Tanaman Fitoremediasi Penyerap Logam Berat Air

Apa Itu Pencemaran Air dan Tanaman Fitoremediasi

Tanaman fitoremediasi adalah tanaman yang membantu menangani permasalahan polusi air akibat kontaminasi logam berat. Polutan dalam air dapat mempengaruhi keberlangsungan kehidupan hewan dan organisme lain, tidak terkecuali manusia yang menggunakan air dari badan air tersebut. Sebelum air digunakan untuk keberlangsungan kehidupan manusia, pemeriksaan mengenai banyaknya konsentrasi berbagai zat dalam air harus dilakukan. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa kualitas air telah memenuhi baku mutu berdasarkan peraturan yang berlaku sehingga air aman untuk digunakan. Polutan yang umum ditemukan dalam permasalahan kualitas air yang buruk adalah logam berat. Logam berat dapat bersumber dari limbah domestik, limbah industri, residu agrokimia, dan emisi dari kendaraan bermotor.

Ads

Penyisihan logam berat pada air dengan cara konvensional seperti flotasi, adsorpsi, koagulasi-flokulasi, dan filtrasi membran membutuhkan biaya yang relatif sangat tinggi. Selain itu, hal tersebut dapat menghasilkan lumpur yang membutuhkan manajemen lebih lanjut. Dalam menyelesaikan permasalahan polusi air yang diakibatkan oleh adanya logam berat, fitoremediasi dapat diimplementasikan.  Fitoremediasi didefinisikan sebagai pemanfaatan tanaman untuk menyisihkan berbagai pencemar seperti logam berat, polyaromatic hydrocarbons, dan pestisida dari air dan tanah (Juhriah & Alam, 2016). Pengaplikasian fitoremediasi memiliki sejumlah keuntungan, seperti cocok untuk menyisihkan berbagai kontaminan (organik, radionuklida, dan logam), memerlukan biaya yang relatif rendah, tidak memerlukan penyediaan energi tambahan (energi didapatkan dari radiasi matahari untuk tumbuhan), menyediakan habitat bagi fauna, dan memberi kontribusi terhadap peningkatan aspek visual lanskap (Hauptvogl et al., 2020).

Pada gambar di bawah ini, mekanisme penyisihan polutan dengan fitoremediasi dapat dilihat.

Fitoremediasi Polusi Air
Mekanisme Fitoremediasi © Website US Environmental Protection Agency

Jenis Tanaman Fitoremediasi

Tanaman dapat membantu melakukan proses penyisihan dengan cara menyerap polutan dalam air menggunakan akar. Fitoremediasi dapat digunakan untuk memperlambat gerakan air yang terkontaminasi. Tanaman bertindak seperti pompa dengan cara menarik air yang terkontaminasi sebelum bergerak menuju area bersih di luar lokasi polusi air. Mekanisme itu disebut kontrol hidrolik. Waktu pembersihan polutan dapat bergantung terhadap sejumlah faktor: konsentrasi kontaminan, besar atau dalamnya area yang terkontaminasi, waktu pertumbuhan tanaman, dan musim pertumbuhan. Selain itu, keberadaan beberapa jenis hewan, hama, dan kondisi cuaca ekstrim juga dapat menjadi faktor karena berpotensi membuat kerusakan pada tanaman (United States Environmental Protection Agency, 2012).

Tanaman diketahui dapat mengakumulasi logam berat, bahkan dengan konsentrasi yang besar pada beberapa jenisnya. Tanaman yang memiliki kemampuan secara aktif mengambil satu atau lebih logam berat dalam jumlah yang sangat tinggi disebut dengan tanaman hiperakumulator. Karakteristik tanaman hiperakumulator yaitu penyerapan logam berat dengan jumlah tinggi, translokasi yang cepat dari akar menuju daun, dan kemampuan besar dalam mendetoksifikasi logam berat pada daun. Logam yang diserap untuk pertumbuhan tanamanyaitu Mg, Fe, Mn, dan Zn. Tanaman juga dapat mengakumulasi logam yang tidak diketahui fungsi biologisnya, seperti Ag, Cd, Cr, Hg, Se, dan Co (Memon et al., 2001).

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Berikut merupakan uraian yang memberi penjelasan mengenai jenis-jenis tanamanbeserta karakteristiknya yang mampu mengakumulasi logam berat.

  • Iris pseudacorus

Iris pseudacorus merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki kemampuan yang baik dalam menyisihkan logam berat. Berikut pada gambar di bawah ini dapat dilihat tanaman Iris pseudacorus.

Iris untuk Polusi Air
Tanaman Iris Pseudacorus © Website Missouri Botanical Garden

Jenis tanaman ini berasal dari Afrika Utara, Eropa, Asia Barat, dan dinaturalisasi di Australia, Selandia Baru, Amerika Selatan dan Utara, dan dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman hias. Tanaman ini diketahui memiliki tingkat produksi biomassa yang tinggi, mentolerir lingkungan yang tercemar, dan dapat berguna sebagai pengolahan air. Iris pseudacorus memiliki kinerja yang lebih baik dalam melakukan penyisihan parameter total nitrogen dan fosfor, BOD, COD, dan logam berat seperti Cu, Mn, Fe, Cd, Cr, dan Pb jika dibandingkan dengan tanaman lainnya seperti Acorus calamus, Reineckea carnea, dan Acorus gramineus (Zhang et al., 2007).

  • Tanaman Veviter

Spesies lain tanaman fitoremediasi adalah Chrysopogon zizanioides atau biasa disebut tanaman vetiver. Berikut pada gambar di bawah ini tanaman Chrysopogon zizanioides dapat dilihat.

Vetiver untuk Polusi Air
Tanaman Vetiver © Website Berita Satu

Manfaat yang dapat diperoleh dari keberadaan tanaman ini yaitu  memperbaiki kualitas air, melakukan penyerapan racun, dan membantu mencegah banjir dan longsor. Tanaman ini terbukti dapat menyerap logam seperti Pb dan Zn. Keuntungan lain dari tanaman ini adalah relatif murah dan mudah untuk dipelihara. Di Indonesia, tanaman ini sedang banyak ditanam sebagai bentuk upaya mitigasi bencana (Kompas, 2020). Pencegahan bencana banjir tidak hanya dilakukan di hilir dengan membuat bendungan, tetapi juga dilakukan di hulu dengan memperbaiki kerusakan di hulu dengan menanam tumbuhan. Tanaman Chrysopogon zizanioides memiliki kemampuan yang baik dalam beradaptasi dengan lingkungan jika dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya dan dapat menembus lapisan tanah sampai 15 cm, bahkan di lapisan keras seperti lereng yang berbatu (Gunawan & Kusminingrum, 2008).

  • Typha latifolia

Tanaman Typha latifolia juga diketahui dapat menyisihkan logam berat. Jenis tanaman tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Typha: tanaman fitoremediasi
Tanaman Typha latifolia © Website Missouri Botanical Garden

Tanaman Typha latifolia berasal dari keluarga alang-alang. Tanaman ini berkembang dan tumbuh dalam suatu koloni. Jenis tanaman ini dapat dijumpai di lahan basah, seperti rawa-rawa atau pinggiran danau. Suatu penelitian mengenai lahan basah Typha latifolia diketahui dapat membantu mengurangi logam berat pada air lindi dari TPA dan mencapai kualitas yang cukup baik dan aman untuk dibuang ke lingkungan tanpa membahayakan kualitas air permukaan dan air tanah. Konsentrasi Fe, Ni, dan Mn dapat berkurang secara signifikan (Salem et al., 2017).

  • Tanaman Bunga Matahari

Bunga matahari juga memiliki kemampuan yang baik dalam melakukan penyerapan logam. Tanaman tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Bunga Matahari: tanaman fitoremediasi
Tanaman Bunga Matahari © Website Encyclopedia Britannica, Inc

Tanaman ini merupakan salah satu jenis tanaman yang hidup di daerah tropis dengan suhu udara 20℃ hingga 30℃ dan kelembaban udara 50% hingga 80%. Bunga matahari (Helianthus annuus) diketahui dapat mengakumulasi Cu, Pb, dan Cd di bagian daun (Oh et al., 2013).

Masalah pencemaran di Indonesia dapat menyebabkan banyak kerugian terhadap kesehatan masyarakat, pertanian, pariwisata, dan ekosistem. Fitoremediasi akan tetap sangat diperlukan di Indonesia di masa yang datang mengingat terus terjadinya kasus pencemaran lingkungan, khususnya polusi air. Oleh karena itu, penting bagi seluruh warga Indonesia untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Uraian di atas telah membahas 4 contoh tanaman yang dapat membantu menangani polusi air.

Di luar 4 jenis tersebut, masih banyak jenis lainnya yang juga memiliki kemampuan yang baik dalam mengurangi polutan. Keberadaan tanaman tidak hanya dapat menangani air dari sisi kuantitas (mencegah banjir saat musim hujan dan mencegah kekeringan saat musim kemarau), tetapi juga dari sisi kualitas dapat menyisihkan polutan dari air. Dengan ikut berdonasi di LindungiHutan, para pembaca secara tidak langsung berkontribusi mengurangi masalah polusi air dengan memulainya dari penanaman bibit pohon.

Penulis: Elgin Martama

Dikurasi oleh Inggrit Aulia Wati Hasanah

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak!

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!