Pohon Aspen, Makhluk Hidup Terbesar di Dunia

Taksonomi

Pohon aspen merupakan salah satu pohon yang memiliki banyak julukan, dari Pando, trembling aspen, golden aspen, quiver-leaf aspen, small-toothed aspen, canadian aspen, quakie, hingga popple. Pohon ini banyak ditemukan di tegakan murni di atas lereng berpasir dan berkerikil. 

Ads
  • Kerajaan : Plantae
  • Filum : Spermatophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Ordo : Malpighiales
  • Famili : Salicaceae
  • Genera : Populus
  • Spesies : Populus tremuloides

"<yoastmark

Morfologi Pohon Aspen

Pohon Aspen merupakan pohon berdaun yang tergolong berukuran sedang. Biasanya, tinggi pohon ini dapat mencapai sekitar 8 hingga 24 meter, dan diameternya dapat mencapai 7 hingga 46 centimeter. Pohon dengan ukuran yang di luar perkiraan ini juga terkadang dapat ditemukan secara alami. Pohon ini memiliki tekstur kulit kayu yang halus dengan varian warna yang cukup luas. Di antaranya, terdapat putih kehijauan, putih kekuningan, abu-abu kekuningan, ataupun abu-abu sampai hampir putih. Warna hijau yang terkadang ditemui berasal dari pigmen klorofil yang terdapat pada kulit kayu. Namun, seiring bertambahnya usia, kulit kayu mereka dapat perlahan berubah menjadi semakin kasar dan berpecah-pecah.

Kulit Kayu Aspen © thetreecenter.com
Kulit Kayu Aspen © thetreecenter.com

Dari semua spesies berdaun lebar, Pohon Aspen memiliki jenis daun yang dapat disebut paling sensitif terhadap angin. Daun-daun dari Pohon Aspen cenderung bergetar saat angin sedang bertiup. Daun aspen berpenampilan tipis, keras, dan hampir bulat, dengan diameter yang dapat mencapai sekitar 3 hingga 8 centimeter. Mereka memiliki bentuk yang lancip pada ujungnya tetapi cekung pada ujung yang satunya lagi, dengan banyak gigi-gigi yang runcing ataupun yang berbentuk bulat kecil di sepanjang marginnya. Daun aspen memiliki tekstur halus, berwarna hijau terang ke hijau kekuningan. Balik daun tersebut terlihat kusam, tetapi bisa berubah menjadi kuning cemerlang, emas, jingga, atau sedikit kemerahan di musim gugur. Tangkai daun merata, tegak, dan lurus dengan bilah daun. Batang atau tangkainya yang rata ini memungkinkan daun-daun untuk melambai ketika angin sepoi-sepoi menghembus.

Daun dan Tangkai Aspen © earthsky.org
Daun dan Tangkai Aspen © earthsky.org

Mereka bereproduksi secara aseksual. Pohon Aspen tidak tumbuh dari biji, melainkan kecambah yang muncul langsung dari akar dalam jaringan bawah tanah pohon. Setiap pohon adalah satu batang di antara ribuan yang termasuk dalam satu klon. Saat rusak, Pohon ini akan mengirimkan sinyal hormonal kepada bagian-bagian yang berperan. Mereka dapat bertumbuh di banyak jenis tanah, terutama di lereng berpasir dan berkerikil, dan mereka cepat merintis lokasi yang terganggu, khususnya di mana ada tanah yang gundul. 

Fakta Menarik Seputar Pohon Aspen

  1. Pemegang Gelar: Pohon Dengan Penyebaran Terluas Di Amerika Utara

    Pohon Aspen adalah spesies pohon yang paling banyak tersebar di Amerika Utara. Dari Midwest, Pohon Aspen menyebar melintasi Kanada hingga naik ke Alaska, dan menurun melintasi bagian barat Amerika Serikat, sampai ke Arizona dan New Mexico. Fakta menunjukkan bahwa, Aspen adalah satu-satunya pohon berdaun lebar lintas benua yang tumbuh dari Newfoundland ke wilayah California dan Meksiko.

    "Luasnya

  2. Satu Pohon Aspen Sama Dengan Sebagian Kecil Dari Sebuah Organisme Raksasa

    Sebuah tegakan atau sekelompok pohon aspen dianggap sebagai satu organisme tunggal disebabkan oleh kekuatan hidup utamanya yang terdapat di bawah tanah: sebuah sistem akar yang ekstensif. Sebelum satu batang aspen muncul di atas permukaan, sistem akar mungkin tertidur selama bertahun-tahun sampai kondisinya tepat, salah satu faktor yang menentukan adalah jumlah sinar matahari yang cukup. Setiap pohon merupakan replikasi genetik dari pohon lainnya. Oleh karena itu, setiap pohon dinamakan “klon” Aspen.

  3. Koloni Pohon Tertua dan Terberat

    Mengalahkan Sequoias Besar ataupun Pinus Bristlecone, klon Aspen yang tertua yang diketahui telah hidup selama lebih dari 80.000 tahun di Hutan Nasional Fishlake, Utah. Klon bukan hanya organisme hidup tertua, tetapi juga yang terberat (dengan berat sekitar 6.600 ton).

  4. Bertumbuh Sepanjang Waktu

    Bahkan di musim dingin, tumbuhan ini tidak berhenti bertumbuh. Di bawah lapisan kulit luar yang tipis dan putih terdapat lapisan hijau tipis yang dapat melakukan proses fotosintesis dan memungkinkan pohon untuk menghasilkan gula meskipun pohon sedang gugur dan sistem lainnya tidak aktif. Selama musim dingin yang ekstrim, lapisan hijau dan manis itu memberikan nutrisi yang diperlukan hewan-hewan liar. Sepanjang tahun, Aspen muda pun menyediakan makanan untuk berbagai hewan yang termasuk rusa, beruang hitam, berang-berang, landak, belibis, dan hewan pengerat.

Penyusutan Aspen

Belakangan ini, dikabarkan bahwa organisme terbesar di dunia ini telah mengalami penyusutan yang lumayan pesat. Setelah diselidiki, ternyata sejumlah populasi Aspen yang terletak di Hutan Nasional Fishlake di Richfield, Utah, Amerika Serikat menerima perlindungan yang kurang baik. 

Dilansir dari sebuah artikel New York Times, seorang ahli peneliti ekologi dari Utah State University, biasanya disapa Dr. Rogers, menjelaskan bahwa populasi Pohon Aspen yang “telah berkembang selama ribuan tahun sekarang sudah mulai terpisah”. Beliau pun menambahkan informasi pada perkara ini dengan menyampaikan bahwa hal tersebut diakibatkan oleh tidak maksimalnya manusia dalam memperhatikan spesies ini, sehingga membuatnya semakin menyusut dalam jumlah.

Penyusutan Hutan Aspen © The New York Times
Penyusutan Hutan Aspen © The New York Times

Harapan Untuk Populasi Aspen

Pohon Aspen memiliki banyak simbolisme yang mengelilinginya, di antaranya terdapat makna fokus, kejelasan tujuan, kemurnian, kesadaran, kekuatan, visi, tekad, kemenangan, konektivitas, kebangkitan, dan banyak lagi. Hal ini dikarenakan, di Amerika bagian Utara, terdapat puluhan ribu Pohon Aspen, tetapi mereka semua memiliki sistem akar yang memiliki DNA yang sama dan yang berhubungan secara fisik. Ini pun membuat mereka semua menjadi satu individu tunggal menurut ilmiah. Karena fakta ini, Pohon Aspen pun sering diberikan arti-arti yang bersifat sangat membangun. Pohon ini menunjukkan bahwa seorang individu mungkin masih memiliki banyak kekurangan dari berbagai segi, tetapi dengan keinginan untuk membantu dan menyokong puluhan ribu lainnya demi meraih tujuan yang sama, mereka pun akan berhasil dan akan menghasilkan sesuatu yang jauh lebih besar lagi. 

Masih ada harapan untuk spesies pohon ini! Informasi genetik mereka dapat mendorong pertumbuhannya yang cepat di daerah-daerah baru, meskipun hal ini juga memerlukan bantuan dari manusia untuk membantu menjaga dan melestarikan lingkungan. Keberadaan Pohon Aspen telah menginspirasi banyak orang. Kini giliran kita untuk membantu melestarikan mereka dengan menyebarkan berita ini ke orang-orang di sekitar.

 

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Penulis: Angeline Lee

 

Referensi

Alfarizi, M. (2018, October 23). Riset: Aspen, KOLONI Pohon TERTUA DI Dunia, MULAI 

MENYUSUT. Retrieved March 10, 2021, from https://tekno.tempo.co/read/1138908/riset-aspen-koloni-pohon-tertua-di-dunia-mulai-menyusut 

ITIS standard Report PAGE: Populus tremuloides. (n.d.). Retrieved March 10, 2021, from 

https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=195773#null

Klein, J. (2018, October 17). Pando, the most Massive organism on Earth, is shrinking. Retrieved 

March 10, 2021, from https://www.nytimes.com/2018/10/17/science/pando-aspens-utah.html 

Nix, S. (n.d.). The Aspen tree of Western North America. Retrieved March 10, 2021, from 

https://www.treehugger.com/aspen-tree-overview-1343167 

Tree profile: Aspen – so much more than a tree. (2014, March 21). Retrieved March 10, 2021, 

from https://www.nationalforests.org/blog/tree-profile-aspen-so-much-more-than-a-tree 

U.S. forest Service. (n.d.). Retrieved March 10, 2021, from 

https://www.fs.fed.us/wildflowers/beauty/aspen/grow.shtml 

 

Referensi Gambar

  1. Pohon Aspen: Stand of changing yellow Aspen tree in front of dark green pine..
  2. Kulit Kayu Aspen: Quaking Aspen
  3. Daun dan Tangkai Aspen: How aspen leaves could save Mars rovers | Human World | EarthSky
  4. Luasnya dan Pesatnya Penyebaran Pohon Aspen: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Populus_tremuloides_range_map_2.png
  5. Penyusutan Hutan Aspen: https://www.nytimes.com/2018/10/17/science/pando-aspens-utah.html

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan..

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!