Mengenal Tamarin Singa Emas, Si Monyet Kecil Yang Hampir Punah

Ⓒ kumparan.com
Ⓒ kumparan.com

Tahukah kamu terdapat jenis monyet kecil lucu berwarna emas yang keberadaannya hampir punah? Ya, monyet tersebut adalah Tamarin Singa Emas yang berasal dari salah satu hutan hujan timur Negara Brasil yaitu Hutan Pantawi Atlantik Brasil. Monyet kecil ini sering juga disebut dengan Golden Lion Tamarin dan juga Golden Marmoset merupakan salah satu spesies hewan endemik hutan dataran rendah. Spesies ini belum banyak diketahui keberadaannya oleh masyarakat. Pada kenyataannya, semua spesies fauna yang ada di dunia penting untuk dilestarikan keberadaannya untuk menjaga keanekaragaman yang ada. Mau tahu lebih banyak mengenai si monyet kecil lucu ini? Yuk, simak lebih lanjut ya!

Ads

Taksonomi Tamarin Singa Emas

Tamarin Singa Emas (Leontopithecus rosalia) merupakan spesies monyet kecil dari famili Cebidae. Berikut taksonomi lengkapnya:

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mamalia

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Ordo : Primates

Famili : Cebidae

Genus : Leontopithecus

Spesies : Leontopithecus rosalia

Morfologi Tamarin Singa Emas

Ⓒ cnnindonesia.com
Ⓒ cnnindonesia.com

Tamarin Singa Emas merupakan salah satu mamalia (hewan menyusui) yang berukuran sekitar 10 inci (26 cm) dengan berat 1,4 pound (620 gram) dan berciri khas dengan warna rambutnya yang emas, dari kuning keemasan hingga merah sedikit oranye. Tahukah kamu dari mana asal warna rambut tersebut? Warna keemasan tersebut berasal dari karotenoidnya (pigmen warna dalam makanan hewan) juga dari reaksi antara rambut hewan dengan sinar matahari sekitarnya. Mamalia ini memiliki rentang hidup berkisar 15 tahun. Salah satu ciri unik dari hewan ini adalah memiliki rambut di sekitar wajah monyet yang jauh lebih panjang dan menutupi bagian leher, dagu dan tengkuknya dibandingkan bagian lainnya dengan tampak wajah yang cenderung gelap. Hewan ini memiliki lengan yang cukup ramping dengan jari tangan dan ekor yang cukup panjang (mencapai 40 cm) dengan cakar yang rata (tegulae). Jari-jari memanjang tersebut yang kemudian digunakan untuk menangkap mangsa untuk dimakan.

Habitat Dan Perkembangbiakan Tamarin Singa Emas

Monyet kecil ini tidak begitu banyak tersebar keberadaannya di dunia. Di Brasil, hewan ini tinggal hanya di tiga wilayah kecil, yaitu Cagar Biologi Poco das Antas, Cagar Biologi Fazenda Uniao, dan bidang tanah sisihan Program Reintroduksi Negara Brasil. Hewan kecil berwarna emas ini cenderung untuk tinggal di pepohonan. Ia akan beraktivitas dari cabang ke cabang pohon dengan jari tangan, kaki dan ekornya untuk mencari makan. Monyet ini akan tidur di cekungan pepohonan ataupun tumbuhan merambat di malam hari. Uniknya, hewan ini suka untuk menggunakan cekungan atau sarang yang berbeda tiap malamnya untuk tidur.

Monyet ini cenderung hidup berkelompok dengan 2-8 anggota lainnya. Setiap anggota akan memiliki satu pasangan untuk berkembang biak selama musim hujan, sekitar Bulan September hingga Bulan Maret setiap tahunnya. Hewan ini akan aktif melakukan proses perkembangbiakan hingga mencapai usia sekitar 3 tahun. Anggota betina akan mengalami proses kehamilan selama empat bulan, kemudian melahirkan bayi yang akan dijaga dan dirawat bersama-sama dalam kelompoknya. Sang induk betina hanya akan membawa bayinya untuk menyusui dan disapih pada usia tiga bulan. Biasanya tamarin betina akan melahirkan bayi kembar, namun bisa juga melahirkan satu hingga empat bayi sekaligus.

Tamarin Singa Emas betina biasanya akan dewasa secara seksual mulai usia 18 bulan, sedangkan yang jantan pada usia sekitar 24 bulan atau dua tahun. Tamarin Singa Emas merupakan hewan monogami yang artinya hanya akan memiliki satu pasangan selama hidupnya. Di alam bebas, kebanyakan monyet kecil berbulu emas ini dapat bertahan hidup hingga delapan tahun lamanya dan mencapai 15 tahun apabila tinggal di pekarangan.

Pola Kehidupan

Monyet kecil ini cenderung memiliki hubungan yang saling menguntungkan dengan banyak tumbuhan di hutan, bersimbiosis mutualisme dengan alam. Bagaimana tidak? Karena termasuk dalam hewan omnivora, maka hewan ini cenderung memakan apa saja yang disediakan oleh alam. Mulai dari mengkonsumsi buah, bunga, dan tumbuhan lainnya di pagi hari hingga memangsa serangga dan hewan kecil atau vertebrata lainnya di sore hari. Ketika hewan ini sedang berkelana mencari makanannya di alam, tumbuhan akan menyediakan makanan baginya. Dan sesudah ia mengekstrak kekayaan alam baik hayati maupun nabati di alam, hewan ini akan membantu regenerasi hutan dan membantu menjaga keanekaragaman genetik tumbuhan di hutan dengan melakukan penyebaran benih di hutan. Sungguh sebuah hubungan interaksi yang baik antara hewan dan alam tempat tinggalnya.

Keunikan lainnya dari hewan ini adalah ketika melakukan komunikasi. Ketika ingin berkomunikasi untuk bereproduksi, tamarin singa emas jantan dan betina akan menggunakan aroma badannya untuk memberikan tanda wilayah yang mereka singgahi, juga untuk membentuk kelompok keluarga atau pasukan di tempat tersebut. Hal ini karena hewan tamarin singa emas ketika berkelompok cenderung sangat teritorial. Mereka akan berusaha mempertahankan kelompoknya dengan saling menjaga anggota kelompok dari jangkauan luar. Ketika terdapat beberapa anggota betina yang meninggal maka pasangannya akan meninggalkan kelompok, anak betinanya akan melanjutkan perkembangbiakan. Pasangan jantan yang meninggalkan kelompok tadi akan memasuki kelompok lainnya dengan memasuki kelompok yang ditinggalkan pejantan lainnya atau secara paksa atau agresif memasuki suatu kelompok.

Status Konservasi

Ⓒ idntimes.com
Ⓒ idntimes.com

Sayangnya, monyet tamarin singa emas sekarang termasuk hewan konservasi yang hampir punah keberadaannya di Daftar Merah IUCN walaupun dengan populasi yang stabil. Pada Tahun 2008, diperkirakan hanya terdapat sekitar 1000 ekor tamarin singa emas dewasa dan 3200 ekor total dari semua usia di alam bebas atau alam liar. Telah diupayakan pelaksanaan program penangkaran dan pelepasliaran spesies ini untuk pelestarian populasinya yang cukup berhasil. Namun kenyataannya kian berjalannya hari keberadaannya tetap terancam, misalnya dengan hilangnya habitat tempat tinggal akibat dari meningkatnya aktivitas pembangunan daerah tempat tinggal atau pemukiman hingga pembangunan dengan tujuan untuk komersialisasi. Hal ini menyebabkan banyaknya pepohonan di daerah hutan yang harus ditebang. 

Sudah cukup mengenal primata asal Brasil ini, kan? Kiranya kita bisa semakin sadar untuk turut menjaga alam agar kelestarian spesies-spesies hewan yang habitatnya bergantung dengan alam seperti monyet tamarin singa emas ini bisa terus terjaga populasinya.

 

Penulis: Ivena Christie

Referensi Literatur

Bobo.grid.id (n.d.). Tamarin Singa Emas, Primata Kecil Dari Brazil. Retrieved on January 14, 2021, from https://bobo.grid.id/read/08676543/tamarin-singa-emas-
primata-kecil-dari-brazil?page=all

Dictio.id (n.d.). Apa Yang Anda Ketahui Tentang Tamarin Singa Emas?. Retieved on January 14, 2021, from https://www.dictio.id/t/apa-yang-anda-ketahui-tentang-
tamarin-singa-emas/112419 

Floradanfauna.wordpress.com (n.d.). Tamarin Singa Emas, Monyet Yang Terancam Punah. Retrieved on January 14, 2021, from https://floradanfauna.wordpress.com/2010/05/11/tamarin-singa-
emas-monyet-yang-terancam%C2%A0punah/ 

Greelane.com (n.d.). Kenali Tamarin Singa Emas Yang Terancam Punah. Retrieved on January 14, 2021, from https://www.greelane.com/id/sains-teknologi-matematika/
hewan–nature/golden-lion-tamarin-facts-4583938/

Richmountain.wordpress.com (n.d.). Tamarin Singa Emas. Retrieved on January 14, 2021, from https://richmountain.wordpress.com/fauna/tamarin-singa-emas/ 

Referensi Gambar

[1] 

https://kumparan.com/dasar-binatang/5-hewan-ini-mampu-menjadi-ayah-yang-baik-bagi-keturunannya-1uDU9pi2Csc/full

[2] https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200808112926-201-533536/foto-jembatan-penghubung-cegah-monyet-brasil-punah/8?zoom_foto

[3] https://www.idntimes.com/science/discovery/peter-eduard/hewan-yang-tubuhnya-berwarna-emas-c1c2/1

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak! 

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!