Mengenal #TeamTrees, Ketika Internet Bergerak Bersama Menanam 20 Juta Pohon

Gambar 1 Capaian Jumlah Sumbangan Pohon Kampanye Team Trees 
Gambar 1 Capaian Jumlah Sumbangan Pohon Kampanye Team Trees

Perkembangan internet dan media sosial masih menjadi perdebatan mengenai bagaimana pengaruhnya terhadap penggunanya baik secara positif maupun negatif. Generasi muda saat ini pun sering dikritik sebagai “retweet activism“, yaitu senang untuk membagikan sesuatu di media sosial tetapi tidak melakukan apa pun untuk mendorong perubahan dalam kehidupan nyata. Namun, ternyata anggapan ini mulai berubah ketika satu postingan candaan pada platform media sosial Reddit yang mendorong seorang YouTuber untuk memulai gerakan penanaman pohon, benar-benar terwujud! Inilah kisah luar biasa #TeamTrees yang akan menggambarkan kembali bagaimana kekuatan internet dan media sosial bisa menggerakkan dan merangkul banyak pihak (khususnya penggunanya) untuk melakukan penanaman 20 juta pohon. Simak cerita #TeamTrees berikut ini dalam merangkul kekuatan internet untuk menanam 20 juta pohon tersebut.

Ads

Ketika Internet Bergerak Bersama

Cerita ini dimulai ketika MrBeast berhasil mendapatkan 20 juta subscribers pada akun YouTube-nya pada musim gugur tahun 2019. Suatu postingan di platform Reddit mendorong para pengikutnya untuk memberikan tantangan pada MrBeast untuk merayakan hal tersebut dengan melakukan sesuatu yang cukup gila: menanam 20 juta pohon. Kemudian, setelah satu ajakan lainnya melalui platform media sosial twitter, gerakan bernama #TeamTrees pun lahir dan mengundang berbagai content creator lain untuk bergabung dalam aksi penggalangan dana sebesar USD 20 juta untuk menanam 20 juta pohon. 

Sejatinya melakukan tantangan seperti ini bukanlah hal baru bagi sosok Jimmy “MrBeast” Donaldson. Faktanya, hal seperti inilah yang paling dikenal dari seorang MrBeast. Semakin konyol tantangannya, semakin terdengar seperti MrBeast. Tapi dalam perjalanannya, MrBeast menyadari bahwa videonya yang berisikan tantangan yang ia lakukan selama ini ternyata bisa menjadi kekuatan untuk melakukan suatu kebaikan, salah satunya ditandai dengan lahirnya gerakan #TeamTrees ini.

Gambar 2 MrBeast, sang Pencetus #TeamTrees
Gambar 2 MrBeast, sang Pencetus #TeamTrees

Gerakan yang #TeamTrees ini pun dengan cepat membuat content creator beserta ratusan ribu orang lainnya bergabung dalam pesta penanaman pohon ini.  Termasuk nama-nama besar seperti Guava Juice, Marques Brownlee, Smarter Every Day, Ninja, Jacksepticeye, dan lainnya. Kemudian, lebih banyak channel Youtube lain yang turut berpartisipasi setelah MrBeast dan teman-temannya mengumumkan rencana mereka ini melalui akun Youtube-nya pada 25 Oktober 2019. Sejak saat itu hingga pada tanggal 31 Oktober, lebih dari sepuluh juta USD telah berhasil dikumpulkan dengan sumbangan datang dari beberapa petinggi dunia teknologi, termasuk CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk yang menyumbang sebesar satu juta USD.

Donasi Elon Musk yang sempat dikatakan sebagai yang terbesar ini kemudian dikalahkan oleh CEO Shopify, Tobi Lütke yang menyumbangkan satu dolar lebih banyak. CEO Twitter dan Square, Jack Dorsey, juga memberikan dua donasi, masing-masing sebesar USD 150.000 dan USD 200.000. CEO YouTube Susan Wojcicki juga ikut menyumbang sebesar USD 200.000. Atas banyaknya dan pesatnya dukungan pada gerakan ini, pada 19 Desember 2019 atau tidak sampai dua bulan semenjak pengumumannya, #TeamTrees mengumumkan bahwa mereka telah mencapai target 20 juta USD. “Kami ingin menunjukkan bahwa YouTube bukan hanya festival drama”, kata MrBeast dalam video pribadinya.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Rintangan Menanam dan Menjaga 20 Juta Pohon

Setahun setelah MrBeast meluncurkan kampanye #TeamTrees untuk mengumpulkan cukup uang untuk menanam 20 juta pohon, kampanye tersebut pun memasuki fase kritis yang perlu dihadapi: menanam pohon dan memastikan kelangsungan hidup mereka. Meskipun penggalangan dana sukses besar, memastikan planet ini untuk mendapatkan keuntungan dari kampanye akan lebih sulit. Untuk itu #TeamTrees berkolaborasi dengan Arbor Day Foundation sebagai badan amal yang mengkoordinasikan penanaman 20 juta pohon ini nantinya. Arbor Day Foundation sendiri mengatakan bahwa pihaknya berada di jalur yang tepat untuk mencapai target menanam 20 juta pohon hingga akhir tahun 2022. Tetapi, organisasi tersebut menghadapi beberapa rintangan pada tahun 2020 terutama karena pandemi dan bencana kebakaran hutan yang berlangsung.

Arbor Day Foundation menetapkan tujuan untuk menanam lebih dari tujuh juta pohon pada tahun 2020 dan hingga bulan Oktober kemarin, sekitar 4,6 juta pohon atau dua per tiga dari target telah berhasil ditanam. Yayasan ini bermitra dengan organisasi dan layanan kehutanan lain di seluruh dunia yang sedang melakukan program penanaman pohon. Seperti di Madagaskar melalui penanaman 100.000 pohon bakau yang sangat baik untuk melindungi garis pantai dari kenaikan permukaan laut dan gelombang badai. Lalu juga pada wilayah Senegal yang akan menjadi rumah bagi sejuta pohon buah dan kacang pada akhir tahun 2020 dan juga akan menjadi tuan rumah dalam hal jumlah pohon terbesar yang ditanam di satu tempat pada tahun 2020. Serta tempat dengan jumlah pohon yang ditanam tertinggi berikutnya pada negara bagian Michigan, Amerika Serikat, yakni sebanyak 657.000 pohon yang seluruhnya akan ditanam di hutan pinus negara bagian.

Namun dengan terjadinya pandemi selama tahun 2020 bahkan hingga saat ini, Arbor Day Foundation mengatakan bahwa sekitar sepuluh persen proyek #TeamTrees harus dibatalkan. Banyak dari proyek yang dibatalkan tersebut merupakan upaya reboisasi di wilayah utara Midwest Amerika Serikat. Meskipun, pada akhirnya angka sepuluh persen ini hanya “pukulan” yang lebih kecil dibandingkan dampak Covid-19 yang diperkirakan sebelumnya. 

Gambar 3 Peta Wilayah Kebakaran Hutan di Amerika Serikat Sepanjang Tahun 2020
Gambar 3 Peta Wilayah Kebakaran Hutan di Amerika Serikat Sepanjang Tahun 2020

Kebakaran hutan juga menjadi kekhawatiran untuk mengimplementasikan #TeamTrees pada tahun 2020. Karena kobaran api membakar lahan yang terjadi berhasil memecahkan rekor di seluruh wilayah Pantai Barat AS. “Saya lebih mengkhawatirkan mereka (pohon yang akan ditanam) saat kita berbicara sekarang, karena California mengalami musim kebakaran terbesar yang pernah tercatat,” kata Brandt. Arbor Day Foundation sendiri mengatakan bahwa telah mempertimbangkan semua itu ketika memilih mitra dan lokasi penanaman pohon. Hal tersebut akan menjadi kunci untuk memastikan kelangsungan hidup setiap bibit pohon yang akan ditanam. Karena pohon yang masih hidup dan berkembanglah yang nantinya mampu menangkap emisi gas karbon di udara, sehingga keberhasilan menjaga keberlangsungan hidupnya dalam beberapa dekade yang akan datang akan menentukan kelangsungan hidup kita di dunia yang semakin memanas.

Kritik Terhadap #TeamTrees

Namun, terlepas dari kesuksesannya, #TeamTrees juga menerima kritik substansial dari beberapa pihak terutama mengenai keefektifannya dan penjelasan ilmiah di balik penangkapan kembali karbon atmosfer melalui penanaman pohon ini telah memadai atau tidak. Seperti salah satunya yang disampaikan oleh seorang ahli kimia dan youtuber, Phil Mason, yang menunjukkan bahwa 40 juta pohon masih perlu ditanam per hari hanya untuk mengimbangi jejak karbon Amerika Serikat atau membutuhkan hampir 15 miliar pohon per tahun untuk Amerika Serikat saja.  Ilmuwan iklim Dr. Simon Clark juga memberikan kritiknya terkait ketakutannya terhadap kemungkinan lahirnya efek pemberian lisensi diri. Efek yang dimaksud adalah bahwa tindakan moral positif dari seseorang membuat mereka cenderung tidak terlalu khawatir tentang tindakan moral negatif yang mungkin ia lakukan di masa depan. 

Sehingga, jika dijelaskan pada kasus #TeamTrees, Clark menyebutkan bahwa seseorang yang ikut berpartisipasi dalam menyumbang dana untuk penanaman pohon mungkin merasa dibenarkan untuk melakukan tindakan lain yang ia pahami memiliki pengaruh pengurangan karbon yang sama dengan yang diperoleh dari menanam pohon. Sebagai contoh, dia menyebutkan bagaimana pengurangan karbon dari 20 pohon seumur hidup juga dapat dicapai dengan menjadi vegan selama enam tahun. Sama seperti Mason, Clark juga menunjukkan seberapa kecil pengaruh #TeamTrees jika dibandingkan dengan jumlah karbon yang dilepaskan setiap tahun. Dengan perkiraan 20 juta pohon mampu menghilangkan satu juta ton karbon dari atmosfer selama satu abad, Clark menunjukkan, hal ini hanya seperseribu dari miliar ton karbon yang kita lepaskan setiap tahun. 

Gambar 4 Grafik Emisi Gas Karbon Dioksida Dunia antara Tahun 1970-2018
Gambar 4 Grafik Emisi Gas Karbon Dioksida Dunia antara Tahun 1970-2018

Eike Lüdeling, kepala departemen ilmu hortikultura di Universitas Bonn, juga menyampaikan kekhawatirannya terkait banyaknya pohon yang ditanam ini nantinya lepas dari pengawasan. Membuat banyak bibit pohon yang ada justru mati, sehingga langkah yang dirasa lebih baik adalah dengan menanam lebih sedikit pohon dan benar-benar merawatnya. Pernyataan ini pun langsung dibalas oleh Danny Cohn, direktur hubungan masyarakat Arbor Day Foundation, yang memastikan bahwa semua mitra yang dilibatkan telah diwajibkan untuk memiliki rencana dalam menjaga pohon-pohon yang ditanam untuk tetap tumbuh subur.

Adam Rogers, yang menulis di laman Wired, juga menjelaskan lebih banyak masalah dalam upaya memerangi perubahan iklim melalui upaya menanam pohon. Sebagian besar artikel tersebut merupakan tanggapan atas artikel yang diterbitkan di laman Science mengenai potensi pengambilan karbon dari atmosfer melalui restorasi besar-besaran pada lahan berhutan. Rogers mengutip pernyataan Carla Staver, seorang ahli ekologi di Universitas Yale yang menekankan bahwa meskipun menanam pohon mungkin merupakan solusi yang populer dan mungkin membantu mengurangi emisi karbon. Namun, nyatanya hal itu masih jauh dari solusi yang benar-benar memadai dan lebih penting dari berbagai alternatif cara yang ada dalam upaya mengurangi emisi karbon. 

Gambar 5 MrBeast Bersama Content Creator Lainnya Dalam Kampanye Team Trees
Gambar 5 MrBeast Bersama Content Creator Lainnya Dalam Kampanye Team Trees

Inilah cerita luar biasa dari #TeamTrees, bagaimana internet dan media sosial dapat menjadi wadah untuk menggerakkan banyak pihak untuk melakukan suatu tindakan kebaikan secara nyata. Mengenai kritik dari upaya penanaman 20 juta pohon ini, memang secara ilmiah menunjukkan bahwa penanaman pohon saja belum cukup untuk mengurangi emisi gas karbon yang ada saat ini yang mengancam kehidupan kita melalui fenomena perubahan iklim. Namun, bukan berarti kita turut serta dalam upaya penanaman pohon ini merupakan tindakan yang salah, karena mungkin beberapa dari kita ini menjadi salah satu upaya yang bisa kita lakukan untuk alam. Terlepas dari kritiknya, biarkan #TeamTrees menjadi inspirasi bagi kita sehingga bisa memanfaatkan internet dan media sosial dalam merangkul berbagai pihak untuk melakukan tindakan-tindakan nyata lain untuk melestarikan lingkungan.

 

Penulis: Farijzal Arrafisena

 

Referensi Literatur:

Ellen Allerton. How #TeamTrees Proves the Internet Can Do Good. Ever Widening Circles. https://everwideningcircles.com/2021/03/02/20-million-new-trees-around-the-world-teamtrees-mrbeast-planting/.  Dipublikasikan 2 Maret 2021. Diakses 28 Maret 2021.

Justine Calma. YouTubers’ #TeamTrees campaign overcame big hurdles in its first year. The Verge. https://www.theverge.com/2020/10/23/21529258/youtube-team-trees-campaign-one-year-anniversary. Dipublikasikan 23 Oktober 2020. Diakses 28 Maret 2021.

Nur Chandra Laksana. YouTuber ini berhasil kumpulkan USD 20 juta untuk tanam 20 juta pohon. tek.id.

https://www.tek.id/tek/youtuber-berhasil-kumpulkan-usd20-juta-untuk-20-juta-pohon-b1XrC9gwj. Dipublikasikan 20 Desember 2019. Diakses 28 Maret 2021.

Wikipedia. Team Trees. en.wikipedia.org. https://en.wikipedia.org/wiki/Team_Trees. Dipublikasikan 22 Maret 2021. Diakses 28 Maret 2021.

 

Referensi Gambar:

  1. https://teamtrees.org/ 
  2. https://www.cbc.ca/news/entertainment/youtubers-and-climate-change-1.5358145 
  3. https://blog.ucsusa.org/carly-phillips/covid-19-collision-with-2020-fire-season-will-ignite-multiple-threats 
  4. https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_carbon_dioxide_emissions 
  5. https://www.digitalinformationworld.com/2019/12/youtubers-and-tech-executives-helped-mrbeast-raise-20-million-for-team-trees-plantation-campaign.html 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

Yuk, bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!