Wanaswara

Mengenal Pohon Damar, Flora Asli Indonesia

Mengenal Pohon Damar, Flora Asli Indonesia

Dilansir dari artikel Wanaswara yang berjudul Hasil Hutan Bukan Kayu, pohon damar merupakan hasil hutan bukan kayu dengan memanfaatkan getahnya. Artikel tersebut juga sudah menyinggung bahwa pohon damar merupakan flora asli Indonesia yang sudah dibudidayakan hingga daerah Filipina. Getahnya dipanen seperti halnya memanen getah karet, hasilnya akan didiamkan hingga membeku yang disebut juga dengan kopal. Untuk mengetahui lebih lanjut yuk simak isi artikel berikut ini.

Ads
Gambar 1. Pohon Damar

Pohon Damar

Memiliki nama spesies agathis dammara, pohon damar dapat disebut sebagai pohon asli Indonesia yang tersebar dari Pulau Jawa, Sulawesi, Maluku, hingga Pelalawan. Pohon ini menghasilkan getah yang cukup bernilai dalam perekonomian Indonesia. Pohon ini juga kerap kali disebut dengan Dammar Raja. Beberapa daerah menyebutnya sebagai dammar malolo atau dammar lulu (Sulawesi) kèssi, kaláne atau oeneëla (Maluku). Dalam bahasa Inggris pohon ini disebut sebagai celebes kauri atau amboina pitch tree.

Damar sendiri merupakan nama dari getah yang dihasilkan pohon dari genus hopea dan shorea sehingga kadang namanya ini bersinggungan dengan nama pohon asli Indonesia. Kemudian lagi, istilah kayu damar tidak merujuk pada kayu pohon ini melainkan kayu dari pohon jenis araucaria. Kayu dari pohon damar sendiri memiliki nama yaitu agatis atau kayu agatis. Dari kesamaan namanya tersebut tak heran apabila acap kali nama damar ini masih menimbulkan kekeliruan di antara masyarakat.

Populasi pohon damar masih sering dijumpai di Indonesia. Sayangnya dalam 75 tahun terakhir, populasi pohon ini hanya ada 30% di habitat aslinya sehingga International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkannya dalam Daftar Merah (Redlist) sebagai spesies berstatus vulnerable atau rentan.

Taksonomi

Secara ilmiah, pohon damar dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Ads

Kingdom : Plantae

Divisi : Pinophyta

Kelas : Pinopsida

Ordo : Pinales

Famili : Araucariaceae

Genus : Agathis

Spesies : Agathis Dammara

 

Morfologi

Akar pohon damar adalah akar tunggang. Bentuknya tegak lurus dan sampingnya mendatar. Akar utama bentuknya kerucut dan dikelilingi oleh akar yang berukuran lebih kecil dengan jumlah yang banyak. Serabut akar ini bisa mencapai 10 meter pada saat dewasa dan akar utamanya tumbuh hanya sampai 3 meter saja. Ujung akar pohon ini dilindungi jaringan tumbuhan yang berlendir. Jaringan tersebut disebut juga dengan tudung akar yang lendirnya berperan sebagai pelumas akar ketika akar tumbuh menembus tanah.

Pohon ini memiliki batang monopodial lurus yang dapat tubuh tinggi sekitar 60-65 meter dengan diameter 150 hingga 200 cm. Kulit batangnya memiliki ketebalan sekitar 1-2 cm dengan warna coklat kelabu. Kulit batang pohon damar memiliki kandungan tanin, flavonoid dan juga polifenol. Tajuk pohonnya tidak lebar dan berbentuk kerucut sehingga tajuknya memiliki jarak yang sangat rapat saat masih muda dan sedikit mendatar juga renggang ketika dewasa. Batangnya mengandung getah dengan unsur kimia resin.

Gambar 2. Daun Pohon Damar

Daun dari pohon damar merupakan jenis daun tunggal yang letaknya berpasangan. Daunnya berbentuk lonjong seperti telur, pipih dan juga tebal. Rasio lebar dan panjangnya sekitar 1:3 hingga 1:6. Panjang daun sekitar 7,5-12 cm sedangkan lebarnya sekitar 2-3,5 cm. Tepi daun sedikit runcing dengan tekstur rata. Tulang daun menyirip. Daunnya berwarna hijau dan mengkilap.

Pohon damar memiliki bunga dengan kelamin terpisah antara betina dan jantan. Bunga jantan terletak di ujung daun dengan tangkai pendek. Bentuk bunganya silinder dengan diameter 15 mm dan panjang 3-5 cm. Berbeda dengan bunga betina, ukuran diameternya sekitar 6-7 cm dengan panjang 6-8 cm. Permukaan bunga betina maupun jantan ditutupi sisik yang tersusun rapi.

Gambar 3. Buah Pohon Damar

Buah yang dihasilkan pohon ini mirip seperti buah pinus yang berbentuk konus di mana permukaannya dilapisi sisik yang tersusun rapi dan mengelilingi poros buah tersebut. Buah ini memiliki daging yang tebal dan juga biji. Ukurannya sekitar 6 mm dengan warna putih kekuningan.

Biji dari buah ini berwarna coklat yang berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 10-11 mm dan lebar 8 mm. Bijinya memiliki daya kecambah yang dipengaruhi oleh tempat keberadaannya. Misalnya ketika baru dipetik, biji ini memiliki daya kecambah sekitar 90 hingga 100% apabila disimpan selama kurang lebih seminggu maka daya kecambahnya menurun per 10%. Oksidasi yang ada dapat mempengaruhi daya kecambah bijinya.

 

Habitat dan Sebaran

Secara alami, pohon damar dapat hidup di lingkungan hutan hujan dataran rendah. Untuk pertumbuhan yang maksimal, lingkungan yang cocok untuk pohon ini adalah di ketinggian 1200 mdpl di atas permukaan laut. Sehingga, khususnya di Pulau Jawa, pohon ini sering ditemui di hutan pegunungan. Pohon asli Indonesia ini dapat tumbuh tegak lurus ke atas sekitar 60-65 meter sehingga cocok untuk dijadikan peneduh dan memberikan suasana asri di tepi jalan.

Pohon ini menyebar di sejumlah wilayah Indonesia seperti hutan Jawa, Maluku, Sulawesi, Papua hingga kepulauan Filipina. Khususnya di daerah Pesisir Barat Indonesia, pohon damar memiliki peran penting dalam perekonomian daerah tersebut. Sekitar 60% di daerah tersebut merupakan hutan dengan produk unggulan pohon dengan jenis mata kucing. Penghasil damar terbaik di dunia terdapat di daerah Krui, Lampung Barat.

 

Manfaat

Pohon damar sering dimanfaatkan sebagai pohon peneduh di taman, hutan kota maupun tepi jalan. Meskipun tajuknya tidak lebar, pohon ini cocok dijadikan pohon peneduh karena ketinggiannya. Pemanfaatan pohon satu ini sebagai peneduh dapat ditemui di sepanjang Jalan Dago, Bandung dan pintu masuk ITB Jatinangor, Sumedang.

Gambar 4. Getah Damar

Getah yang dihasilkan dari pohon damar dihasilkan dari pepagan atau kulit batang yang robek. Getah tersebut biasanya dibekukan dan disebut dengan kopal. Kopal memiliki kandungan resin, minyak atsiri dan asam resinol sekaligus. Kopal ini biasa digunakan sebagai bahan perekat pada penambal gigi, perekat plester, dan bahan dasar cairan pelapis kertas agar tinta tak menyebar. Selain itu, kopal juga dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan cat, tinta, kosmetik, korek api, pembuatan plastik hingga lilin.

Kayu dari pohon damar yang disebut sebagai kayu agatis juga kerap dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam konstruksi bangunan. Meskipun kayunya tidak terlalu padat dengan kerapatan 380-660 kg/dan kurang awet, kayu yang berwarna keputih-putihan ini umumnya digunakan sebagai papan dibawah atap rumah. 

Karena manfaatnya memiliki nilai yang cukup tinggi yang membuat pohon ini tereksploitasi dan populasinya semakin terbatas. Maka daripada itu IUCN sudah mencantumkan pohon ini dengan status rentan.

Budidaya

Sebagai salah satu pohon yang memiliki nilai ekonomis, pohon damar memiliki daya tarik yang cukup tinggi. Untuk membudidayakannya perlu diawali dengan menggunakan bibit sempurna, bibit yang sudah melalui proses inspeksi. Hal yang sangat wajib diperhatikan adalah tanah yang subur dan pemberian pupuk secara berkala. Selain itu, pastika untuk membersihkan pohon dari gulma seperti codot.

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, penanaman bibit pohon damar dilakukan pada musim hujan. Karena hujan memberikan cadangan air yang cukup banyak bagi pohon. Pohon satu ini juga perlu tumbuh bersamaan dengan pohon naungan seperti pohon akasia agar pohon yang masih muda dapat tumbuh dengan baik.

Singkatnya, untuk mendapatkan pohon damar yang berkualitas dan subur kita perlu menanamnya di atas ketinggian 400 meter dari permukaan laut dengan curah hujan yang tinggi. Unsur tanah yang akan ditanaminya juga perlu diperhatikan, yaitu jenis tanah yang gembur dan subur. 

 

Penulis: Fitri Nurul Falah

 

Referensi Literatur

Bruijnzeel, L. A. (1988). Estimates of evaporation in plantations of Agathis dammara Warb. in south-central Java, Indonesia. Journal of Tropical Forest Science, 145-161.

Clemente, R. F. (2020). Agathis dammara (Lamb.) Poir. Araucariaceae. Ethnobotany of the Mountain Regions of Southeast Asia, 1-6.

ITB Jatinangor. Pohon Damar (Agathis dammara) Pohon asli Indonesia, Penghias Jalan Utama ITB Kampus Jatinangor. Diakses pada 1 Februari 2021 dari https://jatinangor.itb.ac.id/en/2019/06/02/pohon-damar-agathis-dammara-pohon-asli-indonesia-penghias-jalan-utama-itb-kampus-jatinangor/ 

The Gymnosperm Database. Agathis dammara. Diakses pada 1 Februari 2021 pada laman https://www.conifers.org/ar/Agathis_dammara.php 

Whitmore, T. C. (1977). A first look at Agathis., (11).

 

Referensi Gambar

https://hijaukan.com/pohon-damar/ 

https://wanaswara.com/hasil-hutan-bukan-kayu/

https://pfaf.org/user/Plant.aspx?LatinName=Agathis+dammara 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan.

Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!

Exit mobile version