pasir, kerikil serta diantara karang hidup, cekungan batu maupun pada substrat di bawah naungan mangrove.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Tanaman ini tumbuh berkelompok dari seluas beberapa meter persegi sampai ribuan kilometer persegi. Lamun dapat membentuk hamparan yang terlihat seperti padang rumput dalam air. Hamparan padang lamun ini dapat terbentuk oleh satu spesies lamun ataupun lebih/campuran. Kehidupan lamun dipengaruhi beberapa faktor diantaranya suhu, salinitas, kecerahan perairan, dan substrat.

Di Indonesia sampai saat ini tercatat ada 13 spesies lamun dengan perkiraan luasan 30.000 km2 di seluruh indonesia . Di berbagai daerah di Indonesia, lamun disebut dengan panggilan yang berbeda-beda diantanyas seperti suket laut (Malang), sumput setu, rumput anang (Sulawesi Selatan), samo samo (Kepulauan Seribu), rumput gussumi, rumput lela (Sulawesi Tenggara), rumput unas (Kalimantan Timur) dan lain sebagainya.

Walaupun tidak sepopuler ekosistem pesisir lainnya seperti mangrove dan terumbu karang, ekosistem lamun tetap memiliki peranan yang tidak kalah penting. Lamun memiliki berbagai manfaat baik ekologis maupun ekonimis. Lamun menjadi habitat bagi berbagai biota di pesisir. Selain itu, menjadi tempat pemijahan dan menjadi sumber makanan bagi beberapa biota. Seperti diantaranya adalah penyu hijau dan dugong yang menjadikan lamun sebagai sumber makanannya

Lamun memiliki daun yang lebat dan sistem perakaran yang padat, sehingga dapat memperlambat gerakan air yang disebabkan oleh arus dan ombak yang menyebabkan perairan di sekitarnya menjadi tenang. Lamun juga dapat menahan limpasan sedimen yang keluar dari lingkungan muara dan berperan sebagai penyaring kedua setelah mangrove sehingga membantu perairan terumbu karang menjadi lebih jernih.

Lamun juga dikenal sebagai blue carbon yaitu penyerap karbon di laut yang nantinya disimpan di dalam tubuhnya. Karbon yang disimpan dalam tubuh lamun tidak akan berubah menjadi gas rumah kaca dan memicu terjadinya pemanasan global serta perubahan iklim. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), diketahui padang lamun yang ada di Indonesia memiliki potensi dapat menyerap dan menyimpan karbon sekitar 4,88 ton/hektare/tahun. Sehingga jika dihitung secara keseluruhan, total karbon yang dapat disimpan mencapai 16,11 juta ton per tahun.

Sama seperti terumbu karang dan mangrove, ekosistem lamun juga tidak lepas dari ancaman kerusakan akibat dari aktivitas manusia maupun faktor alam. Kegiatan reklamasi, pengerukan, penimbunan, pencemaran air, serta perubahan fisik-kimiawi air akibat kegiatan manusia menjadi ancaman serius bagi kelestarian ekosistem ini. Adapun kerusakan karena faktor alam antara lain gempa bumi, tsunami, badai dan putting beliung.

Saat ini di seluruh dunia, padang lamun mengalami penurunan luasan yang sangat drastis, dengan estimasi penurunan 2-5% per tahunnya, dibandingkan hutan tropis yang berkisar 0,5% per tahunnya. Menjadikannya sebagai ekosistem dengan kecepatan penghilangan area tertinggi di bumi.

Melihat pentingnya keberadaan padang lamun bagi keseimbangan ekosistem pesisir dan berbagai manfaat lamun lainnya maka kegiatan restorasi harus dilakukan demi mengembalikan atau memulihkan padang lamun yang rusak pada keadaan semula. Transplantasi lamun adalah suatu metode penanaman lamun yang telah dikembangkan untuk melakukan usaha restorasi di daerah padang lamun yang telah mengalami kerusakan. Selain memulihkan ekosistem yang telah rusak, tidak kalah penting kita juga harus tetap menjaga ekosistem yang masih ada agar terus lestari.

Penulis: Alkahfi Dahlan

Dikurasi oleh Inggrit Aulia Wati Hasanah

 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak!

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!