Mengenal Kuda Nil, Si “Kuda Sungai”

A Group of Hippopotamus amphibius ⓒ amazine.co
A Group of Hippopotamus amphibius ⓒ amazine.co

I like to move it, move it. You like to move it, move it. She likes to move it, move it. We like to.. MOVE IT!. Sahabat alam pasti pernah nonton film animasi yang berjudul Madagascar, kan? Film yang mengisahkan petualangan empat kawanan hewan yang tumbuh besar di kebun binatang New York yang pada suatu ketika terdampar di suatu pulau tak berpenghuni di Madagascar. Empat karakter utamanya adalah Alex si singa, Melman si jerapah, Marty si zebra dan Gloria si kuda nil. Kali ini kita akan membahas salah satu dari keempat karakter utama tersebut. Karakter yang tercantik, terseksi dan terbohay siapa lagi kalau bukan Gloria si kuda nil. Kuda Nil (Hippopotamus amphibius) adalah mamalia semi-akuatik dan hewan terbesar ketiga setelah gajah dan badak putih. Nama latin hewan ini berasal dari bahasa Yunani Hippopotamus yang berarti Kuda (hippos) dan Sungai (tamos). Walaupun fisiknya lebih mirip babi, tapi hewan ini berkerabat dekat dengan paus dan lumba-lumba. Yuk, kita kenalan lebih lanjut dengan keluarga besar Gloria.

Ads
hippopotamus in the water ⓒ kumparan.com
hippopotamus in the water ⓒ kumparan.com

Karakteristik Kuda Nil

Kuda nil memiliki tubuh yang besar dengan berat badan rata-rata 1,5-3 ton saat dewasa dan 45 kg saat baru lahir. Ukuran tubuh hewan ini sepanjang 3-5 meter jika diukur dari kepala sampai ekor dengan 35-56 cm dari panjang tubuhnya adalah panjang ekornya. Tinggi badan Hippopotamus diukur sampai bahu adalah 1,3-1,65 meter. Ukuran tubuh betina lebih kecil dibanding jantan karena pertumbuhannya berhenti saat usia mereka mencapai 25 tahun, sementara jantan terus bertumbuh sepanjang hidupnya dan bahkan terdapat laporan adanya kuda nil jantan yang memiliki berat 5 ton. kuda nil memiliki kaki yang pendek berselaput dan moncong yang panjang dengan bentuk tubuh yang mirip tong. Kakinya yang kecil dikarenakan hidupnya yang lebih banyak di dalam air sehingga beban tubuh yang ditopang kakinya berkurang terbantu oleh tekanan air. Struktur tulang dan berat jenis mereka yang beradaptasi untuk menopang berat badan mereka memungkinkan hewan ini untuk bergerak bebas dalam air. Walaupun berbadan besar dan berkaki pendek, Hippopotamus dapat berlari sekencang 30 km/jam di darat dalam jarak pendek.

Telinga, mata dan lubang hidung kuda nil terletak di bagian atas kepala sehingga mereka dapat berenang dengan bagian-bagian tersebut tetap di atas air. Pergerakan rahang Hippopotamus didukung oleh otot besar yang terletak di belakang rahang dan juga otot yang terletak di bawah rahang. Engsel rahang terletak jauh di belakang sehingga memungkinkan untuk membuka mulutnya sangat lebar hampir 180°. Gigi Hippopotamus dapat dipertajam dengan sendirinya karena seringnya terjadi gesekan. Gigi seri dan taring bagian bawah mereka membesar dan pada jantan gigi-gigi tersebut biasanya lebih besar. Panjang gigi seri bisa mencapai 40 cm dan gigi taring mencapai 50 cm. Namun giginya yang kuat ini lebih berfungsi sebagai senjata dibanding dalam kegiatan makan.

Kuda Nil tidak memiliki bulu dengan kulit berwarna abu-abu keunguan pada bagian atas dan coklat sedikit merah jambu pada bagian mata dan kuping. Hippopotamus mampu menghasilkan senyawa alami yang berfungsi sebagai tabir surya untuk kulitnya. Senyawa ini berwarna merah sehingga sering disangka bahwa hewan ini mengeluarkan keringat darah. Selain sebagai tabir surya, senyawa tersebut juga berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh dan antibiotik.

Hippopotamus playing in the water ⓒ hipwee.com
Hippopotamus playing in the water ⓒ hipwee.com

Perilaku Kuda Nil

Kuda nil lebih sering menghabiskan waktunya di dekat danau dan sungai. Hewan ini hanya meninggalkan air pada waktu senja untuk berjalan-jalan di daratan untuk menapaki rerumputan pendek dan biasanya mereka bisa berjalan sejauh 10-15 km. Mereka dapat menghabiskan waktu selama lima jam dan mengkonsumsi sekitar 68 kg rumput setiap malamnya. Kuda satu ini merupakan hewan herbivora dan mereka membutuhkan bakteri dari feses induknya untuk dapat mencerna tanaman yang mereka makan. Dalam beberapa kasus pernah ditemukan Hippopotamus memakan daging hewan yang telah mati dan bahkan melakukan kanibalisme. Perilaku ini dapat disebabkan karena penyimpangan perilaku atau stres.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Di dalam air, kuda nil dapat bergerak dengan kecepatan 8 km/jam. Hippopotamus dewasa hanya akan muncul ke permukaan untuk mengambil napas setiap tiga atau lima menit dan anakan butuh mengambil napas setiap dua atau tiga menit. Gerakan mengambil napas ini merupakan kebiasaan alam bawah sadar sehingga sekalipun mereka tertidur di dalam air, mereka akan muncul dengan sendirinya ke permukaan untuk mengambil napas. Sesekali hewan ini akan datang ke pos pembersihan sebagai wujud simbiosis mutualisme dengan ikan dan penyu. Mereka akan membuka mulut mereka lebar-lebar sebagai kode ingin dibersihkan mulutnya dari parasit.

Kuda nil merupakan hewan yang agresif sehingga walaupun hidup berdampingan dengan predator lain seperti singa, jarang sekali ada laporan bahwa hewan ini berhasil dimangsa oleh Singa. Predator yang sering menjadi sasaran hewan ini adalah buaya. Ada banyak kasus dimana buaya diusir paksa atau bahkan dibunuh oleh hewan besar ini. Sebagai balasannya, buaya sering memangsa bayinya yang tidak diawasi dan bahkan kuda nil jantan dewasa yang terluka saat pertarungan musim kawin. Selain itu, kuda nil bukan merupakan hewan sosial dan mereka tidak membentuk ikatan sosial terhadap sesamanya kecuali antar ibu dan anak. Hippopotamus jantan hanya bersifat teritorial jika berada di dalam air, namun tidak masalah berbagi wilayah dengan anakan selama anakan tersebut bersifat submisif.

Hippopotamus and its mother ⓒ nasional.tempo.co
Hippopotamus and its mother ⓒ nasional.tempo.co

Reproduksi

Kuda nil betina mengalami masa puber pada usia tiga atau empat tahun dan mencapai kematangan seksual pada usia lima atau enam tahun. Sedangkan kuda nil jantan mencapai kematangan seksual pada usia 7,5 tahun. Perkawinan dilakukan di dalam air dengan tubuh betina sepenuhnya di dalam air dan sesekali kepalanya akan muncul ke permukaan untuk mengambil napas. Lama kehamilan pada hewan besar ini adalah delapan bulan. Puncak musim melahirkan biasanya terjadi di awal musim birahi dan setelah melahirkan kuda nil betina tidak akan memulai ovulasi lagi selama 17 bulan. Saat tiba waktunya melahirkan, induk akan mengasingkan diri selama 10-14 hari. Proses melahirkan terjadi di dalam air dan akan mengeluarkan bayinya yang seberat 25-50 kg dan panjang 127 cm. Bayi yang dilahirkan biasanya hanya satu, namun ada juga beberapa induk yang melahirkan bayi kembar dan biasanya butuh waktu dua tahun untuk mereka melahirkan anakan lagi. Bayi Hippopotamus akan berenang ke dalam air untuk menyusui jika induk sedang berada di air dan juga di darat saat induk meninggalkan air. Anakan akan mulai disapih saat usia mereka mencapai delapan bulan.

Habitat

Kuda nil merupakan hewan yang berasal dari Afrika. Habitat mereka adalah daerah yang dekat dengan air tawar seperti danau dan sungai. Populasi terbanyak dari hewan besar ini berada di Zambia dan Tanzania. Sampai saat ini, Hippopotamusaku telah tersebar hingga ke Uganda, Kenya, Ethiopia, Somalia, Sudan dan bagian selatan dari Afrika Selatan. Menurut data IUCN Red List, kuda nil termasuk ke dalam kategori hewan yang rentan punah atau Vulnerable (VU) dengan kecenderungan yang terus menurun. 

Ancaman Populasi

Populasi kuda nil yang terus menurun disebabkan oleh ulah manusia. Setiap tahunnya, ratusan hewan besar ini diburu dan dibunuh dengan alasan untuk mencegah konflik dengan manusia. Padahal hanya dengan membatasi wilayah menggunakan pagar saja sudah cukup untuk membuat mereka menjauh. Alasan yang paling diyakini dari perburuan ini adalah karena banyak yang mengincar daging dan taringnya yang bernilai tinggi bagi manusia. Hal ini diperparah dengan dikeluarkannya taring kuda nil dari beberapa daftar taring yang dilarang untuk diburu di seluruh dunia. Selain itu, bertambahnya populasi manusia dan perluasan area pemukiman serta deforestasi juga berperan dalam menurunnya populasi mamalia besar ini.

 

Penulis : Yuliana

 

Referensi Literatur

Hippopotamus. (n.d.). African Wildlife Foundation. Retrieved February 18, 2021, from https://www.awf.org/wildlife-conservation/hippopotamus

Hippopotamus. (n.d.). Wikipedia. Retrieved February 18, 2021, from https://en.wikipedia.org/wiki/Hippopotamus

Hippopotamus. (n.d.). OneKind Planet. Retrieved February 19, 2021, from https://onekindplanet.org/animal/hippopotamus/

Referensi Gambar

https://www.amazine.co/22128/apa-makanan-kuda-nil-fakta-informasi-tentang-kuda-nil/

https://www.hipwee.com/hiburan/pernah-kepikiran-kalau-bayi-kuda-nil-bisa-seimut-ini-nggak-kalah-dengan-hewan-peliharaanmu-di-rumah/

https://kumparan.com/encylovepedia-sains/10-fakta-menarik-tentang-kuda-nil-21dM5TYmQP

https://nasional.tempo.co/read/538862/devi-si-kuda-nil-kerdil-melahirkan-di-kbs

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak! 

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!