Pengertian Benih Rekalsitran dan Benih Ortodoks

Di masa pandemi ini, banyak dari kita mengambil hobi baru atau mengembangkan hobi yang telah kita miliki, salah satunya berkebun.

Ads

Hobi ini tentunya dapat mengisi waktu dan menghabiskan sebagian atau semua simpanan energi yang kita miliki. Akibatnya, intensitas stress dan jenuh menurun.

Tapi, banyak orang awam yang tidak tahu akan perawatan benih atau tanaman yang baik. Hal ini sering kali mengakibatkan benih atau tanaman mati.

Karena itu, artikel ini akan membahas dua jenih benih, yaitu pengertian benih rekalsitran dan ortodoks yang dapat ditanam.

Gambar 1. Benih rekalsitran
Gambar 1. Benih Tanaman

Benih Rekalsitran dan Benih Ortodoks

Apa Itu Benih Rekalsitran?

Benih rekalsitran merupakan benih yang tidak mengalami proses pengeringan saat berada di pohon. Akibatnya, benih ini tidak mampu bertahan pada suhu dan tingkat kelembaban yang rendah.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Jika mengalami penurunan kadar air, benih ini dapat mati. Kadar air pada benih berkisar pada 30%-50%.

Selain itu, penurunan kadar air akan mempengaruhi pertumbuhan benih. Umumnya, benih ini memiliki ukuran yang besar dibandingkan dengan benih lainnya.

Benih rekalsitran sulit disimpan untuk waktu yang lama, hal ini dipengaruhi oleh kadar airnya. Selain kadar air, terdapat beberapa karakteristik yang juga mempengaruhi hal tersebut.

Pertama, benih ini tidak mampu bertahan hidup pada tingkat kelembaban yang rendah. Ini dikarenakan benih akan menyerap air yang disimpan untuk menutupi kekurangan air di udara.

Kedua, benih ini sangat mudah terinfeksi oleh mikroorganisme. Benih rekalsitran dapat menjadi habitat yang baik untuk mikroorganisme karena memiliki kadar air dan sumber makanan yang memadai.

Selain itu, benih ini tidak memiliki pertahanan diri yang kuat akan serangan mikroorganisme. Berikutnya, perubahan suhu pada benih dapat mengganggu pertumbuhan benih.

Kadar air pada benih dapat menguap ke udara pada suhu yang tinggi. Jika dibiarkan, benih akan mengering dan mati. Kondisi inilah yang menyebabkan benih ini tidak disarankan untuk pemula.

Penyimpanan dan pengemasan benih rekalsitran harus dilakukan dengan mengawasi kadar air pada benih. Dikarenakan oleh penyimpanan yang sulit dan ketidakmampuan untuk bertahan hidup untuk waktu yang lama, maka sebaiknya benih disimpan dengan cara disemai.

Benih disemai di polybag dan dibiarkan tumbuh hingga ketinggian tertentu.

Kemudian, benih disimpan dengan memberikan bahan pengatur pertumbuhan atau memanipulasi lingkungan untuk menghambat pertumbuhan.

Sedangkan, pengemasan dilakukan dengan cara disimpan pada kemasan kedap air, tapi tidak kedap udara yang dapat melindungi benih dari kerusakan.

Suhu dan kelembaban kemasan disesuaikan dengan jenis benih. Adapun jenis benih adalah bakau, nangka, durian, alpukat, meranti, gaharu, dan lain-lain.

Apa Itu Benih Ortodoks?

Gambar 2. Benih Ortodoks
Gambar 2. Benih Ortodoks

Benih ortodoks merupakan benih yang mengalami proses pengeringan saat berada di pohon. Inilah yang membuat benih ini dapat disimpan dan bertahan hidup untuk waktu yang cukup lama.

Umumnya, benih pada buah segar memiliki kadar air 15%-30% dan setelah mencapai kemasakan fisiologis kadar air benih berkisar 6%-10%.

Akan tetapi, kadar air ini masih terlalu tinggi untuk beberapa jenis tanaman.

Oleh karena itu, dilakukan proses pengeringan hingga kadar air turun menjadi 2%-5%.

Benih ini juga memiliki beberapa karakteristik yang menyebabkannya mudah disimpan dan cocok untuk pemula.

Pertama, benih ini tahan serangan mikroorganisme karena rendahnya kadar air didalamnya dan kulit bijinya yang keras.

Kedua, benih ini memiliki masa dorman atau tidak berkecambah untuk waktu yang lama walaupun berada di kondisi ideal.

Berikutnya, benih berukuran kecil ini dapat bertahan hidup pada suhu dan tingkat kelembaban yang rendah karena kadar airnya.

Kemampuannya untuk bertahan hidup di kondisi yang tidak memungkinkan membuat benih ini mudah untuk dirawat. Adapun jenis benih ortodoks adalah tomat, cabai, kacang-kacangan, bunga matahari, bunga poppy, dan lain-lain.

Bagaimana Cara Menanam Benih Rekalsitran dan Benih Ortodoks?

Tentunya, kedua jenis benih ini memiliki proses penanaman dan masa pembuahan yang berbeda.

Umumnya, benih rekalsitran merupakan jenis tanaman pohon yang membutuhkan waktu 1 tahun atau lebih untuk berbuah atau menjadi dewasa.

Sedangkan, benih ortodoks yang sayur, kacang, dan bunga hanya membutuhkan waktu beberapa bulan untuk menjadi dewasa.

Perbedaan inilah yang membuat keduanya memiliki perawatan dan penanaman yang berbeda pula.

Benih Rekalsitran

Gambar 3. Penyemaian Benih Rekalsitran
Gambar 3. Penyemaian Benih Rekalsitran

Umumnya, benih ini ditanam dengan kondisi sudah berkecambah. Hal ini dikarenakan benih ini sangat rentan mati atau busuk bila ditanam langsung di media tanah tanpa adanya pengawasan dan perawatan yang memadai.

Tanpa disemai, keberhasilan benih untuk tumbuh hanya berkisar 20%-30%. Sedangkan, keberhasilan benih meningkat menjadi 60%-80% jika disemai. Inilah yang mendorong banyak orang untuk menanam benih setelah disemai.

Selain itu, penanaman harus memperhatikan faktor lingkungan. Perubahan faktor lingkungan dapat menghambat maupun mematikan tanaman, seperti hujan lebat, tiupan angin kencang, curah hujan yang sedikit, iklim, unsur hara, dan lain-lain. Inilah alasan diperlukannya perhatian khusus pada masa pembenihan.

Benih akan ditanam pada polybag, diberikan penyangga jika diperlukan, dan ditanam di tempat khusus untuk melindunginya dari serangan mikroorganisme, hama, dan faktor lingkungan.

Setelah melewati masa pembenihan, benih dapat ditanam di lahan dengan memperhatikan kondisi benih dan lingkungan.

Proses ini akan memakan waktu yang sangat lama sebelum buah atau produk dari tanaman dapat dipanen.

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, perlu dilakukan pengawasan serta pemberian biologis dan nonbiologis pada benih.

Benih Ortodoks

Berbeda dengan benih rekalsitran, benih ortodoks tidak terlalu membutuhkan perhatian khusus untuk tumbuh dengan baik.

Seperti yang tertulis sebelumnya, benih ini merupakan jenis benih kering yang tidak terlalu membutuhkan air untuk tumbuh. Oleh karena itu, benih ini harus dikeringkan terlebih dahulu sebelum ditanam.

Sebelum ditanam, benih juga harus direndam di air untuk beberapa waktu tergantung kebutuhan tanaman. Setelah itu, benih disemai pada polybag dan diletakkan jauh dari cahaya matahari selama 1 minggu.

Benih hanya dapat dipindahkan ke lahan setelah berkecambah. 

Adapun perawatannya sendiri tidak terlalu sulit. Hanya diperlukan pemberian pupuk dan pembasmian hama pada tanaman.

Tentunya, diperlukan juga pemberian air secara berkala pada tanaman. Dalam beberapa bulan, tanaman dapat dipanen atau dinikmati.

Selain kedua jenis benih ini, masih banyak jenis benih yang dapat kita gunakan untuk membuat kebun sendiri di rumah.

Berkebun merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan sekarang ini dan bermanfaat bagi diri kita. Kegiatan ini akan memakan waktu dan tenaga kita, tapi akan memberikan hasil yang memuaskan, seperti memperindah ruangan, menyegarkan udara, dan memberikan hasil panen.

Lagipula, kita memiliki banyak waktu kosong untuk melakukan kegiatan. Jadi, kenapa tidak? 

Penulis: Jeannette Sharon

Referensi Literatur:

Cara Praktis Menanam Mangrove atau Bakau Agar Cepat Tumbuh, Begini Caranya. (2020, March 12). Pos-Kupang. https://poskupangwiki.tribunnews.com/2020/03/12/cara-praktis-menanam-mangrove-atau-bakau-agar-cepat-tumbuh-begini-caranya?page=all

Jonathan. (2018, June 1). Benih Ortodox dan benih Rekalsitran. Toraja Farmer. https://torajafarmer.wordpress.com/2018/01/06/benih-ortodox-dan-benih-rekalsitran/

Kamson, W. (2018, November 17). Benih Ortodoks dan Benih Rekalsitran. Knowledge. https://winniekamson.blogspot.com/2018/11/benih-ortodoks-dan-benih-rekalsitran.html

Teknik Penyimpanan Benih yang Baik. (n.d.). Layanan Informasi Desa. Retrieved February 16, 2021, from https://8villages.com/full/petani/article/id/5a784b98966843515575b584

Wardhani, V. (2020, February 24). Cara Menanam Cabe yang Pasti Berhasil Hanya dengan Enam Langkah Mudah. Merdeka.Com. https://www.merdeka.com/jatim/cara-menanam-cabe-yang-pasti-berbuah-hanya-dengan-6-langkah-kln.html?page=7

Referensi Gambar:

Pertanianku. (2020, February 19). [Photograph]. Pertanianku.Com. https://www.pertanianku.com/perbedaan-karakteristik-benih-hutan-ortodoks-dan-rekalsitran/

[Photograph]. (n.d.-a). Layanan Informasi Desa. https://8villages.com/full/petani/article/id/5a784b98966843515575b584

[Photograph]. (n.d.-b). Lingkar Jateng. https://lingkarjateng.com/2020/05/04/hilangkan-suntuk-dan-tetap-produktif-di-tengah-pandemi-dengan-berkebun/

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. 

Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!