Manfaat Semut Rangrang, Si Ahli Menganyam

semut rangrang
Sekelompok Semut Rangrang ⓒ alamendah.org

 

Halo Sahabat Alam! Kali ini kita akan membahas tentang makhluk kecil yang sering kita lihat sehari-hari. Makhluk kecil yang satu ini bisa berada dimana saja, mulai dari pepohonan hingga meja makan di rumah kita. Tapi khusus yang satu ini lebih sering dijumpai di luar rumah, apalagi kalau kita berdiri di dekat pohon nangka atau pohon mangga dan merasakan gigitannya yang aduhay. Yap, makhluk yang pantas diberi julukan “kecil-kecil tapi cabai rawit” yang dimaksud adalah Semut Rangrang (Oecophylla smaragdina). Semut ini hanya akan menggigit kalau kita berada di wilayahnya karena mereka merupakan makhluk teritorial. Semut Rangrang terkenal karena selain galak, mereka kompak, lincah, kuat dan juga berani. Ternyata dibalik sifatnya yang galak tersebut mereka juga memiliki manfaat, manfaat semut rangrang yaitu sebagai penjaga buah yang sudah masak. Selain itu, semut rangrang memiliki skill menganyam yang sangat baik karena mereka membuat sarang mereka dengan cara menganyam dedaunan dan memperkuatnya dengan sutra yang dihasilkan larva mereka. Yaudah yuk, tanpa panjang lebar lagi mari kita berkenalan dengan si penganyam mini satu ini.

Ads

Manfaat semut rangrang

  1. Biokontrol tanaman buah. Jumlah semut rangrang yang banyak memang menganggu para petani yang hendak memanen buah. Namun dibalik itu semua ternyata ada ancaman yang lebih mengerikan bagi petani yaitu ulat pohon. ulat memakan buah petani yang sudah masak sehingga buah menjadi busuk. sebagai biokontrol tanaman buah semut rangrang akan memakan ulat tersebut. jadi semakin banyak semut rangrang dalam satu pohon, maka pohon tersebut menghasilkan buah dengan kualitas yang baik.
  2. Umpan memancing. jangan salah ya, bukan semut satu biji yang di jadikan umpan tetapi sebelumnya sarang semut rangrang digumpalkan dengan getah karet agar mudah saat memasukkan dalam mata kail. Daerah yang masih sering memanfaatkan semut rangrang sebagai umpan adalah daerah Kalimantan Barat.
  3. Pakan burung. Para pecinta burung pastinya sudah tau benar, jika menggunakan larva semut rangrang suara yang dihasilkan burung akan merdu. namun harga larva semut rangrang ini sangat mahal sehingga banyak yang membudidayakan semut rangrang.
  4. Manfaat semut rangrang yaitu untuk mengobati diabetes. Menurut hasil lab semut rangrang memiliki zat adiktif yang terdapat disarang semut. sarang semut tersebut dapat menurunkan kadar gula darah karena dapat meningkatkan produksi insulin dan mengaktifkan kerja insulin, yaitu hormon yang berperan untuk menstabilkan kadar gula darah.

BACA JUGA: Indonesia Green Living Festival – Menjadi Bangsa yang Hijau

Kasta & Karakteristik Semut Rangrang

Ukuran tubuh semut rangrang secara umum lebih besar dibanding jenis semut lainnya. Kasta semut rangrang terdiri dari semut ratu, semut jantan, semut pekerja dan semut tentara. Semut ratu memiliki ukuran tubuh yang paling besar dibanding yang lainnya dengan ukuran 20-25 mm. Warna tubuh ratu semut adalah coklat kekuningan dan seekor calon ratu berwarna hijau dan memiliki perut yang besar. Ratu semut memiliki sayap saat belum kawin dan bisa dijumpai pada daun yang masih segar. Semut jantan berbadan sedikit kehitaman dan berumur pendek, yakni hanya satu minggu. Semut pekerja merupakan semut betina yang bisa bertelur namun steril. Ciri fisik semut pekerja adalah berwarna jingga kemerahan dan tubuhnya berukuran 5-6 mm. Kasta yang terakhir adalah semut tentara atau semut prajurit. Semut ini memiliki warna yang hampir mirip dengan semut pekerja tetapi ukuran tubuhnya lebih besar, yakni 8-10 mm. Semut tentara memiliki gigi dan kaki yang kuat untuk mendukung tugas dan peran utamanya. Hewan ini merupakan hewan yang melewati proses metamorfosis yang sempurna. Proses perubahan dari telur hingga menjadi semut dewasa memakan waktu 30 hari. Telur akan berubah menjadi larva (7 hari), kemudian dari larva menjadi pupa (14 hari), dan terakhir dari pupa menjadi semut dewasa (9 hari).

semut rangrang
Semut Rangrang ⓒ portalmadura.com

 

Perilaku & Sebaran Semut Rangrang

Peran Setiap Kasta

Setiap kasta semut rangrang memiliki perannya masing-masing. Ratu semut memiliki tugas membentuk koloni dengan meningkatkan jumlah individu melalui reproduksi. Pada setiap koloni terdapat lebih dari satu ratu. Tugas semut jantan hanya untuk membuahi ratu semut dan biasanya mereka akan langsung mati setelah selesai melaksanakan tugasnya. Semut pekerja bertugas untuk memberi makanan, merawat induk dan bayi-bayi semut, membangun sarang dan membersihkannya. Sementara itu, semut tentara bertugas membangun sarang, berburu makanan, menjaga koloni dan sarang mereka. Hewan ini melakukan komunikasi melalui aroma dan sentuhan tertentu. Dalam durasi yang cepat, mereka langsung mengetahui permasalahan yang dialami koloninya dan membagi tugas untuk memperbaikinya.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com
rangrang2 – Wanaswara
Semut Rangrang Menggunakan Larva untuk Merekatkan Daun ⓒ re-tawon.com

 

Proses Pembuatan Sarang

Dalam proses membuat sarang, semut pekerja dan semut tentara membagi peran dan bekerja sama. Proses ini dimulai dengan merekatkan sisi daun yang satu dengan yang lainnya yang dilakukan oleh semut pekerja dan direkatkan oleh larva. Ketika semut pekerja menempelkan dua sisi daun, semut pekerja yang lain akan membawa larva dengan mandibulanya dan mengetuk pelan kepala larva dengan antenanya sebagai sinyal untuk mengeluarkan zat sekresi yang merekatkan daun. Kegiatan ini dilakukan berulang sampai sarang selesai dibuat. Sementara itu, semut tentara akan berpatroli dan berjaga-jaga selama proses pembuatan sarang dilaksanakan. Mereka dengan agresif menyerang apapun yang mendekati sarang mereka dan gigitan semut tentara sangat menyakitkan karena gigi mereka yang kuat. Namun, segalak apapun mereka, hewan ini tetap tak punya daya ketika melawan musuh alami mereka. Ulat spesies kupu-kupu tertentu akan menyusup masuk ke dalam sarang semut untuk kemudian memangsa telur-telur dan larva hewan ini.

Sebaran

Semut rangrang tersebar di Afrika, Australia dan Asia. Sejauh ini, Cina merupakan negara pertama yang diketahui memanfaatkan hewan ini untuk kebun jeruk mereka lebih dari 1000 tahun yang lalu. Semut ini menyukai udara segar sehingga hanya akan ditemui di luar ruangan, lebih tepatnya di pohon.

manfaat

BACA JUGA: Soul for Toli-Toli “Restoring Mangrove Forest”

Nah, itu tadi perkenalan kita dengan semut rangrang yang jago menganyam. Dari sini kita bisa mengambil banyak pelajaran. Sifat hewan ini yang memiliki etos kerja tinggi dan solidaritasnya yang kuat patut untuk kita contoh. Walaupun ukuran tubuhnya kecil, tapi dengan kekompakan dan kerja sama yang baik, mereka bisa bertahan dari serangan luar. Ternyata manfaat semut rangrang sangat banyak bagi manusia dan sekitarnya. 

 

Penulis : Yuliana

Dikurasi oleh Inggrit Aulia Wati Hasanah

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak! 

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!

BACA JUGA: Merawat Bumi Bersama BUMI Bulk Store and Refillery Brand