Penanganan Terhadap Kebakaran Hutan

Kebakaran Hutan

img 14092019 235117 800 x 420 piksel 4f8ee308a4e5c5e11c98ef675c555705 – WanaswaraGambar 1. Kebakaran Hutan

Ads

Kebakaran hutan merupakan terbakarnya hutan baik disengaja maupun tidak disengaja yang yang dapat menimbulkan berbagai macam bahaya maupun bencana dan menimbulkan kerugian-kerugian ekologi, politik, sosial budaya dan ekonomi. Menurut Darwiati dan Tuheteru (2010), kebakaran hutan di Indonesia hampir 99% diakibatkan oleh kegiatan manusia baik disengaja maupun tidak karena adanya unsur kelalaian.

Penyebab Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan dapat terjadi karena berbagai penyebab baik karena ulah manusia maupun dari alam. Berikut adalah beberapa penyebab yang memicu terjadinya kebakaran hutan :

  1. Pembukaan Lahan

Kebakaran hutan bisa terjadi akibat kesengajaan karena ingin membuka lahan secara besar-besaran oleh perusahaan kehutanan atau perusahaan perkebunan secara ilegal untuk usaha kehutanan, pertanian, dan perkebunan.

2. Alam

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Kebakaran hutan dapat terjadi karena adanya gangguan alam seperti tersambar petir atau lava gunung berapi.

      3. Pembersihan Lahan

Metode pembersihan lahan dengan cara membakar sisa-sisa tumbuhan merupakan metode yang paling mudah dan efisien. Namun, karena tidak terkendalinya proses tersebut maka api akan merambat dan terjadi kebakaran.

      4. Cuaca

Keadaan cuaca seperti suhu yang panas, curah hujan yang rendah, keadaan air tanah yang mengering juga menjadi salah satu alasan terjadinya kebakaran hutan.

      5. Bekas Api Unggun

Ketika orang melakukan camping di hutan biasanya mereka menyalakan api unggun sebagai sumber penerangan dan penghangatan. Namun seringkali ketika mereka meninggalkan hutan, api unggun tidak dimatikan secara sempurna, bara api yang masih menyala akan merambat ke tanaman-tanaman sekitar dan akhirnya terjadilah kebakaran hutan.

       6. Puntung Rokok

file 20190803 117857 1rts2fh – WanaswaraGambar 2. Puntung Rokok

Tidak sedikit dari kasus kebakaran terjadi karena ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang sembarangan dalam membuang puntung rokok. Puntung rokok yang masih menyala apabila dibuang ke pinggir hutan, apinya akan menjalar melalui daun-daun lalu terus merambat hingga terjadilah kebakaran hutan.

Dampak Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan memiliki banyak dampak yang merugikan dan membahayakan manusia, hewan, maupun tumbuhan yang hidup di hutan maupun sekitar hutan. Berikut adalah dampak-dampak yang ditimbulkan akibat terjadinya kebakaran hutan :

  1. Pencemaran Kabut Asap dan Emisi Karbon

2019 08 12 17 02 36 81e5aa97acb51d1d7fc97d6033302d95 940x510 1 – WanaswaraGambar 3. Kabut Asap

Pencemaran kabut dan emisi karbon umumnya disebabkan oleh kebakaran hutan yang disengaja dan rambatan api dari kawasan lahan gambut. Di Indonesia sendiri, pencemaran kabut asap terbesar berasal dari kebakaran hutan gambut, diperkirakan pada tahun 1997/1998 kebakaran hutan gambut menghasilkan 60% hingga 90% emisi karbon, hal ini berarti kabut asap dan kebakaran hutan merupakan sumber utama adanya emisi karbon. 

      2. Degradasi hutan dan hilangnya hasil hutan

Selain itu, kebakaran hutan dapat mengakibatkan terjadinya degradasi lahan yang menyebabkan produktivitas lahan menurun dan hilangnya hasil hutan serta berbagai jasa lingkungan yang diberikan hutan termasuk kayu, hasil hutan non kayu, erosi tanah dan lenyapnya fungsi pengendali banjir.

      3. Kerugian di sektor pedesaan akibat kebakaran hutan liar dan anomali cuaca yang dipicu oleh kebakaran hutan.

Kebakaran hutan dapat menimbulkan berbagai kerugian bagi usaha-usaha yang dilakukan oleh masyarakat pedesaan dan membuat cuaca menjadi panas.

      4. Mengurangi jarak pandang

Asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan menyebabkan berkurangnya jarak pandang. Hal ini tentunya akan membahayakan bagi para pengendara jalanan.

      5. Menimbulkan gangguan kesehatan

Asap dari kebakaran hutan tentunya memiliki kadar debu yang sangat tinggi. Hal ini tentunya dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti  infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), asma bronkial, bronkitis, radang paru-paru, iritasi mata dan masalah pada kulit.

       6. Merusak habitat hutan

Kebakaran hutan menyebabkan banyak organisme tanah yang mati serta kematian pada hewan-hewan dan tumbuhan.

Penanganan Kebakaran Hutan

Paragraf ini menjelaskan bagaimana cara yang dilakukan untuk menangani kebakaran hutandengan terbagi menjadi 3 tahapan yaitu pencegahan terhadap kebakaran hutan, penanganan saat terjadinya kebakaran hutan, dan penanganan pasca kebakaran hutan. Penanganan yang dapat dengan mudah kita lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Pencegahan terhadap kebakaran hutan
  • Melakukan pembukaan lahan secara besar-besaran dengan tidak menggunakan metode pembakaran.
  • Tidak melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar sisa-sisa tumbuhan, apalagi jika prosesnya tidak diperhatikan dengan baik sehingga api akan merambat dan membakar hutan.
  • Memperhatikan untuk tidak meninggalkan bekas api unggun dalam keadaan bara api yang masih menyala, sebaiknya sebelum meninggalkan hutan pastikan api unggun sudah mati dengan sempurna.
  • Hindari membuang puntung rokok di serasah hutan, pastikan putung rokok sudah mati lalu buang ke tempat sampah.

      2. Penanganan saat terjadi kebakaran hutan

Kemudian jika terjadi kebakaran hutan di daerahmu, segeralah menyampaikan informasi terkait kebakaran hutan tersebut kepada instansi wilayah terdekat seperti kehutanan, TNI/POLRI, dan BPBD. Selain itu, usahakan mengungsi ke tempat yang lebih aman agar terhindar dari kabut asap.

      3. Penanganan pasca kebakaran hutan

Setelah terjadi kebakaran alangkah baiknya jika kita menyumbangkan barang-barang seperti sembako, pakaian, dan obat-obatan kepada orang-orang yang terkena dampak dari kebakaran hutan.

 

Penulis : Syarki Alfioni

Referensi Literatur:

N.N. (n.d). II. Tinjauan Pustaka : Repository UIN http://repository.uin-suska.ac.id/2594/3/BAB%20II.pdf (Diakses tanggal 16 Februari 2021).

N.N. 2020. Yuk, Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah istimewa Yogyakarta. https://dlhk.jogjaprov.go.id/yuk-cegah-kebakaran-hutan-dan-lahan (Diakses tanggal 16 Februari 2021).

Tacconi, Luca. 2003. Kebakaran Hutan di Indonesia: Penyebab, Biaya dan Implikasi Kebijakan. CIFOR Occasional Paper No. 38(i). https://www.cifor.org/publications/pdf_files/OccPapers/OP-038i.pdf (Diakses tanggal 16 Februari 2021).

 

Referensi Gambar :

https://blog.peduly.com/wp-content/uploads/2019/09/2019_08_12-17_02_36_81e5aa97acb51d1d7fc97d6033302d95-940×510.jpg 

https://cdn.popmama.com/content-images/post/20190914/img-14092019-235117-800-x-420-piksel-4f8ee308a4e5c5e11c98ef675c555705.jpg 

https://images.theconversation.com/files/286809/original/file-20190803-117857-1rts2fh.jpg?ixlib=rb-1.1.0&rect=14%2C0%2C3244%2C2443&q=45&auto=format&w=926&fit=clip 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!