Pak Wasito Raih Penghargaan Kalpataru

Perkenalkan, Pak Wasito. Ketua Kelompok Pusat Pemberdayaan dan Pelayanan Masyarakat Pesisir (P3MP) di Desa Kartikajaya, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah. Sejak tahun 2018, Ia telah menjadi partner penanaman LindungiHutan. Sampai saat ini, terhitung sudah dua tahun LindungiHutan menjalin hubungan kerjasama dengan Pak Wasito. 

Ads

Tempat Mengabdi Pak Wasito 

Kondisi Pesisir Kendal
Kondisi Pesisir Kendal Tahun 2018 © Dokumentasi LindungiHutan

Pantai Kartika Jaya merupakan pusat perekonomian bagi warga pesisir. Pantai tersebut menjadi sumber arus ombak air utama di pesisir Patebon, Kabupaten Kendal. Di dekat pantai, banyak dijumpai tambak budidaya ikan maupun udang milik warga yang menjadi sumber penghasilan utama warga setempat. Pantai Kartika Jaya juga menjadi sarana rekreasi dan sering kali beberapa hasil laut dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sayangnya, sejak 11 tahun yang lalu terjadi abrasi yang cukup parah di kawasan Pantai Kartika Jaya. Hal tersebut menyebabkan pesisir Kendal terkikis sekitar 30 hektar. Kejadian abrasi ini telah merusak tambak warga, yang sebagaimana sumber penghasilannya seketika lenyap. Tidak hanya itu, beberapa rumah masyarakat pesisir pun tenggelam. Karena itulah, tim LindungiHutan berinisiatif melakukan penanaman di wilayah tersebut.

Kegiatan penanaman di lokasi Pantai Kartika Jaya diinisiasi dengan diadakannya projekHarapan Hutan. Bertepatan dengan Hari Jadi LindungiHutan yang kedua, sebuah yayasan yang berfokus pada pelestarian ataupun perlindungan terhadap lingkungan dan hutan Indonesia. LindungiHutan bekerjasama dengan CSR PT. Kayu Lapis Indonesia dalam hal penyediaan bibit mangrove dalam rangka aksi penanaman di pesisir Kendal.

Kerjasama tersebut telah membuahkan hasil. Terkumpul sebanyak kurang lebih 5.000 bibit mangrove jenis Rhizopora sp. yang ditanam pada tanggal 2 Desember 2018. Kegiatan penanaman ini diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan, meliputi perwakilan Bupati Kendal, Relawan LindungiHutan Kendal, siswa SMA, komunitas Suket Teki, GIBAS Resort Kendal, Ikatan Mahasiswa Kendal, dan Aktivis Remaja Pecinta Alam Kendal (ARMAPALA Kendal). Aksi penanaman tersebut sampai diliput oleh Liputan Kendal Terkini (LKT) dan laman berita Tribun Jateng.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Lewat Kampanye Alam Online, Pesisir Kendal Tertolong 

Penanaman di Pesisir Kendal
Aksi Penanaman Hijaukan Pesisir Kendal © Dokumentasi LindungiHutan

Seiring berjalannya waktu, menanam sekali saja tidak cukup. Pantai Kartika Jaya Butuh lebih banyak lagi pohon mangrove untuk menghijaukan pesisir Kendal. Pada tahun 2019, pertama kalinya dilakukan aksi penanaman di pesisir Kendal melalui kampanye yang bernama Aksi Hijaukan Pesisir Kendal.  Karena pada program sebelumnya, banyak pohon Mangrove yang rusak bahkan hilang. Hal tersebut menyebabkan berkurangnya jumlah pohon Mangrove sehingga belum cukup untuk menjadi pemecah kuatnya gelombang air laut pantai utara.

Berdasarkan hasil kampanye alam online untuk pesisir Kendal, terkumpul sebanyak 2.000 bibit mangrove yang dapat ditanam pada 27 Oktober 2019. Tidak seperti sebelumnya, pohon Mangrove di pesisir Kendal tumbuh secara optimal berkat peran Pak Wasito selain mempersilahkan tempat untuk menanam. Terpantau, tidak ada satupun pohon yang mati dan pohon mangrove di pesisir Kendal yang sudah berumur 325 hari.

Usaha Pak Wasito Membuahkan Hasil 

Pak Wasito
Lampiran Penerimaan Penghargaan Kalpataru Tahun 2020 © SK No 302 Tentang Penerima Penghargaan Kalpataru 2020

Selama kurang lebih dua tahun, Pak Wasito menaruh perhatian lebih terhadap lingkungan di sekitarnya dan memberi sentuhan untuk Desa Kartikajaya. Atas jasa Pak Wasito dalam mengabdi untuk pesisir Kendal, Ia meraih penghargaan Kalpataru dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan kepada perorangan atau kelompok atas jasanya dalam melestarikan lingkungan hidup di Indonesia. 

Sesuai surat keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor SK.302/MENLHK/PSKL/PEG.7.7/2020, Pak Wasito terpilih menjadi salah satu diantara 10 orang yang mendapat penghargaan Kalpataru 2020. Pak Wasito dinobatkan sebagai pengabdi lingkungan. 

Penganugerahan penghargaan akan dilakukan secara langsung pada tanggal 22 September 2020 di Jakarta dengan tetap mematuhi protokol COVID-19. Hal itu sebanding dengan apa yang telah ia lakukan selama ini untuk Desa Kartika Jaya khususnya di daerah pesisir Kendal.

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. So, tunggu apalagi? Mari jadi bagian orang yang bermanfaat, yang membawa perubahan dalam hal-hal kebaikan. Dan turut serta membahagiakan orang sekitar.

Penulis : Tasyah Anjani

Referensi :

[1] Lindungihutan. 2019. Pesisir Kendal. Lindungihutan.com. Tersedia dalam https://lindungihutan.com/pesisirkendal?page=3. Diakses pada 16 September 2020.

[2] Ayufardani, Rizka. 2018. Harapan Hutan Kendal Harapan Kita Semua. Wanaswara.com.Tersedia dalam https://wanaswara.com/harapan-hutan-kendal-harapan-kita-semua/. Diakses pada 16 September 2020. 

 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak!