#Relawan101 Yang Perlu Diketahui Tentang Relawan di LindungiHutan

Adakah dari teman-teman semua yang berminat untuk bergabung sebagai bagian dari tim relawan hutan? Atau teman-teman ingin berbuat baik pada sesama dan lingkungan sekitar tapi bingung bagaimana caranya? Nah, pada artikel #Relawan101 berikut tim LindungiHutan telah berhasil mengumpulkan apa-apa saja yang harus teman-teman perhatikan untuk ikut gabung sebagai bagian dari tim relawan di LindungiHutan!

Ads

Pengertian, Definisi, dan Makna Relawan

Sebelum membaca lebih lanjut, mari coba kita telaah apa makna sesungguhnya dari relawan.

Gambar Relawan LindungiHutan
Relawan LindungiHutan bersama Aktivis Lingkungan saat Menanam Pohon pada Pelaksanaan RawatBumi. Dokumentasi © Relawan LindungiHutan Kendari
  • Pengertian secara Etimologis

Jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata relawan merupakan bentuk tidak baku dari sukarelawan. Kamus Besar Bahasa Indonesia tidak menyediakan terjemahan secara langsung dari kata relawan. Sedangkan kata sukarelawan memiliki arti sebagai “orang yang melakukan sesuatu dengan sukarela” (tidak karena dipaksa atau diwajibkan). Dan akar sebutan ini merupakan gabungan dari kata “suka”, “rela” dan “akhiran -wan” (atau -wati bagi perempuan) yang menunjukkan pelaku seperti wirausahawan, dermawan dan karyawan. Dengan merinci istilah “sukarelawan” menjadi lebih mendasar, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa relawan (sukarelawan) yaitu individu yang mengambil peran atau melakukan kegiatan tertentu atas motif suka dan rela. Sedangkan padanan kata ini dalam bahasa inggris yang paling mendekati ialah “volunteer”

Cambridge Dictionary menekankan yang serupa dengan penjabaran KBBI yakni “a person who does something, especially helping other people, willingly and without being forced or paid to do it” (Seseorang yang melakukan sesuatu, terutama untuk membantu orang lain, karena kemauan dan tanpa paksaan atau pun bayaran). 

Collins Dictionary pun memberikan pengartian yang mirip. Dan Lexico (Platform yang Diprakarsai oleh Oxford Dictionary) mendeskripsikan volunteer sebagai “a person who freely offers to take part in an enterprise or undertake a task” (Individu yang secara cuma-cuma menawarkan diri untuk berpartisipasi dalam sebuah proyek atau mengambil posisi pada tugas tertentu). Penjabaran dari bahasa Indonesia maupun Inggris menunjukkan kemiripan dalam aspek makna antara relawan (sukarelawan) dan volunteer

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Buruh Internasional menyatakan bahwa relawan yaitu siapapun yang berada pada usia produktif dan dalam periode yang relatif singkat, bekerja tanpa upah, melakukan aktivitas yang tidak menjadi keharusannya dalam menghasilkan produk atau jasa; dan bukan di wilayah ia atau keluarga menetap. 

  • Definisi Relawan Menurut Pakar

David Horton Smith menjabarkan dengan lebih rinci dengan menyatakan relawan adalah individu yang terlibat dalam aktivitas yang selain dorongan manusiawi (Bio-socially) seperti makan, minum, dan tidur, bukan karena tuntutan ekonomi (bekerja, memperbaiki dan membangun rumah), bukan keharusan sebab sosial-politik (membayar pajak, mengikuti ujian pembuatan Surat Izin Mengemudi), melainkan dipengaruhi oleh harapan terhadap manfaat nyata atas “kebaikan” yang dihasilkaan dibandingkan melakukan kegiatan yang termaktub sebelumnya. 

David G. Myers mengutarakan pendapat tentang pengertian relawan yang ringkas dalam buku “Social Psychology” yaitu orang yang memiliki hasrat untuk membantu sesama tanpa mengharapkan imbalan. Konsep ini lebih dikenal dengan penyebutan altruisme atau biasa kita sebut sebagai “ikhlas” dan “rela”. 

Dari sekian banyak definisi dan pengertian yang dikemukakan oleh berbagai sumber dapat ditarik kesimpulan secara garis besar bahwa relawan atau sukarelawan mengerucut pada individu yang melakukan atau bergabung dengan kelompok, komunitas dan lembaga guna menghasilkan produk dan layanan untuk kemanfaatan orang, golongan atau masyarakat umum. Tindakan ini didasari atas keinginan, kemamuan, kemampuan dan rasa suka dengan tanpa mengarapkan balasan. Sekalipun dalam praktek di kemudian hari, ia memperoleh imbalan berupa materi atau non-materi.

Karakter yang Harus Dimiliki oleh Seorang Relawan Hutan

Menggarisbawahi kata individu yang kami gunakan pada paragraf sebelumnya, ada beberapa macam karakter yang umum kami temui untuk menjadi seorang relawan. Berikut merupakan tujuh karakter yang harus dimiliki oleh kamu yang ingin menjadi seorang relawan :

Gambar Relawan LindungiHutan
Relawan LindungiHutan Berkolaborasi dalam Pelaksanaan Event HutanMerdeka di Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Dokumentasi © Istimewa

1. Visioner: Proyeksi akan masa mendatang

Visi dan misi organisasi memegang peranan penting karena mencerminkan tujuan yang hendak dicapai. Seorang relawan yang handal pasti lah mempunyai pandangan yang jauh ke depan. Karakter relawan yang visioner akan membentuk kemajuan bagi perkembangan komunitas, organisasi dan lembaga yang menaungi. 

Sikap visioner ini juga akan membantu dalam perencanaan program dan kegiatan dalam kelompok. Karena individu seperti ini cenderung mempunyai kemampuan untuk berpikir jangka panjang.

2. Komitmen: Keteguhan yang sulit digoyahkan 

Komitmen merupakan ketertarikan untuk melakukan sesuatu dengan tanpa paksaan. Komitmen yang ditunjukkan oleh seorang relawan bukan sekedar mengikuti event tertentu. Lebih dari itu, relawan hutan yang memiliki komitmen pada organisasi atau komunitas senantiasa berperan aktif di setiap aktivitas selama tidak berbenturan dengan kepentingan yang lebih besar. 

Semakin besar rasa komitmen yang dipegang oleh seseorang, semakin aktif partisipasi yang ia ikuti. Komitmen ini akan terlihat jelas ketika ia menghadapi masa sulit, pertentangan dan konflik yang timbul.

3. Kredibilitas: Karakter relawan hutan yang dipertanyakan 

Nama baik sebuah organisasi menjadi pertaruhan yang diberikan pada program kerelawanan. Sehingga relawan yang berperan serta menyandang nama lembaga di kegiatan yang ia ikuti memegang kewajiban untuk menjaga nama baik ini. 

Agar dapat dipercaya dan diandalkan dalam memegang tanggung jawab tertentu, integritas dan rekam jejak (track record) seseorang memerankan peranan penting guna mencegah sengketa di kemudian hari. 

4. Kreativitas: Daya cipta di luar kewajaran 

Apakah teman-teman tahu apa yang dimaksud dengan kreativitas? 

Kreativitas adalah suatu kemampuan yang dimiliki individu atau kelompok yang memungkinkan mereka untuk melakukan terobosan atau pendekatan dalam memecahkan masalah dengan cara yang berbeda. 

Dalam perspektif lain, daya kreatif merupakan kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada. Kreativitas adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi yang mengimplikasikan terjadinya eskalasi dalam kemampuan berpikir, ditandai oleh suksesi, diskontinuitas, diferensiasi, dan integrasi antara tahap perkembangan. 

Penjelasan yang lebih umum yaitu seni berpikir out of the box. Dengan menemukan inspirasi baru, seorang relawan yang mempunyai kreativitas tinggi akan menemukan solusi bagi permasalahan yang dihadapi. Bukan sekedar memecahkan masalah, ia cenderung mengambil langkah yang lebih efektif, efisien, mudah dan memiliki risiko terendah. 

5. Kompatibilitas: Kemampuan adaptasi dan kerja sama 

Kompatibitas adalah kompetensi seseorang dalam menyesuaikan diri dan berkolaborasi dengan orang lain. Ciri khas individu yang mempunyai kompatibilitas tinggi yaitu ia dapat dengan mudah diterima dalam komunitas relawan. Hal ini karena relawan tersebut memiliki kecocokan dan kepatuhan dengan nilai, tujuan, visi-misi yang dipegang oleh organisasi sebagaimana telah tertanam dalam komunitas yang dinaungi. 

Tingkat kompatibilitas masing-masing orang berbeda-beda. Dan merupakan keharusan bagi lembaga guna memberikan perhatian yang lebih kepada relawan yang mengalami kesulitan dalam beradaptasi dan berkolaborasi dengan lainnya. 

6. Kapabilitas: Karakter relawan hutan menyangkut skill dan pengetahuan 

Kapabilitas yaitu keterampilan dasar yang dibutuhkan seseorang untuk menjalankan peran dan fungsi tertentu. Kapabilitas mengandung pemaknaan yang mirip dengan “kemampuan”. Sehingga seorang dikatakan mempunyai kapabilitas ketika ia memiliki kemampuan dalam bidang-bidang atau aspek yang dinilai. 

Kemampuan fundamental yang menjadi karakter relawan yang harus dimiliki yakni nalar yang logis dan sistematis, serta berkaitan dengan skill dan pengetahuan minimum agar peran yang ia jalankan terpenuhi. 

7. Kapasitas: Potensi dan intuisi relawa hutan

Kapasitas yakni potensi kapabilitas maksimum seseorang yang tergambar dalam memecahkan masalah, mengakomodir pekerjaan dan tanggung jawab yang dibebankan, dan semisalnya. Kapasitas ini menunjukkan apakah memungkinkan untuk meningkatkan kecakapan dan keahlian seorang relawan. 

Relawan yang mempunyai kapasitas tinggi cenderung bisa menyelesaikan tugas yang berat dengan sukses dan tetap menjaga kualitas.

Bagaimana teman-teman? Apakah teman-teman memiliki beberapa dari aspek karakter yang harus dimiliki seorang relawan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya? 

inset gambar

Motivasi untuk Menjadi Seorang Relawan Hutan

Gambar Relawan LindungiHutan
Relawan LindungiHutan Jogja dan Peserta gabung Aksi pada RawatBumi di Lereng Gunung Merapi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dokumentasi © Istimewa

Kata relawan atau dalam bahasa keren disebut volunteer memang sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Terutama generasi muda yang sering mendengar istilah yang satu ini. Bahkan mungkin kamu juga pernah ikutan jadi relawan di acara dan komunitas tertentu. Relawan pengajar, volunteer event, relawan pro kandidat A, relawan partai B, atau relawan LindungiHutan. Tim LindungiHutan mencoba merangkum macam motivasi yang biasa dijadikan dorongan seseorang untuk menjadi seorang relawan. Apakah salah satunya juga menjadi alasan yang sama denganmu?  

  • Suka dan Rela, Nilai yang Kian Sirna 

Motivasi utama yang paling umum kami temukan ketika bertanya “mengapa kamu mau jadi relawan?” ke beberapa orang karena mereka suka. Entah suka sama visi yang digadang-gadang oleh penyelenggara, suka kegiatan yang dijalankan, suka menolong sesama, dan suka sama senior di komunitas itu. Apa kamu termasuk tipe yang terakhir? 

Rasa suka memberikan dorongan yang kuat untuk sebagian pihak dalam terlibat dalam gerakan kerelawanan. Dan itu merupakan pondasi yang menarik. Lantaran suka, kita cenderung menikmati proses dan aktivitas yang dilakukan. Tapi, suka aja enggak cukup. Perlu stimulus lain yang dinamakan “kerelaan”.

Meskipun menimbulkan rangsangan yang besar, perasaan suka tidak lantas mempengaruhi kita supaya mengambil peran. Sikap rela ini lah yang ditekankan guna dimiliki seorang relawan dibandingkan sebab suka. Penyebutan sukarelawan masih dapat disingkat menjadi “Relawan” namun bukan “Sukawan” kan kawan? 

Meskipun begitu, sinergi diantara dua segi emosional tersebut (suka dan rela) akan meningkatkan komitmen dan konsistensi seseorang dalam menjalankan tugas ke(suka)relawanan. Jadi, lebih baik kamu mampu menggabungkan keduanya. 

  • Menambah Relasi dan Teman, Biar Dikira Banyak Kawan 

Motivasi menjadi relawan yang kedua yaitu mencari dan menambah teman. Tidak bisa dipungkiri, bergabung ke organisasi atau komunitas sebagai relawan akan memperluas kesempatan meningkatkan jaringan alias networking. Dan mempunyai banyak teman penting di era global dengan persaingan yang terus bergejolak. 

Menjalin hubungan akrab sesama relawan condong lebih mudah. Selain memiliki persepsi yang relatif mirip, intensitas terlibat dalam kegiatan yang sama pun sering terjadi. Dari obrolan santai seputar permasalah organisasi atau problem sosial, hingga arah kebijakan politik menjadi bahan perbincangan. 

Bahkan, kamu mungkin pernah mendengar cerita sepasang kekasih yang dipertemukan dari satu komunitas. Tidak ada salahnya mencoba. Namun, jangan sampai kita kehilangan ekstensi utama bergabung menjadi relawan yaitu berkontribusi untuk masyarakat umum. 

  • Menambah Pengetahuan, Skill, dan Pengalaman Merupakan Motivasi Menjadi Relawan Hutan yang Sering Dijumpai 

Sekalipun bersifat sukarela, menjadi relawan bukan cuma didasari karena kegabutan. Banyak orang yang ingin memperluas ilmu, mempelajari skill atau kemampuan baru, hingga menambah pengalaman. Hal ini juga berguna untuk mempercantik CV atau resume jika kamu mengajukan beasiswa dan mencari pekerjaan. 

Bergabung ke suatu komunitas relawan tentu saja memberikan dampak positif bagi individu itu sendiri. Disamping memperbanyak hubungan relasi dan pertemanan, pengetahuan dan kecakapan tertentu bisa relawan peroleh dengan aktif berpartisipasi dalam pelatihan, seminar, maupun online course yang organisasi berikan. Banyak lembaga induk yang menaungi mengadakan event edukasi secara gratis bagi relawan. 

Berperan serta pada kepanitian sebuah kegiatan juga menjadi kesempatan bagimu memperluas pengalaman. Ketahanan, ketajaman, kerjasama, kreativitas, dan ketangguhan mental serta fisik senantiasa diuji guna mensukseskan event yang kamu dan rekan-rekan laksanakan.

Itu tadi adalah apa-apa saja yang teman-teman perlu ketahui tentang #Relawan101 di LindungiHutan. Bagaimana? Sudah siap untuk bergabung jadi tim relawan LindungiHutan selanjutnya? 

Penulis : Muhammad Nana Siktiyana (Edited by: Jehan Adhelia)

Referensi : 

[1] Muhammad Nana Siktiyana. 2019. Pengertian Relawan, Definisi dan Pendapat Ahli. WANASWARA. Tersedia dalam https://wanaswara.com/pengertian-relawan/. Diakses pada 9 September 2020. 

[2] Muhammad Nana Siktiyana. 2019. Karakter Relawan yang Harus Dimiliki. WANASWARA. Tersedia dalam https://wanaswara.com/karakter-relawan-yang-harus-dimiliki/. Diakses pada 9 September 2020. 

[3] Muhammad Nana Siktiyana. 2019. Motivasi Menjadi Relawan, Ikhlas kah?. WANASWARA. Tersedia dalam https://wanaswara.com/motivasi-menjadi-relawan/. Diakses pada 9 September 2020. 

 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak!

Enable Notifications    Ok No thanks