Rusaknya Hutan Sakral Baduy oleh Penambang Liar

Penyebab Hutan Baduy Dirusak

Rusaknya hutan sakral masyarakat Baduy, menyebabkan Orang Baduy menangis dan mengutuk aksi yang dilakukan oleh para penambang liar. Setelah ditemukannya lubang galian sedalam 2 m di hutan sakral Gunung Liman dan banyaknya pohon-pohon yang sudah rusak dan ditebang, menjadi bukti dari kegiatan para penambang liar tersebut. Gunung Liman masuk ke dalam Kawasan hutan larangan yang sudah disakralkan oleh Orang Baduy dan sangat jarang didatangi oleh manusia. Lahan yang sudah dirusak oleh para penambang liar itu mencapai dua hektar.

Ads
Gambar 1 Dua Lubang Galian
Gambar 1 Dua Lubang Galian

Orang Baduy mengecam kejahatan yang sudah dilakukan oleh para penambang liar ini, dan meminta pemerintah untuk menjaga hutan mereka dan juga menghukum para penambang liar ini. Hutan tersebut merupakan sumber mata air bagi Orang Baduy, karena di dalam hutan itu mengalir banyak sungai, seperti Sungai Cibarani, Sungai Ciliman dan sungai-sungai lainnya. Orang Baduy sangat menjaga hutan mereka, bahkan mereka sampai melarang masyarakat luar untuk membawa kendaraan memasuki kawasan hutan. Oleh karena itu, perbuatan para penambang liar ini merupakan kejahatan bagi Orang Baduy dan alam.

Gambar 2 Ki Pulung Mengutuk Tindakan Perusakan Hutan Baduy
Gambar 2 Ki Pulung Mengutuk Tindakan Perusakan Hutan Baduy

Penyelesaian 

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) telah melaporkan adanya pengrusakan terhadap hutan larangan Orang Baduy dan Kesepuhan  Cibarani di Gunung Liman. Pihak AMAN sudah resmi melaporkan tindakan perusakan alam tersebut dan sudah dibuatkan surat bernomor 034/AMANDA-BK/IV/2021 perihal penegakan hukum dan perlindungan hutan Orang Baduy. AMAN menyampaikan bahwa pengrusakan hutan Kawasan tersebut sama dengan upaya penindasan dan peniadaan kehidupan masyarakat adat Baduy. AMAN mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan termasuk Direktorat Jenderal Penegakan Hukum untuk menegakkan hukum terhadap para pelaku perusakan hutan di Gunung Liman. Setelah adanya surat tersebut, tidak butuh waktu lama untuk kepolisian dalam menangkap para pelaku perusak hutan. 5 orang tersangka sudah diamankan oleh kepolisian, dimana para pelaku ini beroperasi dalam satu jaringan yang sama. Setelah adanya kejadian ini, Polda Banten mengajak masyarakat Banten untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan dan hutan yang ada di Banten.

 

Bacaan Lainnya: Hutan Mati Papandayan: Surga Kelabu di Tanah Garut

 

 

Penulis: Raihan Nazerra

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Dikurasi Oleh: Daning Krisdianti

 

 

Referensi Literatur: 

Aditya, Ryan. 2021. Hutan Sakral Warga Baduy Dalam Dirusak, AMAN: Sudah Kami Laporkan ke Kapolri. Diakses pada 4 Mei, 2021. Di https://nasional.kompas.com/read/2021/04/24/10405111/hutan-sakral-warga-baduy-dalam-dirusak-aman-sudah-kami-laporkan-ke-kapolri?page=all

Assifa, Farid. 2021. Warga Baduy Menangis 2 Hektar Hutan Sakral Dirusak, Dedi Mulyadi Marah. Diakses pada 4 Mei, 2021. Di https://regional.kompas.com/read/2021/04/22/221001978/warga-baduy-menangis-2-hektar-hutan-sakral-dirusak-dedi-mulyadi-marah?page=all

Pangestu, Rio Rizky. 2021. Warga Badui Menangis, Gunung Liman di Hutan Larangan Dirusak Penambang Emas Liar. Diakses pada 4 Mei, 2021. Di https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-011820451/warga-badui-menangis-gunung-liman-di-hutan-larangan-dirusak-penambang-emas-liar?page=2#

Ridho, Rasyid. 2021. Fakta Baru, 2 Lubang Tambang Sedalam 2 Meter Ditemukan di Hutan Sakral Baduy. Diakses pada 4 Mei, 2021. Di https://regional.kompas.com/read/2021/04/24/173414578/fakta-baru-2-lubang-tambang-sedalam-2-meter-ditemukan-di-hutan-sakral-baduy

Refrensi Gambar:

Gambar 1: https://regional.kompas.com/read/2021/04/24/173414578/fakta-baru-2-lubang-tambang-sedalam-2-meter-ditemukan-di-hutan-sakral-baduy

Gambar 2: https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-011820451/warga-badui-menangis-gunung-liman-di-hutan-larangan-dirusak-penambang-emas-liar?page=2#

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdplanting, penggalangan dana online untuk konservasi hutan dan lingkungan. Kunjungi situs https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga lingkungan dan alam.

Yuk!, bergabung dan jadi pioneer penghijauan!