Mengenal Binturong, Satwa Endemik Berbau Unik

Gambar 1. Binturong
Gambar 1. Binturong

Mengenal Binturong

Mengenal Binturong (Arctictis binturong) yang merupakan hewan terbesar dari keluarga musang (Vviveridae). Hewan ini memiliki nama yang berbeda di setiap negara di dunia. Beberapa wilayah yang berbahasa dialek Melayu, Satwa ini disebut sebagai menturung atau menturun. Selain itu, Binturong juga disebut Malay Civet Cat, Asia bearcat, Palawan Beracat, atau yang biasa disebut Bearcat, serta Xiong-Li di China.

Ads

Hewan unik ini memiliki ekor panjang dan tubuh yang besar. Panjang tubuh hewan ini berkisar 60 cm hingga 95 cm, panjang ekor berkisar 50 cm hingga 90 cm. Berat binturung berkisar 6 kg sampai 20 kg.

Bulu dan rambut Binturong panjang dan kasar dengan warna hitam kecokelatan dengan uban keputih-putihan atau kemerahan. Pada ujung telinganya terdapat rambut yang memanjang. Ekornya berambut lebat, terutama pada bagian mendekati pangkal ekor.

Hewan yang merupakan kerabat musang ini memiliki ciri khas yang unik. Pada betinanya memiliki organ berupa penis palsu (pseudo-penis). Binturong juga mengeluarkan aroma atau bau seperti popcorn, aroma yang berasal dari jantan lebih kuat daripada betina. Aroma ini berasal dari air seni yang tersebar di cabang dan daun pepohonan sekitar hutan. Fungsinya bau popcorn ini untuk menandai wilayah kekuasaan.

Binturong disebut sebagai kunci di dalam suatu ekosistem hutan. Kemampuan hewan ini dalam menyebarkan biji buah ara memberikan pengaruh yang sangat penting dalam kehidupan ekosistem hutan. Binturong juga sering mengontrol populasi satwa yang diburunya.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Ciri dan Tingkah Laku

Binturong memiliki warna rambut hitam di seluruh tubuhnya dan terdapat beberapa warna putih di sekitar wajah dan kakinya. Serta memiliki ekor panjang yang dapat berfungsi sebagai kaki kelima, hal ini terjadi karena ekornya dapat digunakan sebagai alat berpegangan ke dahan-dahan pohon seperti layaknya fungsi kakinya. 

Binturong memiliki keahlian memanjat yang sangat baik dan dapat berpindah dari satu pohon ke pohon lainnya dengan mudah. Hewan ini memiliki cakar 4 tajam yang dapat mencengkram pohon dengan kuat. Memiliki cakar yang tajam dapat memudahkannya dalam hal memanjat. 

Hewan ini termasuk hewan arboreal dan terestrial, artinya Binturong hidup di atas pohon, namun sesekali turun dan bergerak di atas tanah. Termasuk dalam golongan karnivora, yaitu hewan pemakan daging atau pemangsa telur, burung, serangga, ikan serta hewan pengerat. Meskipun tergolong karnivora, terkadang ia juga memakan buah-buahan dan daun-daunan.

Binturong merupakan hewan nokturnal yang aktif mencari makan pada malam hari. Pada siang hari, dan tidur di dalam lubang pohon dengan posisi kepala melipat dalam lingkaran ekor. Gerakannya yang cukup lambat seperti kukang tetapi jika sedang terancam, hewan ini mampu bergerak dengan cepat.

Mengenal Reproduksi Binturong

Gambar 2. Anak Binturong
Gambar 2. Anak Binturong

Masa kawin Binturong terjadi pada saat bulan Maret dan April. Kematangan seksual pada berkelamin jantan dan betina dicapai pada usia yang berbeda, jantan siap kawin pada umur 28 bulan, sedangkan betina pada umur 30 bulan. Pada proses kehamilan, setelah induk bunting (gestasi) selama 90 hari akan melahirkan anak 1-3 ekor, anak yang dilahirkan akan diasuh dan disusui oleh kedua induknya selama 1 tahun. Anak yang baru lahir memiliki berat 142 gram.

Mengenal Sebaran Habitat Binturong

Mengenal lebih jauh binturong mulai dari habitat dan statusnya yang juga termasuk hewan yang dilindungi dan tergolong ke dalam kategori hewan Apendiks III. Binturong atau yang biasa disebut bearcat hidup di Asia Selatan, Asia Timur dan khususnya di Asia Tenggara. Serta  memiliki nama latin Arctictis binturong. Hewan ini hidup di hutan tropik, hutan subtropika, semak belukar, dan pohon-pohon. Binturong termasuk dalam family VIverridae, terdapat 9 sub spesies yang ada di dunia, yaitu:

  1. A. b. binturong (Raffles, 1821) – tersebar dari Malaka hingga barat daya Thailand dan Tenasserim;
  2. A. b. albifron (Cuvier, 1822) – tersebar di di Himalaya Timur ke Bhutan, Myanmar Utara dan Indochina;
  3. A. b. penicillatus (Temminck, 1835) – tersebar di Jawa;
  4. A. b. whitei (Allen, 1910) – tersebar di Palawan, Filipina;
  5. A. b. pageli (Schwarz, 1911) – tersebar di Kalimantan;
  6. A. b. gairdneri (Thomas, 1916) – tersebar di Thailand Utara;
  7. A. b. niasensis (Lyon, 1916) – tersebar di Sumatra;
  8. A. b. kerkhoveni (Sody, 1936) – tersebar di Pulau Bangka;
  9. A. b. memglaensis (Wang dan Li, 1987) – tersebar di provinsi Yunnan.

Status Konservasi Binturong

Menurut Status konservasi oleh IUCN Red List, Binturong berada di status rentan punah karena menurunnya jumlah populasi lebih dari 30% selama 30 tahun terakhir. Pemerintah Indonesia melindungi hewan Binturong berdasarkan UU No. 7 tahun 1999 serta Peraturan Peraturan Menteri LHK no. P92 tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Pemeliharaan Binturong menjadi tren di kalangan masyarakat karena perawakan hewan ini yang eksotis dan perilakunya yang baik. Banyak masyarakat yang ingin memelihara  sehingga permintaan pasar menjadi tinggi dan mengancam populasinya yang kini berstatus rentan punah. Perdagangan hewan ini secara online banyak ditemukan di beberapa media sosial seperti Facebook dan Instagram. Sahabat Alam, mari kita hentikan pemeliharaan Binturong dengan tidak membeli hewan tersebut agar populasinya tidak punah. 

 

Penulis: Zihan Berliana Ram Ghani 

 

Referensi Artikel:

Binturong Indonesia. The Binturong. Tersedia dalam: http://www.binturong
indonesia.com/. Diakses pada 9 Januari 2021.

Garda Animalia. Binturong, Musang Besar yang Menjadi Spesies Kunci Ekosistem.
Tersedia dalam: https://gardaanimalia.com/binturong-musang-besar-yang-
menjadi-spesies-kunci-ekosistem/. Diakses pada 9 Januari 2021.

Gembira Loka Zoo. Binturong. Tersedia dalam: https://gembiralokazoo.com/
collection/binturong.html. Diakses pada 9 Januari 2021.

Rimba Kita. Binturong – Satwa Berkaki Lima Beraroma Unik. Tersedia dalam:
https://rimbakita.com/binturong/. Diakses pada 9 Januari 2021.

 

Referensi Gambar:

https://pixabay.com/photos/binturong-bearcat-wildlife-animal-1581987/ 

http://www.binturongindonesia.com/wp-content/uploads/2019/07/14.jpg 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak! 

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!