Pantai Pelayaran dan Relawan LindungiHutan Jepara

Potret Pantai Pelayaran, Kabupaten Jepara
Potret Pantai Pelayaran, Kabupaten Jepara. (Dok. LindungiHutan)

LindungiHutan.com, Semarang. Jepara merupakan salah satu Kabupaten yang berada di pesisir utara Jawa Tengah. Bagian barat dan utara kabupaten ini berbatasan langsung dengan Laut Jawa, dan merupakan kabupaten dengan garis pantai terpanjang di Jawa Tengah, yaitu sepanjang 80 km. Salah satu pantai yang terkenal disana adalah pantai pelayaran.Oleh karenanya, Jepara memiliki banyak potensi pesisir dan kelautan, hal ini didukung oleh beragam ekosistem pesisir yang ada, seperti terumbu karang, padang lamun, dan adanya formasi mangrove. Namun sayangnya, potensi pesisir tersebut juga termasuk potensi bencana juga, salah satunya abrasi.

Ads

Baca Lainnya : Horny Cupcakes untuk 550 Pohon Cegah Bumi Tenggelam

“Dulu panjang garis pantai Jepara hanya sekitar 70 km. Tapi sekarang sudah lebih dari 80 km karena pantai Jepara terkena abrasi. Bahkan Desa Bulak sudah hilang dan warganya harus direlokasi ke Desa Bulak Baru,” ujar Dr. Subroto, SE, MM selaku Wakil Bupati Jepara.

Proses abrasi yang tinggi juga menyebabkan rusaknya hutan mangrove dan pantai yang ada di Jepara. Hal tersebut tentunya berdampak negatif karena kedua hutan tersebut memberikan banyak manfaat bagi pesisir.

Yuk, Adakan Penghijauan di Daerahmu!

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Bersama LindungiHutan, Menghijaukan Indonesia.

Foto Penanaman Cemara Udang di Pantai Pelayaran, Kabupaten Jepara
Foto Penanaman Cemara Udang. (Dok. LindungiHutan)

Menurut Sujarot (Kepala Dishutbun), hutan pantai bisa menjadi penahan angin dari laut menuju daratan. Ketika angin dari laut bisa ditahan, bisa mengurangi intrusi air laut yang menyebabkan abrasi. “Hutan pantai juga akan mengurangi gelombang laut sehingga diharapkan abrasi akan berkurang” jelasnya.

Salah satu lokasi yang cukup terdampak abrasi dan memerlukan hutan pantai ada di Pantai Pelayaran. Pantai ini berada di Kelurahan Karangkebagusan, Jepara, dan menjadi salah satu fokus pemerintah untuk reboisasi.

Baca Lainnya : Mangrove dari Kaloka untuk Pesisir Demak

Relawan LindungiHutan Jepara Tanam Cemara Udang di Pantai Pelayaran

CEO LindungiHutan Turut Terlibat dalam Kampanye Alam di Pantai Pelayaran
CEO LindungiHutan Turut Terlibat dalam Kampanye Alam di Pantai Pelayaran. (Dok. LindungiHutan)

Bersama dengan penduduk lokal, pada 10 Februari 2018, relawan LindungiHutan Jepara melakukan penanaman 130 bibit cemara udang di Pantai Pelayaran.

Penanaman cemara udang sedikit berbeda dengan penanaman mangrove yang berada di lahan berlumpur. Cemara udang ditanam di darat, agak berjarak dengan bibir pantai. Selain dapat menghalau abrasi dan angin laut yang mengandung garam, jika sudah tumbuh besar dan rimbun nantinya kawasan di belakang deretan cemara udang ini akan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk budidaya pertanian maupun wisata.

Semoga bibit-bibit yang sudah ditanam, dapat menghijaukan kembali kawasan Pantai Pelayaran ya Sahabat. (Kika)*

Referensi: Djati Mardiatno, dkk.

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di daerahmu. Selain daerahmu, kamu  juga bisa membantu menghijaukan daerah lainnya di Indonesia lho!

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!