Ekoturisme, Jasa Lingkungan Hutan Indonesia

Ekoturisme
indonesiaecotourism.com

Mulai maraknya gerakan kembali ke alam atau back to nature dalam masyarakat secara global sejak awal tahun 80-an merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mengembalikan kelestarian lingkungan yang mulai terganggu. Gerakan ini kemudian diperkuat dengan usulan dasar hukum untuk Environmental Protection and Sustainable Development yang diadopsi oleh WCED (World Commission on Environment and Development) yang membahas mengenai penerapan konsep keberlanjutan (sustainability concept) dalam proses pembangunan atau pelestarian lingkungan. Salah satu upaya atau program yang kemudian dibuat untuk merealisasikan konsep tersebut adalah ekoturisme atau ecotourism. Tahukah kamu apa itu ekoturisme dan bagaimana penerapannya secara nyata? Bisakah kita berpartisipasi di dalamnya? Yuk, cari tahu bersama-sama!

Ads

Ekoturisme (Ecotourism)

Ekoturisme sudah dirumuskan sejak 1987 oleh Hectar Ceballas-Lascurain sebagai sebuah kegiatan atau aktivitas wisata alam (bisa disebut dengan kegiatan pariwisata ekologis) dengan perjalanan ke berbagai tempat alami yang belum tercemari atau terkontamintasi dengan tujuan mempelajari, menikmati dan mengagumi pemandangan, tumbuhan dan satwa liar, serta berbagai bentuk manifestasi budaya masyarakat yang ada, baik dari masa lalu maupun pada masa sekarang. Rumusan tersebut kemudian disempurnakan oleh TIES (The International Ecotourism Society) pada awal 1990 sebagai sebuah kegiatan yang bertanggung jawab ke tempat alami dengan menjaga kelestarian lingkungan dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungan tersebut. Secara sederhana, ekoturisme dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas atau kegiatan pariwisata hingga pembangunan suatu wilayah (salah satunya di hutan) berbasis lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat setempat.

Ekoturisme di Indonesia

Ekoturisme
mongabay.co.id

Indonesia mempunyai lebih dari 17.000 pulau dengan masing-masing pulau memiliki potensi mencapai 10% tumbuhan berbunga, 12% hewan menyusui, 16% jenis reptil dan hewan amfibi, 25% jenis ikan, hingga 15% jenis serangga di dunia. Terlebih lagi dengan fakta bahwa terdapat 500-600 jenis mamalia besar, 35 jenis primata, 78% jenis burung paruh bengkok yang banyak spesies di antaranya merupakan kategori hampir punah atau dilindungi di dunia banyak ditemukan berhabitat alami di Indonesia. Hal ini tentunya menunjukkan betapa Indonesia memiliki kekayaan alam baik hayati dan hewani yang sangat besar dan berpengaruh terhadap kekayaan alam dunia. Salah satu upaya yang dilakukan sebagai pelestarian kekayaan alam Indonesia tersebut adalah dengan melakukan ekoturisme. Upaya yang dilakukan antara lain dengan pengadaan beragam objek wisata di Indonesia, seperti halnya wisata alam, wisata olahraga, wisata religi, wisata umum, wisata kuliner, hingga wisata hutan dan habitat asli hewan. Ekoturisme di Indonesia dilakukan dengan tujuan untuk mempromosikan pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia baik ke lokal hingga internasional. Tujuan tersebut berusaha direalisasikan dengan pengembangan pariwisata Indonesia, antara lain dengan :

  1. Mengadakan upaya pelestarian lingkungan alam dan budaya
  2. Melibatkan masyarakat setempat berpartisipasi dalam upaya yang dilakukan
  3. Mengambil keuntungan komersial guna pemberdayaan masyarakat dan perawatan lingkungan kedepannya

Ekoturisme di Indonesia juga dapat dilakukan di kawasan hutan. Hal ini sudah berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu di mana dilakukan dengan perburuan oleh masyarakat setempat di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Maluku maupun di Pulau Jawa. Kegiatan berburu pada masa lampau dilakukan dengan tujuan untuk membasmi hama babi yang sering merugikan kondisi pertanian masyarakat dan juga bertujuan sebagai ajang kaum laki-laki berkumpul dan bersenang-senang. Kegiatan ekoturisme melalui perburuan di hutan juga memiliki maksud untuk monitoring wilayah dan upaya pembinaan lingkungan (dengan pengumpulan bibit dan benih tertentu). Sejalan dengan waktu kegiatan perburuan tersebut kemudian dikembangkan menjadi upaya konservasi wilayah hingga mempunyai potensi menjadi wilayah rekreasi. Kenyataannya, saat ini hampir semua provinsi di Indonesia telah memiliki kawasan taman nasional dengan luas hingga ribuan hektar dan dilengkapi dengan beragam kawasan konservasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

BACA JUGA: Soul For Toli Toli Restoring Mangrove Forest

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Partisipasi Masyarakat

Upaya pelestarian alam tidak dapat berjalan apabila tidak ada kerjasama antara alam dengan manusia. Kerjasama masyarakat dari berbagai lapisan ini juga sangat dibutuhkan agar tujuan ekoturisme Indonesia dapat tercapai. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan potensi alam dengan baik dan bersama-sama membentuk citra positif akan potensi alam yang ada, misalnya dengan berupaya menciptakan lingkungan yang bersih dengan gerakan tidak mengotori lingkungan ataupun dengan mendorong kekuatan wisata masing-masing daerah dengan tetap menjaga keaslian ekosistemnya. Upaya ini tentunya tidak berlaku bagi kalangan tertentu melainkan merupakan bentuk ajakan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ekoturisme hanyalah sebuah alat perantara untuk menciptakan perubahan bagi lingkungan. Ekoturisme membutuhkan penggerak yaitu manusia yang berperan dalam menentukan keberhasilan upaya pelestarian lingkungan melalui ekoturisme ini.

BACA JUGA: Merawat Bumi Bersama Bumi Bulk-Store And Refillery Brand

Manfaat

Ekoturisme
voaindonesia.com

Ekoturisme membawa dampak atau manfaat dalam berbagai aspek kehidupan yang tidak hanya berlaku untuk lingkungan. Aspek tersebut antara lain dalam aspek pemberdayaan ekonomi, pendidikan lingkungan dan juga aspek konservasi alam. Berikut penjelasannya:

  1. Aspek pemberdayaan ekonomi. Pemberdayaan masyarakat untuk secara langsung ikut serta dalam aktivitas atau kegiatan ekoturisme tentunya memberikan kesempatan yang lebih bagi masyarakat lokal/setempat, baik dalam hal peningkatan kapasitas diri maupun dalam hal lapangan pekerjaan. Hal ini tentunya baik bagi masyarakat dalam upaya melawan kemiskinan saat ini, karena dengan menambah pengalaman masyarakat akan secara tidak langsung terbentuk menjadi manusia yang lebih kompeten dan juga secara tidak langsung meningkatkan perekonomian masyarakat dengan pemberian lapangan kerja.
  2. Aspek pendidikan lingkungan. Pelaksanaan ekoturisme tentunya tidak dapat berjalan tanpa adanya pemahaman yang cukup mengenai lingkungan. Hal ini tentunya akan memperkaya pengetahuan masyarakat akan lingkungan baik melalui pendidikan yang diajarkan maupun dari pengalaman yang dirasakan. Pendidikan atau pemahaman akan lingkungan yang lebih baik tentunya berdampak baik karena dapat menumbuhkan rasa cinta, peduli dan tergerak untuk mempromosikannya di kemudian hari.
  3. Aspek konservasi alam. Banyaknya keanekaragaman hayati maupun hewani yang mulai terancam punah keberadaannya menjadikan pelestarian alam sebagai salah satu fokus yang harus dilakukan saat ini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan konservasi alam, dan hal tersebut dapat dilakukan melalui ekoturisme. Ya, alam dijaga, diberdayakan, bahkan dikelola lebih baik.

Ekoturisme merupakan salah satu alternatif yang baik bagi keberlanjutan hubungan antara manusia dan alam yang lebih baik kedepannya. Ekoturisme atau ecotourism menggabungkan tiga komponen penting dalam pelaksanaannya, yang antara lain adalah konservasi alam dan ekosistem, pemberdayaan masyarakat lokal yang lebih baik, dan juga upaya meningkatkan kesadaran masyarakat global akan pentingnya sadar akan pelestarian lingkungan hidup. Sudah tahu kan apa itu ekoturisme? Yuk, lestarikan lingkungan dengan ekoturisme!

 

Penulis: Ivena Christie

Dikurasi oleh Inggrit Aulia Wati Hasanah

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak! 

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!