Polusi Cahaya 

 

Gambar 1. Polusi Cahaya 
Gambar 1. Polusi Cahaya

Di kehidupan sehari-hari, pasti kamu sudah mengalami sendiri polusi-polusi yang terjadi di sekitar kamu. Polusi udara yang disebabkan kendaraan bermotor maupun pabrik membuat kualitas udara menurun, sama halnya dengan polusi air yang sehingga air tak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat karena telah tercemar limbah pabrik atau bahkan limbah manusia itu sendiri. Lalu, apa kamu sudah tahu tentang polusi cahaya dan seluk-beluknya?

Ads

Pengertian Polusi Cahaya

Polusi cahaya adalah cahaya yang berpendar berlebihan. Polusi cahaya berasal dari pemakaian cahaya alami maupun buatan yang tidak tepat sehingga memberi pengaruh buruk terhadap lingkungan. Polusi ini berbentuk seperti kubah cahaya di atas perkotaan. Bentuk paling umum dari polusi cahaya ini adalah Pendar Langit Malam.

Polusi cahaya tak hanya memengaruhi lingkungan, tetapi juga memberi pengaruh langsung kepada manusia. Kamu pernah tidak kesulitan tidur karena merasa terganggu dengan cahaya lampu yang masuk ke jendela kamar? Atau merasa mata kalian silau dan sakit karena cahaya lampu jalanan yang terlalu terang? Ini tidak berbahaya bagi kaum muda saja, karena ini pun sangat berpengaruh kepada orang tua yang memiliki masalah mata seperti katarak.

 Penyebab Polusi Cahaya

1. Light Trespass

Light trespass adalah cahaya yang tak dibutuhkan yang turut masuk ke dalam rumah. Biasanya cahaya ini masuk melalui jendela karena terlalu terang dan silau. Cahaya ini tidak hanya menghalangi jarak pandang kita, tetapi juga menyebabkan kesulitan tidur atau insomnia.

2. Sky Glow

Sky glow adalah cahaya yang dipancarkan langsung ke atmosfer melalui debu atau molekul gas. Cahaya ini menyebabkan cahaya berwarna jingga dengan bentuk mirip kubah di atas kota. Sumber cahaya inilah yang menyebabkan kita tidak bisa melihat bintang-bintang saat di malam hari.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

3. Glare

Glare adalah cahaya silau yang dialami seseorang ketika cahaya visual lebih besar dari cahaya yang digunakan oleh mata. Cahaya ini tergantung dari intensitas, warna, persepsi, dan lain sebagainya. Diketahui bahwa pencahayaan yang tidak tepat mengubah warna dan kontras langit pada malam hari. Pencahayaan ini memengaruhi lingkungan, serta sumber daya energi, satwa liar, manusia, dan penelitian astronomi.

4. Clutter

Clutter adalah cahaya artifisial atau cahaya buatan. Clutter biasanya terletak di perkotaan karena bersumber dari lampu jalanan, lampu reklame, lampu taman, dan sebagainya. Benda-benda tersebut biasanya terletak di pusat kota atau di sekitar jalan. Hal ini bisa membuat pandangan kita mudah teralih dari objek di sekitar. 

Gambar 2. LED di Pusat Kota
Gambar 2. LED di Pusat Kota

Selain keempat alasan di atas, penggunaan LED (Light-emitting diodes) turut menjadi penyebab dari polusi cahaya. LED sering digunakan karena mudah ditemukan dan harganya pun murah. Selain itu, LED diketahui ramah lingkungan dan mudah untuk dipakai. Pencahayaan di fasilitas umum pun mulai diganti dengan LED yang ramah lingkungan.

Sayangnya, walaupun masyarakat menggunakan LED hemat energi, ini tidak mengurangi risiko polusi cahaya, justru semakin memperparahnya. Karena harganya yang murah, masyarakat memasang lebih banyak lampu. Hal itu menyebabkan lingkungan sekitar menjadi lebih terang. Selain mengganggu penglihatan orang lain karena silau, cahaya ini turut berdampak pada ekosistem satwa karena mengganggu ritme sirkadian, yaitu sistem internal yang mengatur siklus sehari-hari pada makhluk hidup dari bangun hingga tidur kembali.

Dampak Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia

Cahaya yang terlalu terang tentu mengganggu penglihatan kita karena terlalu silau. Cahaya-cahaya tersebut terkadang bisa masuk ke jendela kamar kita dan membuat kita kesulitan tidur. Selain itu, apa kamu tahu kalau cahaya biru dari LED bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh kita? Ini karena cahaya biru pada LED memberi efek yang kuat untuk menangguhkan produksi melatonin pada tubuh kita. Jika kamu belum tahu, melatonin adalah hormon dalam tubuh yang membantu kita untuk tidur. Pada tahun 2009, American Medical Association (AMA) menyatakan bahwa “cahaya luber memiliki efek yang merusak siklus sirkadian manusia dan hewan, dan diduga kuat sebagai penyebab teredamnya produksi melatonin, penurunan sistem kekebalan, serta peningkatan laju kanker, seperti kanker payudara”. 

Polusi Cahaya di Dunia

 

Gambar 3. Polusi Cahaya di Rusia
Gambar 3. Polusi Cahaya di Rusia

Jika dilihat melalui peta polusi cahaya, tidak mengherankan jika kota-kota besar memiliki polusi cahaya yang tinggi dibandingkan dengan kota lainnya, terlebih jika itu adalah kota metropolitan. Dilansir dari idntimes.com, di bawah ini adalah daftar 10 kota yang paling terang di dunia. Sebagian besar dari kota-kota di daftar ini berada di wilayah Benua Eropa dan hanya ada satu kota yang berasal dari Benua Asia.

  1. Moscow, Rusia
  2. Riyadh, Arab Saudi
  3. Montreal, Kanada
  4. Chicago, Amerika Serikat
  5. Toronto, Kanada
  6. Buenos Aires, Argentina
  7. Detroit, Amerika Serikat
  8. Mexico City, Meksiko
  9. Denver-Aurora, Amerika Serikat
  10. Miami, Amerika Serikat

 Solusi untuk Polusi Cahaya

Gambar 4. Cahaya Amber
Gambar 4. Cahaya Amber

1. Menggunakan Cahaya Amber

LED mempunyai masalah terkait komponen biru yang ada pada spektrumnya. Hal ini menjadikan cahaya biru dari LED mudah terhambur. Selain menyebabkan langit biru, ini tentu berpengaruh pada ekosistem dan kesehatan manusia. Cahaya merah pun tidak direkomendasikan karena menimbulkan pendar cahaya buatan pada jarak yang jauh. Maka dari itu, warna amber atau kuning adalah warna pencahayaan yang paling tepat untuk digunakan. Ini karena LED amber memiliki dampak ekologis dan astronomi negatif yang paling kecil.

2. Menggunakan Lampu Hanya Saat Dibutuhkan

Kita tentu tidak perlu memakai lampu setiap saat. Kita cukup memakai lampu di saat yang dibutuhkan saja. Penggunaan lampu jalanan yang terlalu banyak dan dengan jarak yang berdekatan pun sebaiknya dikurangi, terutama jika lampu jalanan yang ada memiliki intensitas cahaya yang tinggi dan sangat terang.

3. Menempatkan Lampu di Tempat yang Menghalangi Cahaya

Hal ini berguna agar cahaya dari lampu tidak berpendar terlalu luas dan terang. Cara ini bisa dilakukan dengan menanam pohon di sekitar lampu. Selain itu, juga bisa dilakukan dengan menempatkan lampu di bangunan atau gedung yang dapat memblokir cahaya.

4. Menggunakan Tudung Lampu

Menggunakan tudung lampu membantu dalam mengurangi pendar langit malam. Ini dapat dilakukan dengan menudungi bola-bola lampu sehingga dari kejauhan jejaknya dapat terlihat di permukaan tanah, tetapi tidak dengan sumber cahayanya. Cahaya lampu yang tidak ditudungi akan terbuang sia-sia, selain itu cahayanya akan bersinar ke angkasa dan dapat dilihat dari antariksa.

 

Penulis: Sekar Vavirya A

 

Referensi Literatur

____.2018. Polusi Cahaya. National Astronomical Observatory of Japan diakses di https://www.iau.org/static/archives/images/pdf/light-pollution-brochure_in.pdf pada 15 Januari 2021. 

Zakiah, Nena. 2019. Mengganggu Lingkungan Juga, Ini 7 Fakta Polusi
Cahaya di Sekitar Kita. Diakses di
https://www.idntimes.com/science/discovery/nena-zakiah-1/fakta-polusi-cahaya-mengganggu-lingkungan/5 pada 15 Januari 2021.

  

Referensi Gambar

  1. Gambar 1: Polusi Cahaya
    https://time.com/3856637/space-vine-lightning-terry-virts/
  2. Gambar 2: LED di Pusat Kota
    https://www.smartcitiesworld.net/news/news/invisible-leds-light-up-beijing-landmark-3487
  3. Gambar 3: Polusi Cahaya di Rusia
    https://news.itmo.ru/en/news/7308/
  4. Gambar 4: Cahaya Amber
    https://www.ignialight.com/en/blog/detail/id/10/environment

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak!

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!