Ninox Connivens: Burung Hantu yang Menggonggong

Karakteristik Ninox Connivens

Ternyata tidak hanya anjing yang dapat menggonggong, tetapi burung hantu juga bisa. Burung hantu punggok gonggong atau memiliki nama latin Ninox connivens adalah salah satu jenis burung hantu dengan keistimewaan yang tidak biasa dengan kemampuan mengonggong. Burung hantu punggok menggonggong memiliki ukuran tubuh 35-35 cm dengan panjang sayap 244-325 mm. Berat burung hantu ini sekitar 645-960 gram dengan rata-rata 8% pejantan lebih berat daripada betina. 

Ads
Gambar 1. Burung Hantu Ninox connivens
Gambar 1. Burung Hantu Ninox connivens

Burung hantu punggok menggonggong memiliki wajah yang coklat keabu-abuan pada area dahi, mahkota dan cakram wajahnya. Mereka juga mempunyai mata tajam berwarna kuning  dan paruh berwarna keabu-abuan sampai hitam. Scapular memiliki area keputihan yang besar di jaring luar, membentuk baris keputihan di bahu. Penutup sayap berwarna abu-abu kecoklatan dengan bintik-bintik kecil keputihan. Warna Bulu ekor berwarna abu-abu kecoklatan dengan 5-6 batang keputihan sempit. Bagian lehernya berwarna keputihan dengan bercak coklat keabu-abuan. Bagian bawahnya berwarna krem ​​sampai keputihan, dengan guratan coklat keabu-abuan yang menonjol. Ada variasi individu yang cukup besar di sini, dengan guratan yang bervariasi dari sempit ke lebar, dan dari yang lebih gelap ke lebih pucat. Jari-jari kakinya berbulu jarang, dan berwarna kuning kusam atau coklat kekuningan.

Sebaran 

Habitat ideal adalah negara terbuka dengan pilihan pohon besar untuk bertengger dan bersarang. Di Australia utara mereka lebih menyukai rawa-rawa. Meskipun burung hantu punggok menggonggong umumnya waspada terhadap sarangnya, burung hantu punggok menggonggong bisa bersahabat dengan manusia. Mereka bisa bersarang di dekat bangunan pertanian dan bahkan di jalan-jalan kota. Selain itu, burung hantu punggok menggonggong bisa juga ditemukan di Papua dan Maluku.

Seperti kebanyakan burung hantu pada umumnya, burung hantu punggok menggonggong aktif di malam hari. Tapi tidak jarang juga burung hantu ini aktif pada siang hari. Sedangkan pada musim dingin yang lebih mendung daripada biasanya, mereka mulai berburu sebelum matahari terbenam. Burung hantu menggonggong biasanya ditemukan berpasangan, dan secara khas bertengger di batang pohon terpencil di negara terbuka, seringkali setia di tempat yang sama selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Mereka tertarik pada air dan mungkin mandi secara teratur di pagi hari.

Keunikan Ninox Connivens

Burung hantu merupakan hewan nokturnal yaitu hewan yang aktif di malam hari. Diperkirakan terdapat sekitar 222 spesies burung hantu di dunia yang menyebar ke seluruh penjuru dunia kecuali Antartika. Termasuk ke dalam ordo Strigiformes, yaitu kelompok burung yang mempunyai kepala besar dan bulat. 

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Secara umum, ciri-ciri yang dimiliki burung hantu seperti matanya besar dan tidak bisa menghadap ke samping, kemampuan memutar lehernya hingga 180 derajat, dan bentuk wajah yang unik. Meski begitu, burung hantu dengan jenis tertentu juga memiliki keunikan tersendiri contohnya burung hantu punggok menggonggong. Adapun keistimewaan dari burung hantu punggok menggonggong sebagai berikut:

  • Suara

Seperti namanya, burung hantu punggok menggonggong memiliki suara yang khas. Mereka bisa bersuara layaknya gonggongan anjing yang berbunyi ‘wuf wuf’. Gonggongan selalu diawali dengan erangan pendek dan pelan, sehingga hanya terdengar dari jarak dekat. Panggilan suara ini biasanya diberikan saat senja dan fajar, seringkali mereka bersuara dalam paduan suara antara jantan dan betina selama beberapa menit. Suara burung punggok menggonggong betina lebih tajam dan pendek daripada yang jantannya. Betina kadang-kadang menggunakan teriakan rendah yang mengerang dengan kualitas hampir seperti sapi untuk memanggil anak. Oleh karena itu, burung hantu punggok menggonggong juga mendapat julukan “wanita yang menjerit” karena mereka mengeluarkan jeritan dengan intensitas menakutkan yang terdengar sangar seperti aslinya. Ini bukan panggilan umum dan lebih mungkin digunakan di luar musim kawin.

  • Makanan

Burung hantu yang menggonggong adalah pemburu yang gesit dan agresif dalam mengambil berbagai mangsa. Mereka berburu lebih awal di malam hari dan kemudian di pagi hari daripada burung hantu Australia lainnya. Mengambil banyak jenis burung, termasuk House Sparrow, Magpie Lark, merpati kecil, Pemakan Madu Berwajah Biru, Kookaburra Laughing dan Blue-winged, Red-rumped Parrot, Tawny Frogmouth, Australian Magpie, White-winged Chough, White Cockatoo dan beberapa spesies bebek. Di Australia selatan, kelinci tidak hanya menjadi mangsa utama, tetapi glider, posum kecil, kelelawar dan hewan pengerat juga menjadi salah satu makanan si burung hantu punggok menggonggong. Seperti Ninox Owls lainnya, mereka memakan banyak serangga, terutama di luar musim kawin, kumbang dan jangkrik menjadi yang paling umum untuk makanan mereka. Sebagian besar mangsa yang di dapat akan tampak dibawa ke tanah atau saat bertengger.

  • Perkembangbiakan

Burung hantu punggok menggonggong biasanya bertelur setiap Juli hingga September. Pasangan bertengger berdekatan di awal musim dengan saling mengicaukan satu sama lain. Burung hantu jantan yang memilih lokasi sarang tetapi jarang berkunjung setelah bertelur. Sarangnya berupa cekungan besar setinggi 30 meter, di dalam batang atau dahan besar pohon. Mereka kadang-kadang akan bersarang di garpu pohon yang dalam. Situs yang sama sering digunakan selama bertahun-tahun. Betina menempati sarang untuk bertelur 2 atau 3, kadang-kadang 1. Telurnya berwarna putih kusam dengan bentuk hampir bulat 43-50mm x 36-41mm. Telur burung hantu punggok menggonggong akan dierami oleh betina sendiri selama kurang lebih 36 hari. Burung hantu punggok menggonggong muda akan memiliki bulu putih pertama dan kedua dalam waktu sekitar 35 hari. Burung hantu muda ini akan bersama orang tuanya selama beberapa bulan hingga siap terbang dan hidup sendiri.

Gambar 2. Anak Burung Hantu
Gambar 2. Anak Burung Hantu

 

Penulis : Elsha Aureal Shopia

 

Referensi literatur 

Bobo.id. 8 November 2019. Pungguk Gonggong, si Burung Hantu yang Mengonggong, Pernah Dengar Suaranya?. Tersedia Dalam: https://bobo.grid.id/read/081911557/pungguk-gonggong-si-burung-hantu-yang-menggonggong-pernah-dengar-suaranya?page=all Diakses Pada 14 Februari 2021

Kumparan.com. 21 Agustus 2020. Ternyata Suara Burung Hantu memiliki Arti. Tersedia Dalam: https://kumparan.com/dasar-binatang/ternyata-suara-burung-hantu-memiliki-arti-1u2p9ClMKVP/full Diakses Pada 14 Februari 2021

 

Referensi Gambar 

Gambar 1 Burung Hantu Ninox connivens. Tersedia Dalam: https://bobo.grid.id/read/081911557/pungguk-gonggong-si-burung-hantu-yang-menggonggong-pernah-dengar-suaranya?page=all Diakses Pada 14 Februari 2021

Gambar 2 Anak Burung Hantu. Tersedia Dalam: https://kumparan.com/dasar-binatang/ternyata-suara-burung-hantu-memiliki-arti-1u2p9ClMKVP/full Diakses Pada 14 Februari 2021

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!