Deskripsi Pohon Kelapa, Pohon Sejuta Manfaat

Berikut adalah deskripsi singkat mengenai pohon kelapa. Apa yang terbayang di benak kalian jika mendengar kata kelapa? Pernahkah terpikir mengapa tunas kelapa dijadikan sebagai lambang pramuka?

Ads
Pohon Kelapa
Pohon Kelapa © oknews.co.id

Kelapa menjadi salah satu anggota suku aren-arenan yang dapat hidup di daerah dengan curah hujan yang sedang maupun tinggi. Di Indonesia pohon kelapa akan mudah dijumpai dimanapun tempatnya salah satunya di wilayah pesisir. Selain itu, tunas kelapa menjadi lambang gerakan pramuka karena beberapa alasan seperti tunas kelapa dapat tumbuh di mana saja, setiap bagiannya dapat dimanfaatkan dan akarnya memiliki sifat yang kuat. Ini melambangkan harapan pada setiap anggota supaya mempunyai filosofi seperti yang dimiliki oleh pohon kelapa.

Deskripsi singkat pohon kelapa

Pohon kelapa berasal dari Amerika Selatan. Sejak ribuan tahun sebelum masehi pohon kelapa dibudidayakan di sekitar Lembah Andes, Kolumbia, Amerika Selatan . namun ada juga yang menyebutkan bahwa pohon kelapa berasal dari kawasan Asia Selatan atau Malaysia, atau mungkin Pasifik Barat. Pohon kelapa memiliki pohon yang ramping, berdaun lontar sebagai mahkota, berbiji tertutup,  berbunga majemuk dan memiliki akar serabut. Pohon kelapa berkembang biak dengan cara menggunakan biji atau generatif. buah kelapa adalah biji yang dimaksud, biji yang tua akan berkecambah atau keluar tjuunas dan tumbuh menjadi pohon kelapa.

Segudang Manfaat Pohon Kelapa

Pohon kelapa itulah namanya. Pohon yang dikenal dengan Tanaman Kehidupan atau The Tree of Life sebab seluruh bagian dari tanaman ini dapat dimanfaatkan. Jadi tidak salah, dengan pepatah mengenai hidup harus seperti kelapa yang bermanfaat bagi banyak orang. Jika sebagian dari kalian masih tidak percaya akan hal ini, mari membaca sampai part akhir. Tanaman kelapa sendiri terdiri atas akar, batang, daun, bunga, buah, dan cangkang.

Pertama, akar kelapa biasanya dapat digunakan untuk mencegah banjir karena dapat menyerap air dalam jumlah banyak. Selain itu, akar ini mengandung senyawa yang mampu menurunkan suhu tinggi atau demam pada anak dan dapat digunakan sebagai obat sakit perut. Selanjutnya, batang kelapa dapat digunakan untuk membuat jembatan dan tiang utama dalam menahan atap. Lalu, buah kelapa di dalamnya terdapat daging yang dapat dimakan ketika masih muda dan dapat dijadikan santan atau minyak kalau sudah tua. Pada bagian ini juga terdapat air kelapa yang dapat diminum sebagai pelepas dahaga dan baik untuk pencernaan.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Bagaimana dengan bagian yang lain? Jawabannya tentu tidak kalah bermanfaatnya bagi kehidupan kita. Pada bagian daun kelapa yang masih muda dapat dijadikan alat pembungkus makanan misalnya ketupat dan ketika sudah tua dimanfaatkan sebagai pengganti kayu bakar. Sedangkan bunga kelapa biasanya akan dikeringkan untuk menjadi obor, batang bunga yang memiliki banyak kandungan nira dapat menjadi bahan dalam pembuatan gula merah dan tangkainya dapat dimanfaatkan untuk acar makanan. Terakhir, bagian cangkang atau tempurung kelapa bisa dijadikan sebagai bahan pengganti arang dan serabutnya dimanfaatkan untuk pembuatan keset, tali dan sapu ijuk. Jadi sudah semakin pahamkan mengenai manfaat dari bagian-bagian pohon kelapa.

Kelapa Kekayaan Negeri Indonesia

Kelapa juga menjadi salah satu komoditas perkebunan yang secara langsung mempengaruhi di bidang sosial dan ekonomi terutama bagi kelangsungan hidup petani. Menurut data DitJenbun tahun 2014 mengatakan bahwa luas areal tanaman kelapa di Indonesia Mencapai 3.654.478 Ha dengan total produksi sebesar 3.051.585 ton, dari luasan ini sekitar 99 persen diusahakan oleh petani rakyat. Angka ini dapat menjadi bukti bahwa Indonesia sebagai negara tropis mempunyai potensi kuat dalam memproduksi kelapa.

Namun, hal itu tidak membuat kelapa  menjadi pilihan utama sebagai bahan dasar minyak baik secara nasional maupun pasar global. Di Indonesia pemanfaatan buah kelapa segar banyak digandrungi konsumen dibandingkan ketika menjadi olahan minyak karena harganya lebih mahal. Maka dari itu, muncul berbagai produk yang berbahan dasar kelapa seperti kelapa parut kering, nata de coco, arang tempurung, sapu ijuk, karbon aktif dan masih banyak lagi.

Kelapa VS Sawit

Pada kenyataannya antara kelapa dan sawit tidak memiliki masalah sama sekali. Namun, sedikit demi sedikit mulai terasa bahwa sawit mulai mendominasi dan menggantikan kelapa. Bagaimana bisa? Untuk mengetahuinya perlu melihat dari dua sisi baik kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Industri kelapa sebenarnya cenderung untuk berupaya membangun ekonomi rakyat karena lebih banyak membutuhkan tenaga kerja dan dianggap lebih ramah lingkungan dari segi perawatan tanaman kelapa yang tanpa menggunakan pupuk tetap  dapat berbuah. Di sisi lain, luas kebun kelapa terus mengalami penurunan dari tahun 1998. Hal ini berkebalikan dengan sawit yang terus meningkat sebesar 4,3 kali lipat. Kini luas kebun kelapa hanya sekitar 2,88 juta hektar dan sawit mencapai 12,33 hektar. Selain itu, minimnya pengolahan limbah sabut sisa produksi menjadi masalah yang belum terselesaikan sehingga membuatnya terbengkalai dan dibiarkan menumpuk begitu saja.

Sedangkan, kini maraknya industri sawit karena dianggap harganya lebih murah dan produktivitasnya lebih tinggi dibandingkan kelapa. Di samping itu, berdasarkan keterangan Bupati Gorontalo bahwa devisa kelapa hanya sekitar Rp 19 triliun dibandingkan sawit yang mampu mencapai Rp 130 triliun. Akan tetapi, ini dinilai sebagai ancaman terhadap keragaman hayati dan kehancuran ekosistem alami di wilayah tertentu dengan adanya alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit. Jadi, dapat dikatakan bahwa industri sawit menjadi salah satu faktor pendorong terbesar deforestasi hutan karena berkembang secara pesat.

Kurang lebih uraian diatas adalah deskripsi pohon kelapa semoga membantu dan menambah pengetauanmu, salam dari kami tim wanaswara, lindungi hutan

Penulis: Dwi Rahmawati

Dikurasi oleh Inggrit Aulia Wati Hasanah

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak!

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!