Pohon Argan: Pohon yang Dihinggapi Kambing

Mengenal Pohon Argan 

Gambar 1 Pohon Argan 
Gambar 1 Pohon Argan

Mungkin tidak banyak yang mengetahui pohon ini jika dilihat hanya melalui gambar, tetapi jika sudah menyebutkan argan oil atau minyak argan siapa yang tidak mengetahuinya. Yup, ini adalah pohon argan penghasil minyak argan yang bermanfaat untuk kecantikan. Pohon argan merupakan tumbuhan endemik Maroko. 

Ads

Pohon argan yang  berduri selalu hijau sepanjang tahun dan memiliki daun yang berukuran kecil serta berwarna hijau. Ketinggian pohon ini dapat mencapai 10 meter dan hidup sekitar 150 sampai 200 tahun. Buah dari pohon ini memiliki bentuk lebih bulat dari buah zaitun dan memiliki ukuran yang lebih besar. Isi dari buah pohon argan berbentuk seperti kacang. Buah argan membutuhkan waktu 1 tahun untuk matang. Biji dari buah argan mengandung oil yang memiliki lemak baik bagi kesehatan.

Pohon yang merupakan endemik Maroko ini merupakan harta karun dari Pegunungan Atlas dan Anti-Atlas yang beradaptasi dengan baik terhadap pasir. Tumbuhan ini sangat toleran terhadap kekeringan dan dapat tumbuh dengan subur. Daun pohon argan dapat menyerap kelembaban dengan baik. Akarnya dapat menjangkau air sejauh 30 meter di bawah permukaan bumi. Akar pohon argan memiliki hubungan simbiosis dengan mikroba jamur scopic yang mengalirkan nutrisi ke akar, sedangkan akar memberikan kelembaban untuk jamur agar dapat bertahan hidup. 

Pohon argan dapat menghasilkan 40 kilogram kacang. 40 kilogram kacang ini dapat menghasilkan 18 liter minyak argan. Pemanenan buah-buah ini dapat dilakukan oleh tangan manusia ataupun para kambing. Para kambing yang memakan buah argan hanya akan memakan daging buah yang lembut, sedangkan bagian cangkang keras yang berisi kacang tidak akan dicerna.

Proses pengolahan melalui tangan manusia yaitu saat buah sudah matang akan dikeringkan di bawah sinar matahari dan saat sudah kering akan dibelah, kemudian diambil bagian bijinya. Biji tersebut akan dipanggang, kemudian digiling. Hasil gilingan biji buah akan dicampurkan sedikit air dan  minyaknya kemudian diekstraksi saat proses pengulenan gilingan biji buah. 100 kilogram buah menghasilkan kira-kira 2 liter minyak. Untuk produksi minyak argan yang masih dilakukan dengan metode tradisional dan membutuhkan waktu yang lama. 

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Minyak argan memiliki manfaat yang sangat beragam. Minyak argan dipercaya memiliki antioksidan alami seperti flavonoid dan tokoferol. Antioksidan yang dipercaya untuk perlindungan kulit dan penyembuhan. Wanita Maroko telah menggunakan minyak argan selama berabad-abad sebagai produk perawatan kulit agar tidak kering. 

Minyak argan juga dapat digunakan untuk pengobatan jerawat, alergi kulit, cacar air, dan luka bakar. Minyak ini juga digunakan untuk merawat rambut agar lebih kuat dan sehat. Selain untuk kecantikan diri, minyak argan juga digunakan dalam bidang kuliner. Biasanya minyak argan akan dijadikan sebagai minyak untuk memasak ataupun untuk cocolan roti saat sarapan pagi. 

Fenomena Kambing Memanjat Pohon Argan

Gamar 2 Kambing di Atas Pohon Argan 
Gamar 2 Kambing di Atas Pohon Argan

Fenomena kambing yang memanjat pohon argan ini mulai ramai diberitakan pada sekitar tahun 2015. Salah satu laman berita Amerika memastikan bahwa ini bukan cerita bohong belaka. Hasil foto yang tersebar luas juga bukan hasil editan tangan manusia. Banyak yang menganggap bawah fenomena ini sangatlah aneh dan unik. Tidak biasanya hewan menaiki pohon. 

Pohon argan memiliki duri di sepanjang dahannya, tetapi tidak mengurangi niat kambing-kambing tersebut memanjat ke atas pohon. Salah satu alasanya ialah mereka memakan buah pohon argan. Tidak banyakanya sumber makanan yang tersedia di daerah tersebut menjadikan buah argan menjadi sumber makanan utama bagi para kambing. 

Mungkin banyak yang bertanya, bagaimana bisa para kambing memanjat pohon argan? Jawabannya karena para petani setempat memotong dahan-dahan pohon agar kambing dapat dengan mudah memanjat pohon tersebut. Oleh sebab itu, para kambing tersebut memiliki kestabilan saat berada di atas pohon dan tidak terjatuh. 

Tetapi dengan adanya bantuan para petani tersebut muncul perdebatan yang mengatakan, dahan-dahan dipotong agar memudahkan para kambing mengambil makananya atau untuk mengambil keuntungan materi saat turis datang untuk mengambil foto para kambing di atas pohon. Banyak cara para petani mengambil keuntungan materi seperti berfoto dengan kambing. Biasanya para turis akan memberikan tip kepada petani karena dapat memperlihatkan fenomena yang unik ini. 

Seperti yang diketahui, pohon ini dikenal sebagai peninggalan zaman tersier yang sekarang terancam punah dikarenakan adanya perluasan perkotaan dan praktik pertanian. Saat ini, Hutan Argan mencakup kurang dari satu hektar dari sepertiga Hutan Argan telah hilang dan kepadatan rata-rata telah menurun dari seratus menjadi tiga ratus pohon per hektar. Perlu diadakan konservasi dan pengembangan pelestarian hutan argan agar manusia masih dapat melihat dan merasakan manfaatnya untuk puluhan tahun kedepan. 

 

Penulis: Vebriani A’rofatus Sholihah 

 

Referensi Literatur

Capatides, Christina. September 18, 2015. Tree Goats. Retrieved March 05, 2021, from

https://www.cbsnews.com/pictures/tree-goats-of-morocco-argan-oil/4/

Lamnauer, Dr. Driss. Argania spinosa. Retrieved March 05, 2021, from

https://www.uicnmed.org/nabp/database/HTM/PDF/p14.pdf

 

Referensi Gambar

https://images.app.goo.gl/zTSdSP6RxVMAaSMGA

https://images.app.goo.gl/xSvHucJTWavrpS569 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak!

 

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!