Pohon dan Kehidupan Burung

pohon dan kehidupan burung
Kakatua koki menggunakan pohon merbau sebagai sarang. Foto: Fransisca N Tirtaningtyas/Mongabay Indonesia

 

Kebermanfaatan Pohon dan Burung

pohon dan kehidupan burung
Pohon dan kehidupan burung: Julang papua bertengger di sarangnya. Foto: Fransisca N Tirtaningtyas/Mongabay Indonesia

 

Kehadiran burung di lingkungan maupun perkotaan semakin dirasa penting. Selain bernilai sebagai keindahan, adanya kehadiran burung bisa menimbulkan rasa nyaman dan senang bagi manusia. Di lain sisi burung juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur kualitas untuk lingkungan itu sendiri. Banyaknya keanekaragaman populasi burung dapat menandakan kualitas lingkungan yang baik serta memenuhi kualitas lingkungan hidup yang baik untuk kehidupan manusia. Penelitian tentang banyaknya keanekaragaman burung-burung yang berada kota-kota besar negara lain. membuktikan bahwasanya kota sebenarnya mampu dihuni oleh berbagai macam jenis burung jika penanaman pohon yang masif di perkotaan. Terlebih lagi sudah disimpulkan bahwa secara umum jumlah burung bertambah banyak bila letaknya jauh dari pusat kota (Mardiastuti, 1993). 

Ads

Burung dan pohon mempunyai hubungan timbal balik menguntungkan di alam, seperti Burung madu yang tidak hanya mengambil nektar tetapi juga membantu penyerbukan tanaman yang diambil nektarnya. Burung Rangkong juga mendatangi pohon Ficus sekaligus menebarkan biji. Selain itu, burung sangat membutuhkan pohon sebagai tempat bersarang, serta tempat mencari pakan berupa serangga, buah, dan juga biji. Manfaat lain yang dihasilkan dari pohon adalah mengatur iklim dan juga memberikan udara segar. Pada umumnya burung adalah salah satu pembentuk hutan, dan sebagai imbalannya hutan menyediakan tempat bersarang, tempat berlindung bagi burung, dan tempat yang menyediakan pakan untuk burung-burung tersebut. Selain penyedia air bersih dan penghasil oksigen untuk manusia, pohon juga berperan penting untuk kehidupan burung (Tirtaningtyas, 2019). Di Waifoi, Papua Barat, jenis pohon Merbau atau intsia bijuga dimanfaatkan oleh burung Julang Papua sebagai sarang. Pohon Merbau dengan tinggi 35-50 m, batangnya berdiameter besar, serta berbunga sepanjang tahun (Tirtaningtyas, 2019). Adapun pengamatan yang dilakukan oleh Tim patroli binaan BBKSDA Papua Barat dan Fauna & Flora International Indonesia Programme di Waifoi, bahwasanya ada empat sarang yang digunakan burung Julang Papua dengan jenis-jenis pohon Merbau, yaitu Renos Gaman, Kelvis Gaman, dan Londik Gamaru mempunyai data-data yang menunjukkan aktivitas makan burung Julang Papua dari bulan November sampai Desember 2018. Aktivitas yang mereka catat adalah perilaku burung Julang Papua jantan yang sedang memberi makan betina serta anaknya yang berada di lubang pohon Merbau. Burung Julang Papua jantan memberikan buah beringin dan melinjo kepada betina dengan frekuensi tiga kali hingga 75 kali tergantung besar kecilnya buah tersebut.

 

Pohon Sebagai Sarang dan Penyedia Makanan

Pohon dan kehidupan burung: Nuri bayan di dalam sarang. Foto: Fransisca N Tirtaningtyas/Mongabay Indonesia

 

Habitat ideal bagi burung di kota ialah ruang-ruang terbuka hijau luas yang mempunyai berbagai macam tipe vegetasi, termasuk semak belukar rimbun di wilayah  perairan serta ditimbun oleh pohon-pohon penghasil pakan burung dengan ketinggian yang beragam (multi strata). Pohon Merbau tidak hanya digunakan oleh burung Julang Papua sebagai sarang,  tetapi pohon Merbau juga digunakan sebagai sarang oleh burung-burung lainnya, seperti burung Kakatua Koki (Electus roratus) dan Nuri Bayan (Cacatua galerita). Sementara di Waisai, Papua Barat, pohon jenis Merbau dipergunakan dengan Elang Bondol (Haliastur indus) dan Nuri Bayan sebagai sarangnya. Burung Elang Bondol menggunakan sudut cabang sedangkan burung Nuri Bayan menggunakan bagian atas sebagai sarangnya.

Sarang bersama tersebut mempunyai manfaat sebagai menjaga ancaman. Seperti saat ada yang mendekat ke sarang, misalnya burung Kakatua akan membunyikan suara dengan keras sebagai peringatan, dengan itulah saat ada burung Julang yang akan menuju ke sarang, akhirnya tidak jadi bertengger lalu menjauh.  Untuk tempat bersarang burung-burung air yang tubuhnya relatif besar, memerlukan pohon dengan ranting dan cabang yang harus kuat. Sebagian dari beberapa jenis burung membutuhkan lubang-lubang pohon yang digunakan sebagai tempat bersarang baik lubang yang dibuat oleh burung atau lubang yang alami. Hal itulah yang membuat pohon-pohon mati dan pohon tua sangat bermanfaat untuk burung. Pohon mati dan pohon tua ternyata digunakan oleh jenis-jenis burung Pelatuk dan burung-burung Hantu sebagai tempat bersarang, di samping kegunaan sebagai penyedia pakan seperti serangga. Bersumber dari pengamatan yang dilakukan oleh Kebun Raya Bogor, diketahui bahwa tumbuhan pemanjat, pencekik dan juga benalu ternyata merupakan komponen yang penting . Tumbuhan seperti itulah yang menambah keberadaan makanan, serta memberikan rasa aman untuk beberapa jenis burung.

Beberapa hal yang perlu diingat ialah bahawasanya pohon hanya digunakan sebagai komponen kecil untuk kehidupan burung. Tipe vegetasi atau tipe habitat lain masih harus dibina lagi jika yang diinginkan adalah adanya kenanekaragaman burung yang banyak. Seperti burung Kutilang (Pycnonotus aurigaster),yang lebih menyukai jenis-jenis pohon yang lebat dan tinggi tetapi burung Betet lebih sering ditemukan pada tempat-tempat yang agak terbuka.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

 

Pentingnya Menanam Pohon untuk Kehidupan Burung

Buah ara yang merupakan pakan burung di hutan. Foto: Rhett Butler/Mongabay

Untuk memperoleh tingkat keanekaragaman burung yang tinggi, dibutuhkannya beberapa habitat yang cukup luas dan juga aman. Hal ini memungkinkan munculnya edge species dan interior species. Edge species adalah spesies yang mempunyai tepi-tepi tipe habitat tertentu, sedangkan interior species adalah spesies yang hanya bisa hidup di pedalaman/tengah habitat. Jika sebuah wilayah mempunyai ukuran yang kecil ataupun memanjang, bisa dipastikan bahwa daerah interior sedikit atau bahkan tak ada. Dengan adanya sifat ekologis seperti itu, seharusnya kita mengupayakan untuk penanaman menjangkau wilayah yang lebih luas. Jika wilayah penanaman sempit, maka harus diusahakan agar penanaman pohon-pohon itu berdekatan satu dengan lainnya. Dibentuknya pola penanaman yang mengelompok akan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan pola yang tersebar atau memanjang. 

Merawat pohon mempunyai makna kita merawat kehidupan makhluk hidup di Bumi. Foto: Rhett Butler/Mongabay

 

Faktor-faktor yang tidak kalah penting adalah keberadaan koridor-koridor wilayah yang berfungsi sebagai ‘penghubung’ antara satu habitat dengan habitat lain. Koridor yang dimaksud seperti, jalur pepohonan, berupa sungai kecil, ataupun semak-semak. Koridor ini mempunyai fungsi sebagai jalur perpindahan burung-burung serta sekaligus sebagai wadah untuk berlindung burung-burung tersebut. Pada kasus lain, burung-burung masih merasa kurang nyaman terhadap kegiatan-kegiatan perburuan, penangkapan untuk dijadikan burung peliharaan, dan juga penangkapan untuk konsumsi. Hal itulah yang membuat penyuluhan yang baik serta peraturan yang mendukung (seperti peraturan-peraturan mengenai pelarangan perburuan burung-burung tertentu)  perlu dilakukan secepatnya untuk menunjang kehidupan burung-burung tersebut.

Menanam pohon untuk penghijauan merupakan kegiatan yang sangat berguna dan diperlukan saat ini. Beberapa manfaat yang didapatkan dari penanaman tersebut adalah sebagai habitat burung di lingkungan tersebut. Oleh karena itulah perlunya dilakukan perencanaan secara seksama untuk bisa memperoleh kondisi yang mendukung tingginya keanekaragaman burung-burung di wilayah yang di tanam pohon tersebut.

 

Penulis : Dhevin Mulya Rayhan 

Referensi Literatur

 

Mardiastuti, A. (1993). Penanaman Pohon untuk Habitat Burung . Avian Ecologist, 2-3.

Tirtaningtyas, F. N. (2019, June 11 ). Bagi Burung, Pohon Adalah Segalanya. Retrieved from Mongabay: https://www.mongabay.co.id/2019/06/11/bagi-burung-pohon-adalah-segalanya/. DIakses pada 27 Januari 2021.

 

Referensi Gambar

https://www.mongabay.co.id/2019/06/11/bagi-burung-pohon-adalah-segalanya/

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak! 

 

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!

 

Enable Notifications    Ok No thanks