Tanami: Budidaya Pinus dan Berbagai Macam Manfaatnya

Hutan Pinus
Lanskap Hutan Pinus © kumparan.com

Siapa sih di antara kalian yang tidak tahu pohon pinus? Pohon pinus yang bernama latin Pinus Merkusii yang memiliki pesona khas dari daunnya menyatu berbentuk kumpulan jarum panjang dan memiliki batang retak-retak. Pohon pinus di Indonesia juga disebut sebagai pohon tusam.

Ads

Oh iya, pohon pinus juga mempunyai filosofi  sebagai simbol cinta manusia, dikarenakan pohon pinus memiliki akar yang kuat sehingga dapat tumbuh tegak dengan tinggi hingga mencapai 40 meter, berdiri kokoh, dan tidak mempunyai cabang memang layak dijadikan sebagai simbol cinta yang kokoh dari dua insan manusia.

Pinus yang termasuk ke dalam famili Pinaceaedengan genus pinus seperti pohon fir dapat tumbuh di daerah dataran tinggi yang memiliki ketinggian 400 hingga 2000 mdpl. Pohon pinus yang telah banyak dibudidayakan di daerah Sumatra ternyata awal mulanya tumbuh di Mediterania, Eropa, dan Asia.

Morfologi Pinus

Pohon pinus yang mempunyai sifat berkembang secara berkelompok biasanya ditemui pada daerah kawasan hutan dengan kondisi tanah yang memiliki resapan air yang baik dan tanah yang berpasir. Daerah dataran tinggi tempat pohon pinus dapat tumbuh bersuhu sekitar 18⁰C hingga -3⁰C. Akar dari pohon pinus adalah akar tunggang sehingga pinus dapat bertumbuh dengan kuat dan cocok tumbuh di daerah yang memiliki kualitas tanah yang ringan maupun sedang. Ketinggian pohon pinus yang bisa mencapai 15 hingga 45 meter ini memiliki waktu hidup yang sangat panjang mulai dari 100 tahun hingga 1.000 tahun.

Manfaat Budidaya Pohon Pinus

Bagian pohon pinus yang sering kita lihat yaitu daun dan buahnya yang bagus, namun ada banyak bagian dari pohon pinus yang memiliki beragam manfaat baik untuk kesehatan maupun untuk keperluan industri.

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

Manfaat Pohon Pinus untuk Kesehatan

Kawasan hutan pinus yang memiliki iklim yang sedang dan pohon ini memliki bagian-bagian dengan kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan. Berikut manfaat dari pohon pinus yang dilansir dari merdeka.com:

  • Kandungan Flavonoid dan Vitamin C pada Kulit dan Daun Pohon Pinus

Pohon pinus yang memiliki kandungan antioksidan dijadikan sebagai suplemen diet, meringankan nyeri lutut, dan kram menstruasi.

  • Nyeri Otot Hilang

Bagian pohon pinus yang dapat dijadikan obat nyeri otot yaitu minyak pinus. Terdapat cara dalam menggunakan minyak pinus untuk menghilangkan nyeri otot, yaitu:

Pertama gunakan 5 tetes minyak pinus dan 2 sendok makan minyak sayur. Kemudian oleskan ke bagian yang mengalami nyeri otot dan pijat bagian tersebut.

  • Dapat Meredakan Stres

Bukan hanya sebagai pereda nyeri otot, refreshing disaat mengalami stress dengan berjalan-jalan di kawasan hutan pinus layak dicoba. Penelitian ini dilakukan di Universitas Kyoto Jepang, bahwa berjalan-jalan selama 15 menit saja dapat membantu meringankan beban dan pikiran kita. Namun jangan khawatir jika daerah kita jauh ataupun sulit menemukan kawasan hutan pinus, kita dapat menggunakan minyak pinus juga, lho.

  • Menyembuhkan Penyakit Bronchitis

Kegunaan pinus lainnya yaitu dapat meredakan pilek, sesak napas, dan sinus. Gunakan cara berikut ini untuk meredakan sakit dan keluhan di pernapasan. Pertama, teteskan sebanyak 3 tetes minyak esensial pinus di mangkuk yang berisi air panas. Kemudian tutup kepala dengan handuk, dan mulai menghirup aroma dari pinus tersebut.

Manfaat Pohon Pinus untuk Kebutuhan Industri

Setelah membahas manfaat pinus dalam bidang kesehatan, pinus juga memiliki manfaat dalam bidang industri. Getah pohon pinus diketahui memiliki manfaat untuk sektor industri, dilansir dari sariagri.id. Getah pinus yang diolah menghasilkan gondorukem dan bahan baku industri. Getah pohon pinus bermanfaat bagi industri, antara lain sebagai bahan baku untuk cat, bahan baku plastik, bahan baku sabun, dan sebagai bahan baku produk industri.

Budidaya Pohon Pinus

Pohon pinus yang memiliki karakteristik cepat beradaptasi dan pendatang (invasive) ini tergolong mudah dalam budidayanya. Pohon jenis ini terkenal dikarenakan dapat hidup di berbagai jenis tanah, salah satunya tanah kering dan lahan yang telah terbakar. Adanya sifat pohon pinus tersebut membuat keuntungan yang tinggi kepada pengusaha industri yang menggunakan setiap bagian pohon pinus. Pinus dapat dibudidayakan seperti berikut ini:

  1. Penyemaian

Biji dan Buah Pinus
Benih Pinus © wikipedia

Pertama kita harus memilih benih yang didapat dari bunga pinus yang telah kering, memiliki bentuk bulat, padat, dan warnanya kecoklatan disertai bintik hitam. Setelah pemilihan tersebut, rendamlah benih tersebut di dalam air dengan waktu 24 hingga 48 jam atau setara dengan 1 hingga 2 hari. Setiap 12 jam, ganti air rendaman tersebut. Ambil benih yang telah direndam, lalu dijemur selama 4 hingga 6 jam. Gunakanlah media tanam bak semai dan pasir dengan perbandingan 1 : 2. Setelah berkecambang, pindahkan benih ke dalam polybag.

  1. Persiapan Lahan

Persiapan Lahan
Ilustrasi Persiapan Lahan © pertanian.go.id

Langkah selanjutnya mempersiapkan tanah terlebih dahulu, diawali dengan menggemburkan tanah menggunakan alat cangkul. Setelah itu buatlah lubang tanam sesuai besar polybag semai dan tambahkan kompos hingga menutupi ½ bagiannya. Biarkan lubang selama 2 minggu sebelum penanaman.

  1. Penanaman

Penanaman Pinus
Ilustrasi Penanaman © haenselblatt.com

Setelah berumur 5 hingga 8 minggu, keluarkan bibit berumur dari polybag dan masukkan ke dalam lubang tanam. Penanaman sebaiknya dilakukan di awal musim hujan. Tutup lubang tanam menggunakan campuran tanah dengan kompos perbandingannya 1 : 1 dan jangan lupa menyiramnya.

  1. Perawatan

  • Proses Penyiraman

Tanaman disiram secara teratur, namun jangan sampai tanaman tergenang.

  • Pendangiran dan Penyirangan

Cabutlah rumput-rumput yang menganggu tanaman di sekitar pohon dan lakukan penggemburan tanah (pendangiran) apabila tanah mulai memadat.

  • Pemberatasan Hama dan Penyakit

Hama yang perlu diwaspadai karena sering menyerang tanaman pinus adalah Kumbang Ambrosia (Platypus trepanatus) dan Kutu Lilin (Pine wooly adelgids). Pemberantasan hama dapat dilakukan secara mekanik, kimia, maupun biologi.

  • Pemupukan

Berikan pupuk organik atau anorganik secara berkala dan sesuai kebutuhan dalam proses budidaya pinus.

Kelebihan Pinus

Aroma dari pohon pinus memang sangat menenangkan diri dikala sedang menghadapi banyak pikiran, sehingga beruntunglah kita jika bisa berkunjung setiap saat jika sedang merasa lelah. Bukan soal bau dari pohon pinus saja yang patut kita senangi dan syukuri, adanya kayu dari pohon pinus sebagai bahan baku pembuatan mebel yang merupakan salah satu jenis kayu dengan kelebihan yang beragam dan tidak kalah saing dengan kayu lain. Maka dari itu, adanya budidaya pinus yang mudah dapat mendorong masyarakat untuk menjaga kawasan hutan agar dapat menghasilkan energi positif dari flora dan fauna yang berada di hutan Indonesia.

Penulis: Zulfa Khoirun Nisa 

Referensi:

https://carabudidaya.co.id/cara-budidaya-pohon-pinus/#Mengenal_Pohon_Pinus

https://perkebunan.sariagri.id/57857/manfaat-getah-pinus-bagi-industri-yang-jarang-diketahui/

https://www.merdeka.com/jabar/manfaat-pohon-pinus-untuk-kesehatan-dan-industri-penting-diketahui-kln.html?page=1/

 

 

LindungiHutan.com merupakan Platform Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk Konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situs berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk mendukung kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman di Semarang. Mari bersama melestarikan dan menjaga pesisir Indonesia dari bahaya abrasi yang dapat merugikan banyak pihak!

Yuk jadi pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!

Enable Notifications    Ok No thanks