Mengenal Boto, Lumba-Lumba Pink dari Sungai Amazon

Lumba-Lumba Boto
Gambar 1. Inia geoffrensis atau Boto

Persebaran 

Lumba-lumba yang bernama latin Inia geoffrensis adalah lumba-lumba yang hidup di Sungai Amazon yang masuk dalam superfamili platanistoidea. Karena tempat tinggalnya di Sungai Amazon, tak jarang lumba-lumba ini juga disebut dengan nama lumba-lumba amazon. Persebaran dari lumba-lumba ini meliputi enam negara, yaitu negara-negara Amerika Selatan, seperti Bolivia, Brazil, Kolombia, Ekuador, Peru dan Venezuela. Penamaan lumba-lumba ini pun di setiap negara berbeda-beda. Di Brazil, lumba-lumba ini dikenal dengan nama boto. Di beberapa negara seperti Kolombia, Ekuador, dan Peru, hewan ini disebut dengan Bufeo Colorado. Dan di Venezuela disebut dengan Tonina dan Defil Rosado. 

Ads

Morfologi 

Untuk ukuran dan berat, lumba-lumba jantan dan lumba-lumba betina memiliki perbedaan. Lumba-lumba ini memiliki panjang maksimal 225 cm untuk jenis kelamin jantan dan 215 cm untuk betina. Sedangkan untuk berat, lumba-lumba ini memiliki berat hingga 185 kg untuk lumba-lumba jantan dan 150 kg untuk betina.

Hal yang menarik dari lumba-lumba yang kerap disebut dengan nama boto ini adalah warna tubuh. Lumba-lumba ini akan memiliki warna tubuh yang berubah-ubah tergantung pada usia. Pada saat muda, lumba-lumba ini mempunyai warna abu-abu gelap. Sedangkan pada saat mendekati dewasa, warna tubuhnya akan berubah menjadi abu-abu sampai pink. Dan ketika dewasa, boto berwarna gelap pada bagian dorsal dan berwarna pink pada bagian panggul bawah. Karena warnanya tersebut, tak jarang juga boto dikenal dengan lumba-lumba pink. 

Kira-kira apa  yang membuat boto berubah warna menjadi pink? Perubahan tersebut disebabkan karena pembuluh kapiler di dalam tubuhnya berdekatan dengan kulit.  Pembuluh kapiler adalah pembuluh darah yang berfungsi membawa darah ke seluruh tubuh. 

Untuk membantunya mencari makan di air sungai yang gelap dan kotor, lumba-lumba ini memiliki sonar seperti lumba-lumba laut. Selain sonar, ada juga hal lain yang dapat membantu boto dalam hal mencari makan. Tak seperti jenis lumba-lumba lain, boto memiliki tulang belakang yang tidak menyatu dengan lehernya. Hal tersebut membuat lumba-lumba ini lincah dan gesit serta mampu bermanuver di dalam air. Ia mampu memutar kepalanya hingga 180 derajat. 

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Sisi Lain 

Boto merupakan hewan soliter yang hidup dalam kelompok kecil yang terdiri dari dua hingga empat individu. Bahkan boto juga sering disebut sebagai hewan yang senang menyendiri. Beberapa pengamatan yang dilakukan terhadap boto memperlihatkan bahwa boto dalam keadaan diam dan tidak ada kontak sosial. Lumba-lumba ini sering terbalik dengan mata terpejam. 

Boto merupakan lumba-lumba diurnal yang aktif pada siang hari beraktivitas mencari makan. Waktu aktif lumba-lumba ini adalah jam 06.00-09.00 dan 15.00-16.00. Boto mengonsumsi ikan-ikan kecil yang berukuran rata-rata 20 cm. 

Mitos dan Kepunahan Boto

Terdapat beberapa mitos tentang boto yang beredar di kalangan rakyat amazonian. Salah satu mitos tersebut secara tidak langsung membantu pelestarian dari boto. Mitos tersebut, yaitu jika memakan daging boto, maka kesialan akan menimpa orang yang memakannya tersebut. Selain itu, terdapat juga mitos lain mengenai boto. Boto dianggap sebagai makhluk gaib yang bisa berubah menjadi manusia. Ia keluar dari air untuk mengajak manusia ke negerinya di bawah air. Untuk menyembunyikan lubang napas dan jidatnya, boto menggunakan topi. 

Bagi masyarakat modern, mitos yang berkembang tentang boto tidak terlalu dihiraukan. Terlebih lagi permintaan pasar untuk ikan semakin tinggi mengakibatkan boto menjadi sasaran perburuan. Mitos-mitos tentang boto tak mampu menghentikan perburuan liar yang semakin luas dan sudah menjadi suatu hal yang umum. Selain itu, ancaman untuk lumba-lumba boto tak hanya datang dari perburuan, tetapi dari pembangunan yang semakin meluas. Salah satu contohnya adalah pembangunan PLTA di anak sungai besar. Pembangunan tersebut mengakibatkan keberadaan spesies ikan yang menjadi makanan boto berkurang. Pencemaran sungai oleh bahan kimia juga menjadi ancaman yang serius bagi kepunahan boto. International Union for Conservation of Nature menggolongkan boto sebagai hewan rentan karena kematian yang berkepanjangan. 

 

Penulis: Irfan Maulana 

 

Referensi Literatur:

Ashari, Avisena. bobo.grid.id. 26 Agustus 2019. https://bobo.grid.id/read/081817303/mengapa-lumba-lumba-pink-amazon-bisa-berwarna-merah-muda-ya?page=2. 5 Mei 2021.

Oktiarini, Alfi and Athiyya Nurfadhilah. “staffunila.” n.d. staff.unilla.ac.id. http://staff.unila.ac.id/priyambodo/files/2017/04/02.-Review-The-Encyclopedia-of-Marine-Mammals-Amazon-River-Dolphin.pdf. 5 Mei 2021.

Redaksi. kumparan.com. 31 Agustus 2020. https://kumparan.com/dasar-binatang/5-fakta-boto-lumba-lumba-amazon-yang-memiliki-warna-merah-jambu-menggemaskan-1u6t959DOCy/full. 5 Mei 2021.

—. nationalgeographic.grid.id. 29 Mei 2009. https://nationalgeographic.grid.id/read/13278264/lumba-lumba-amazon. 5 Mei 2021.

Referensi Gambar: 

Gambar 1: https://www.kompasiana.com/desindahani/5f042e19d541df3a3d743863/lumba-lumba-bewarna-merah-muda-nyata-memang-ada

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!