Ular Sanca Hijau

Karakteristik Ular Sanca Hijau

Gambar 1. (Ular Sanca Hijau Melingkari Cabang Pohon)
Gambar 1. (Ular Sanca Hijau Melingkari Cabang Pohon)

Ular sanca hijau (Morelia viridis) merupakan hewan yang kegiatannya berada di pepohonan (arboreal) dan aktif pada malam hari (nokturnal). Ular ini mempunyai ciri khas berwarna kuning atau merah kecoklatan pada saat muda, berwarna hijau saat dewasa, dan terkadang terdapat setrip kuning atau putih pada seluruh tubuh. Ular ini juga memiliki pupil mata vertikal, kepala yang tampak besar, dan leher yang mengecil. Ekornya yang relatif panjang berkontribusi sekitar 14% dari panjang total hewan ini. Kepalanya besar dan lancip. Ular sanca hijau ini memiliki ukuran 1,5 hingga 1,8 meter. Namun, ketika berukuran besar panjangnya bisa mencapai dua meter. Warna pada ular dewasa sangat khas, dengan punggung berwarna hijau terang atau kebiruan, dengan permukaan perut kuning pucat atau putih. Namun, pada individu yang berbeda mereka dapat berwarna kuning terang, merah oranye, atau hijau. Kita mengira bahwa ular sanca atau piton bertubuh lebih besar dari ular biasanya. Ular ini bertelur sebanyak 1-25 buah per sarang.

Ads

Ular sanca hijau merupakan satwa yang menghabiskan banyak waktu mereka untuk  melingkari cabang-cabang pohon berdaun lebat. Ular ini tidak berbisa atau non-venomous. Mereka bisa memakan kadal pohon, burung dan vertebrata kecil. Cara ular ini mencari mangsa cukup unik, mereka menjuntaikan ujung ekornya untuk menarik mangsanya, setelah mangsa mendekat mereka akan langsung memangsanya. Mereka memiliki lubang termosensor yang membantu mendeteksi mangsa berdarah panas.

Sebaran Ular Sanca Hijau: Aru, Irian Jaya

Ular sanca hijau (Morelia viridis) berdarah dingin pertama kali ditemukan 1872. Ular ini dikenal dengan nama lokal Chondro. Ular ini berasal dari Papua Nugini dan beberapa pulau lainnya. Mereka hidup di pohon dan dapat ditemukan di hutan kering, hutan rawa-rawa, daerah pegunungan, dan hutan hujan hingga ketinggian 2000 meter. Ular ini menyukai tempat tinggal di tepi atau pinggiran, mereka akan menghindari daerah tengah hutan pedalaman seperti kanopi tinggi. Walaupun biasa hidup di pohon, mereka akan berburu mangsa di tanah pada malam hari. Mangsanya adalah kadal untuk ular masih muda, serta tikus, burung, dan mamalia kecil lainnya pada saat dewasa. Pada siang hari, kita dapat menemukan mereka dalam keadaan istirahat di pohon. Jumlah populasi ular sanca hijau belum diketahui. Tetapi, peneliti menduga populasi ular ini terus menurun karena adanya perburuan liar yang masif.

Ular Termahal

Tak sedikit orang yang merasa ketakutan saat melihat ular di mana pun. Namun, banyak pula para kolektor ular yang justru mencari hewan yang memiliki daya tarik untuk dirawat. Salah satu jenis ular yang cukup diincar oleh kolektor adalah ular sanca hijau. Tak sedikit kolektor yang menjadikan ular sanca sebagai binatang peliharaan karena kulitnya yang menarik dan juga cantik. Ular ini identik dengan warna hijau, tetapi ada juga yang berwarna biru. Warna cantik itulah yang dihargai dengan sangat mahal. Bahkan ular sanca yang memiliki warna biru di sekujur tubuhnya dihargai seharga 6 miliar. Hal ini karena jenis ular sanca hijau dengan warna biru termasuk dalam kategori ular yang sangat langka. Tentu saja, harga yang harus dikeluarkan para kolektor untuk mendapatkan ini setara untuk memuaskan hati. Kepuasan hati bagi kolektor akan membuat suasana hati menjadi lebih baik.

 

Penulis: Siti Warhamni

Ads
Kapan jaga hutan? Sekarang! Buka lindungihutan.com

 

Referensi Artikel:

  1. Hariyanto Muhammad http://blogmhariyanto.blogspot.com/2010/09/ular-dilindungi.html?m=1 diakses pada 8 April 2021.
  2. http://ularindonesian.blogspot.com/p/morelia-viridis.html?m=1 diakses pada 8 April 2021.
  3. https://gardaanimalia.com/sanca-hijau-ular-pohon-asal-papua-yang-dilindungi/ diakses pada 8 April 2021.
  4. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sanca_Hijau#:~:text=Sanca%20hijau%20adalah%20jenis%20ular,Semenanjung%20Tanjung%20York%20di%20Australia. Diakses pada 8 April 2021.

Referensi Gambar:

Gambar 1 https://herpetologiunair.wordpress.com/2015/01/21/sanca-hijau-dari-timur/ diakses pada 8 April 2021.

 

LindungiHutan.com merupakan Platfrom Crowdfunding Penggalangan Dana Online untuk konservasi Hutan dan Lingkungan. Kunjungi situa berikut https://lindungihutan.com/kampanyealam untuk melakukan kegiatan dan aksi penghijauan teman-teman. Mari kita sama-sama melestarikan lingkungan dan menjaganya. 

Yuk jadi Pioneer penghijauan di daerah tempat tinggalmu!