Taman Nasional Gunung Rinjani, Rumah bagi Flora dan Fauna Langka

Taman nasional gunung rinjani
Gambar 1. Danau Segara Anak di Taman Nasional Gunung Rinjani

 

Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) adalah salah satu taman nasional di Indonesia yang berada di Pulau Lombok. Pulau Lombok adalah  salah satu dari dua pulau yang berada di Nusa Tenggara Barat. Secara administratif, kawasan ini berada di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, dan Kabupaten Lombok Timur.

Ads

Bagi para pendaki, Taman Nasional Gunung Rinjani adalah surga bagi mereka. Tentu saja karena di kawasan ini terdapat Gunung Rinjani yang menyediakan pemandangan indah dan memanjakan mata para pendaki. Selain menyediakan pemandangan yang indah, kawasan ini juga menyimpan berbagai flora dan fauna langka di Indonesia bahkan dunia. Flora dan fauna langka tersebut seolah menjadi pelengkap pemandangan indah para pendaki dalam perjalanan menuju puncak gunung. 

 

Sejarah Pembentukan Taman Nasional Gunung Rinjani

Sebelum menjadi taman nasional, kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani merupakan suaka margasatwa yang ditetapkan oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1941 berdasarkan Surat Keputusan No.15 Staatsblad Nomor 77. Kemudian, pada tahun 1990, status suaka margasatwa tersebut diubah menjadi taman nasional berdasarkan Surat Pernyataan Menteri Kehutanan No. 448/Menhut-VI/1990, pada acara Puncak Pekan Konservasi Alam Nasional ketiga di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Awalnya, kawasan ini mempunyai luas 40.00 ha pada awal terbentuk. Namun, pada tahun 2005, terdapat penambahan luas kawasan sebesar 1330 ha. Penambahan tersebut berdasar pada Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: SK. 298/Menhut-II/2005 tanggal 3 Agustus 2005.

 

Flora dan Fauna Langka

Tentu saja, flora dan fauna yang tersedia di Taman Nasional Gunung Rinjani sangat banyak dan beragam. Namun, terdapat beberapa flora dan fauna yang unik, langka, dan keberadaannya terdapat hanya di kawasan ini saja. Adanya flora dan fauna tersebut tentu saja memperkaya eksosistem yang ada di taman nasional. Namun, hal tersebut juga membuat pihak taman nasional harus berusaha untuk menjaga flora dan fauna yang langka dari kepunahan. 

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Salah satu flora yang tumbuh di kawasan taman nasional ini adalah jamur morel (Morchella crassipes). Jamur ini merupakan jenis jamur  yang bernilai tinggi di pasar internasional dengan harga termahal kedua setelah truffles. Harga dari jamur morel di pasar mencapai 6 juta rupiah per kg. Jamur ini mempunyai kandungan antioksidan yang tinggi untuk mencegah kanker. 

taman nasional gunung rinjani
Gambar 2 Jamur Morel

 

Penelitian tim Taman Nasional Gunung Rinjani dengan tim Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Bogor menyimpulkan bahwa jamur morel yang berada di Rinjani adalah satu-satunya jamur morel yang ditemukan pertama kali di hutan Indonesia. Jamur yang hanya dapat ditemukan di daerah tropis tertentu ini ditemukan oleh Teguh Rianto, Kepala Seksi Pengelolaan Wilayah I Balai Taman Nasional Gunung Rinjani. Jamur ini ditemukan secara tidak sengaja ketika Teguh Rianto sedang melakukan patroli di dalam kawasan taman nasional pada tahun 2009. 

Selain jamur morel, Taman Nasional Gunung Rinjani menyimpan flora endemik, yaitu Dendrobium rindjaniens atau yang lebih dikenal oleh warga lokal dengan nama anggrek tasbih. Disebut sebagai anggrek tasbih karena batangnya yang menyerupai bentuk tasbih. Anggrek ini merupakan flora endemik yang dapat hidup pada ketinggian 1925-2000 mdpl. 

taman nasional gunung rinjani
Gambar 3 Dendrobium Rindjaniens

 

Tak hanya flora, taman nasional ini juga menyimpan fauna-fauna langka, seperti rusa timor. Hewan ini dikategorikan sebagai jenis hewan yang rentan punah oleh International Union for Conservation of Nature and Natural Resources. Populasi dari hewan yang menjadi maskot Provinsi Nusa Tenggara Barat ini terus berkurang karena perburuan liar dan perubahan fungsi  lahan yang menjadi habitat rusa timor.  

Rusa timor – Wanaswara
Gambar 4 Rusa Timor

 

Selain rusa timor, terdapat fauna langka lain, yaitu musang rinjani (Paradoxurus hermaphroditus rindjanicus). Musang jenis ini adalah salah satu fauna endemik di Pulau Lombok yang berada di kawasan ini. Musang jenis ini lebih sering ditemukan di pemukiman dan perkebunan penduduk jika dibandingkan dengan kawasan hutan. Musang ini kerap diburu oleh penduduk karena menjadi hama yang memakan ayam ternak dan buah-buah di ladang perkebunan. 

Musang Rinjani – Wanaswara
Gambar 5 Musang Rinjani

 

Taman nasional ini juga mempunyai fauna burung endemik, yaitu kecial kebrus (Lichmera lombokia). Ciri utama dari burung ini adalah memiliki paruh langsing dan runcing yang berfungsi untuk menyedot madu. Oleh karena itu, burung ini juga sering disebut burung penghisap madu. Persebaran dari burung ini hanya terdapat di daerah Nusa Tenggara, seperti Lombok, Sumbawa, dan Flores. 

Kecial Kebrus – Wanaswara
Gambar 6 Kecial Kebrus

 

Penulis: Irfan Maulana https://www.instagram.com/maulanairfan_/ 

Referensi Literatur:

Jayadi, Edi Muhammad. Pengelolaan Hutan Adat Berbasis Kearifan Lokal. Mataram: Sanabil, 2020. http://repository.uinmataram.ac.id/3/2/3.pdf.

Redaksi. ksdae.menlhk.go.id. http://ksdae.menlhk.go.id/berita/4998/pembukaan-jalur-pendakian-aik-berik-.html. 24 Maret 2021.

Redaksi. rimbakita.com. https://rimbakita.com/taman-nasional-gunung-rinjani/. 24 Maret 2021.

Redaksi. rinjaninationalpark.id. https://www.rinjaninationalpark.id/sejarah-tngr. 24 Maret 2021.

 Referensi Gambar

Gambar 1:  https://www.merdeka.com/gaya/terpana-di-tengah-pesona-taman-nasional-gunung-rinjani.html 

Gambar 2: https://idnmedis.com/jamur-morel 

Gambar 3:https://www.botorch.com/plants%20d.html 

Gambar 4: https://alamendah.org/2010/06/04/rusa-timor-fauna-identitas-provinsi-ntb/ 

Gambar 5: https://bappeda.ntbprov.go.id/antara-aku-kau-dan-durian-gundul/ 

Gambar 6: https://birdsoftheworld.org/bow/species/sunhon1/cur/introduction 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di berbagai daerah. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

Yuk bergabung bersama kami sebagai pioneer penghijauan!